Popular Post

Tampilkan postingan dengan label Dental Clinic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dental Clinic. Tampilkan semua postingan

Bau Mulut Kronis : Penyebab dan Pengobatannya

Written By Bodhonk on Jumat, 22 Februari 2013 | 15.05

Jumat, 22 Februari 2013



Tak hanya sebagai sarana konsumsi, mulut juga merupakan median untuk bersosialisasi melalui bunyian yang lazim kita sebut dengan aktifitas berbicara. Lantas bagaimana jika mulut Anda mengeluarkan aroma yang kurang enak. Tentu hal ini akan mengganggu pola sosial dan membuat Anda minder dan menarik diri dari lingkungan. Atau kalau Anda tetap percaya diri, boleh jadi teman atau kolega Andalah yang menjauh. Bau mulut biasanya disebabkan oleh berbagai hal, misalnya sisa makanan dalam mulut, gigi yang berlubang, banyaknya plak atau karang gigi sehingga kuman bersarang di dalamnya. Penyebab ini bisa diatasi dengan mudah, namun bagaimana jika kondisi mulut Anda sehat tetapi aroma mulut masih saja kurang sedap? Waspadalah. Boleh jadi Anda terkena penyakit bau mulut kronis

Penyebab Bau Mulut Kronis

Aroma kurang sedap memang bisa membuat penderitanya malu. Apalagi jika ternyata kondisi mulut dan gigi Anda sehat-sehat saja tetapi hidung tetap membaui aroma mulut yang mengganggu. Sesungguhnya, tak hanya gigi dan yang menjadi sumber bau mulut. Pada kasus bau mulut kronis, penyebabnya lebih kompleks, antara lain sebagai berikut:

  • Bau mulut kronis bisa disebabkan oleh kondisi genetika. Guna mengobati masalah ini dibutuhkan cara pembersihan khusus dan program perawatan gigi yang tepat melalui dokter gigi Anda. Perlu diingat pula, kebiasaan merokok, penyakit tertentu seperti diabetes dan gagal liver atau pun pengobatan medis dapat menyebabkan bau mulut.
  • Penyebab bau mulut kronis lainnya adalah berkembang biaknya bakteri di bagian bawah lidah Anda. Bagian ini memang sangat rawan sebab seringkali dilupakan ketika kita menggosok gigi.
  • Gangguan lever kronis juga tak jarang menjadi biang halitosis (bau mulut). Hal ini sebagai akibat metabolisme protein dan lemak yang tidak berjalan sebagaimana semestinya. Metabolisme terganggu merupakan indikasi terganggunya fungsi hati.
  • Gangguan fungsi ginjal juga menyebabkan ternyata bisa menyebabkan bau mulut kronis atau halitosis. Pada penderita terdapat kadar ureum yang tinggi, yang kemudian beredar di dalam darah. Melalui proses kimia, dihasilkanlah zat amoniak yang memiliki bau menyengat. Komponen ini kemudian masuk ke dalam sistem pernapasan dan menyebabkan nafas berubah tidak sedap.
  • Pada penderita diabetes pun, bila gula darahnya tak terkontrol dan mungkin juga tinggi, bisa timbul halitosis. Baunya pun khas.
  • Bau mulut kronis juga bisa disebabkan oleh gangguan paru-paru. Pasien bronkhitis kronis, dengan penyakit paru-paru obstruksi dimana biasanya telah terjadi infeksi-infeksi sekunder, tak jarang juga menderita halitosis.
  • Gangguan THT juga bisa menjadi biang bau mulut kronis, misalnya pasien yang mengalami sinusitis berat atau tonsillitis.
  • Penderita penyakit maag pun dapat mengalami bau mulut. Yakni bila penyakit itu disebabkan kuman bernama Helicobacter pylory. Kuman ini mengakibatkan terjadinya metabolisme amoniak. Hidup dalam lingkungan basa, ia sendiri mengandung enzim uriase yang dapat mengubah amoniak.
Langkah Pengobatan Bau Mulut Kronis

Setelah memahami berbagai penyebab bau mulut kronis yang dikutip dari berbagai sumber, penting juga untuk mengurai langkah pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengusir penyakit pengganggu ini. Langkah pengobatan tersebut antara lain:
  • Rajin merawat kebersihan gigi.
  • Menjauhi kebiasaan merokok.
  • Sering mengunyah permen karet yang dilengkapi mint agar mulut selalu segar.
  • Berkumur setelah makan atau minum produk susu, ikan atau daging.Menjauhi bebrapa makanan tertentu juga bisa menjauhkan bau mulut.
  • Perbanyak menyantap lalapan atau sayuran dan juga buah-buahan segar agar pencernaan lebih lancar. Perbanyak pula olahraga untuk merangsang metabolism tubuh, ingat, metabolism yang terganggu akan membuat makanan menumpuk dalam perut dan menyebabkan bau pada nafas!
  • Untuk penyakit tertentu seperti diabetes, lever, THT dan semacamnya, perlu konsultasi lebih lanjut dengan dokter terkait sebab bau mulut akibat penyakit ini hanya akibat. Oleh karenanya, membasmi “penyebab” juga akan mengusir “akibat”. Berkonsultasilah Segera!


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Tips Cara Memutihkan Gigi Secara Alami



Tips Memutihkan Gigi - Gigi merupakan bagian keras yang tak terpisahkan dari manusia. Gigi yang sehat akan berpengaruh secara signifikan terhadap tampilan seseorang. Gigi yang teridiri dari lapisan email, tulang gigi, rongga gigi, leher gigi, akar gigi, dan semen gigi ini harus dirawat dengan baik untuk menghindari gigi rusak danberlubang. Kondisi gigi yang rusak tentu akan mengganggu pola konsusmsi seseorang dan juga penampilan. Karena itu, gigi sehat adalah mutlak. Tetapi dewasa ini, gigi sehat diarasa tak lagi cukup. Trend gigi putih bersih memang sedang melanda. Ada banyak cara untuk mendapatkan gigi bak mutiara. Bisa melalui cara klinis maupun alami. Sayangnya, cara klinis termasuk mahal. Karenanya banyak yang memilih cara alami. Berikut ini tips cara memutihkan gigi secara alami yang dikutip dari berbagai sumber.

  • Buah dan Sayuran yang Renyah
Cara alami pertama yang bisa Anda terapkan adalah dengan mengkonsumsi sayuran juga buah. Buah dan sayuran yang renyah seperti apel, pir dan wortel bekerja layaknya sikat gigi alami juga berfungsi sebagai pemutih gigi. Deretan buah dan sayuran renyah tadi dapat mengusir noda dan membersihkan gigi secara maksimal tanpa merusak email gigi. Konsumsilah buah dan sayuran setelah Anda makan besar. 
  • Gunakan Siwak
Tips memutihkan gigi secara alami yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW adalah siwak. Alasan umum penggunaan siwak oleh umat Islam dikaitkan dengan agama. Dimana budaya dan tradisi penggunaan siwak atau miswak telah lama terjadi di negara-negara muslim. Namun sesungguhnya, di balik tradisi umat muslim tersebut, ternyata secara klinis, siwak memang terbukti memiliki 70 keunggulan dalam memutihkan dan juga menyehatkan gigi. Cara menggunakan siwak ini cukup mudah, hanya dengan menggosok-gosokkannya langsung pada gigi.
  • Ramuan Pasta Lemon dan garam
Buatlah pasta yang terbuat dari beberapa tetes jus lemon yang di campur dengan sedikit garam dapur. gunakan ketika anda mengosok gigi secara teratur. Pasta lemon ini dapat menghilangkan karat pada permukaan gigi. resep yang praktis untuk gigi putih.
  • Gunakan Kulit Jeruk
Kulit jeruk mengandung unsur pemutih yang sangat lembut, yang akan membantu menghilangkan noda karat pada gigi tanpa membahayakan lapisan email gigi. Caranya, gosokan kulit jeruk bagian dalam ke gigi anda, tapi gunakan kulit jeruk yang masih segar.
  • Dengan Biji Pinang
Ternyata bijih pinang juga sangat bagus digunakan untuk memutihkan gigi, tapi dalam penggunaanya ada caranya tersendiri. Jika anda ingin mencoba silahkan lakukan seperti di bawah ini:
1.    Ambi sebiji pinang, kemudian bakar hingga berubah menjadi arang.
2.    Setelah itu haluskan arang tersebut hingga lembut.
3.    Gosokkan arang bubuk ke gigi dengan sabut pinang atau kain katun.
4.    Lakukan dengan rutin minimal dua minggu sekali, agar gigi senantiasa putih dan bersih.
  • Gunakan Daun Salam
Memutihkan gigi dengan daun salam cukup mudah. Caranya ambil enam lembar daun salam dan jemur di terik matahari. Setelah mengering, ambil dan remas hingga menjadi bubuk. Selanjutnya tambahkan kulit jeruk bubuk. Gosokkan campuran daun salam dengan kulit jeruk tersebut setiap hari agar hasil optimal.
  • Buah Strawberry Utuh
Buah Strawberry ternyata bisa membantu menghilangkan noda karat atau flak pada gigi dan membuatnya menjadi putih cemerlang. Perbanyaklah mengkonsumsi buah ini secara utuh, tidak hanya dalam bentuk tablet vitamin. Sebab buah segar strawberry berguna bagi gigi jika dikonsumsi secara langsung.
  • Baking Soda Ajaib!
Cara memutihkan gigi secara alami yang paling populer adalah dengan menggunakan baking soda. Baking soda memiliki sifat yang dapat menghilangkan noda pada permukaan gigi. Namun, baking soda juga dapat merusak gigi. Sama halnya dengan buah strawberry, baking soda tidak boleh sering diaplikasikan. Minimal satu atau dua bulan sekali. Caranya dengan menyebarkan baking soda ke seluruh permukaan gigi. Diamkan selama lima hingga 10 menit. Kemudian sikat gigi sampai bersih dengan pasta gigi. Cara lain adalah dengan menaburkan baking soda ke pasta gigi yang siap dipakai. 
  • Gunakan Arang Kayu
Arang kayu juga ternyata sangat ampuh untuk membersihkan noda berwarna kuning pada gigi, namun bahan ini berbahaya karena dapat merusak email secara permanen dan menimbulkan rasa sakit pada gigi. Karena itu,  sebaiknya arang kayu tidak masuk dalam list to do Anda.
  • Konsumsi Keju
Cara memutihkan gigi secara alami lainnya adalah dengan mengkonsusmi keju setelah makan besar sebab ternyata sangat baik untuk mencerahkan warna gigi. Keju juga produk susu lainnya seperti yoghurt dan susu murni mengandung kalsium yang dapat memutihkan dan menguatkan gigi. Selamat mencoba ya!


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Memilih Obat Kumur Tanpa Alkohol


Dewasa ini, menyikat gigi dua kali sehari tak lagi dirasa cukup untuk menjaga kesehatan kulit. Terlebih para dokter menganjurkan pasian untuk membarengi pasta gigi dengan obat kumur agar kesehatan mulut dan gusi lebih optimal. Saat ini, ada banyak produk obat kumur yang bertebaran di pasaran. Kejelian konsumen mutlak diperlukan sebab ada sebagian obat kumur ini yang mengandung bahan seperti alkohol. Untuk masyarakat beragama islam, tentu hal ini merupakan problem tersendiri. Tetapi jangan kuatir sebab di pasaran juga banyak obat kumur tanpa alkohol yang dijual secara bebas.

Bahaya Obat Kumur Dengan Alkohol

Selain tidak halal untuk umat islam, obat kumur yang mengandung alkohol juga ternyata memiliki efek merugikan bagi kesehatan mulut. Oleh sebab itu akan lebih bijak jika Anda memilih obat kumur tanpa alkohol. Menurut salah seorang dokter, kandungan alkohol dalam obat kumur akan menghentikan sementara produksi air liur. Padahal fungsi air liur sangat penting karena merupakan self protector di dalam rongga mulut sehingga serangan bakteri bisa direduksi. Jika air liur berkurang maka potensi serangan bakteri akan lebih besar.


Selain mengurangi air liur, obat kumur yang mengandung alkohol juga bisa menyebabkan peradangan pada gusi di dalam mulut, menimbulkan bercak merah dan bertanggungjawab atas meningkatnya pelepasan sel dinding mulut bahkan dalam kondisi tertentu bisa memicu kangker mulut! Karena itu jelilah memilih produk obat kumur yang hendak Anda dan keluarga gunakan. Sebab di pasaran, ada beberapa merek tertentu yang bahkan mengandung 26%  alkohol!

Memilih Obat Kumur Berbahan Herbal

Fungsi utama alkohol dalam obat kumur sesungguhnya hanya untuk mengikat zat aktif. Jadi, sebuah pilihan yang bijak untuk menggunakan obat kumur tanpa alkohol. Di pasaran, sudah ada banyak produk obat kumur yang menggunakan bahan alami yang dikenal ampuh seperti cengkeh dan juga daun sirih. Dan yang pasti produk-produk ini tidak memiliki kandungan alkohol.  Jika Anda menyukai unsur yang alami. Jauh lebih baik lagi jika Anda menggunakan air rebusan cengkeh dan daun sirih hasil buatan Anda sendiri. Selain murah, aman dan tentunya berkhasiat.

Setelah mendapatkan obat kumur tanpa alkohol, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa rambu-rambu dalam memakai obat kumur. Pertama, jangan menggunakan obat kumur setiap hari sebab akan mengganggu warna alami gigi Anda. Ada baiknya Anda dan keluarga menggunakannya jika diperlukan, misalnya saat Anda merasa nafas Anda tidak segar, saat terkena infeksi rongga mulut tau sariawan, dan setelah proses pencabutan gigi. Aturan kedua, jangan menggunakan produk obat kumur yang sama seterusnya sebab bakteri justru akan kebal. Rutinlah mengganti obat kumur tanpa alkohol Anda agar bakteri bisa ditangani lebih optimal.


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Delapan Cara Mengobati Sakit Gigi



Sakit gigi adalah salah satu penyakit yang selain sangat menyakitkan tapi juga menganggu. Saat sakit gigi, tidak hanya untuk makan, berbicara juga kadang sulit karena harus menahan rasa sakit. Sakit gigi sendiri dapat disebabkan oleh banyak hal antara lain seperti karies gigi, gigi berlubang dan penyakit rahang lainnya.

Anda harus segera mengatasi sakit gigi, karena walaupun letaknya jauh dari jatung tapi sakit gigi bisa menjadi salah satu penyebab penyakit jantung dan serta stroke. Berikut ini beberapa cara untuk mengobati sakit gigi :

  1. Menggunakan antiseptik secara teratur dan menyikat gigi sehari dua kali. Cara ini bisa menghalangi kuman yang menyebabkan gigi sakit mati. Selain itu dengan rajin menggunakan antiseptik dan sikat gigi, gigi akan lebih sehat dan bebas dari kuman. Beberapa ahli bahkan menyarankan sikat gigi sebelum tidur.
  2. Mengoleskan bawang putih dan garam. Hancurkan satu siung bawang putih dan sedikit garam batu. Taruh di tempat gigi yang sakit. Bawang putih mengandung Allicin, senyawa antibakteri yang sangat kuat. Dengan bawang putih bakteri jahat penyebab sakit gigi akan mati dan gigi anda bisa lebih cepat sembuh.
  3. Mengunyah satu siung bawang putih setiap pagi. Seperti yang telah dijelaskan di cara no 2, bawang putih memiliki kandungan anti bakteri yang sangat kuat, tapi tentunya cara itu tidak akan berhasil jika dilakukan sekali. Karena itu mengunyah satu siung bawang putih setiap hari sebelum sikat gigi adalah salah satu cara mengobati sakit gigi yang baik, saat anda tidak sempat ke dokter.
  4. Mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit. Obat-obatan ini selain bisa mengobati sakit gigi anda, juga bisa meredam nyeri yang disebabkan sakit gigi yang anda alami.
  5. Menggosokan minyak cengkeh. Tidak hanya sebagai bahan masakan dan campuran rokok, cengkeh ternyata bisa berguna untuk mengobati sakit gigi. Walaupun hasilnya tidak terlalu kentara dibandingkan dengan bawang, minyak cengkeh bisa sangat berguna mengurangi rasa sakit pada gigi yang sakit.
  6. Mengikat gigi dengan kain kasa. Seperti pada luka kain kasa bisa menyaring udara atau kotoran yang masuk ke mulut. Dengan mencegah kotoran masuk ke gigi yang sakit, sakit gigi anda akan lebih cepat sembuh.
  7. Menggunakan campuran Asaofoetida dengan jus lemon. Asafoetida merupakan salah satu bahan obat-obatan yang sudah digunakan sejak jaman dahulu di dunia kedokteran. Mencampur bubuk Asafoetida dengan jus lemon dan kemudian mengoleskannya ke gigi yang sakit adalah salah satu cara mengobati sakit gigi yang bisa anda coba saat sakit gigi menyerang. 
  8. Pergi ke dokter gigi. Saat sakit gigi sudah sangat memburuk, segeralah pergi ke dokter gigi. Di dokter gigi, selain mendapatkan obat-obatan yang sesuai, dokter pasti akan memberitahu anda apa penyebab sakit gigi anda dan apa yang harus dilakukan untuk menghindari sakit gigi seperti yang anda alami. Resiko terburuk yang ada saat anda pergi ke dokter gigi, adalah dokter harus mencabut gigi anda yang sakit. Walaupun sudah menggunakan obat bius, prosesnya pastinya tetap akan terasa sangat sakit. Meskipun demikian, cara ini biasanya merupakan cara mengobati sakit gigi yang paling ampuh.


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Cara Mengatasi Mulut Kering




Cara Mengatasi Mulut Kering - Salah satu masalah pada rongga mulut yang cukup sering dialami adalah mulut kering. Ketika mengalami mulut kering, rasanya di dalam ronggal mulut kita dipenuhi dengan pasir yang membuat perasaan tidak nyaman. Sebenarnya mulut kering bukanlah penyakit berbahaya dan bisa dialami oleh siapa saja. Meskipun tidak berbahaya, mulut kering merupakan salah satu penyebab utama munculnya bau mulut tidak sedap.

Gejala Mulut Kering

Jika Anda masih bingung tentang apa itu mulut kering dan gejalanya, berikut ini beberapa hal yang sering dialami ketika mulut sedang kering :
  1. Perasaan kering dan lengket pada rongga mulut terutama lidah
  2. Sering merasa haus dan tenggorokan seperti selalu kering
  3. Lidah berwarna merah tua dan seperti ada sedikit kesemutan atau seperti mulut penuh pasir
  4. Suara serak dan bau mulut kurang sedap
  5. Kesulitan ketika mengunyah atau tenggorokan terasa sakit ketika akan menelan makanan

Nah, jika Anda sering mengalami mulut kering, berikut ini beberapa tips untuk mengatasinya :

  1. Gosok gigi Anda secara teratur setidaknya 2 kali sehari. Gigi dan gusi yang sehat mampu menjaga keseimbangan produksi air liur sehingga menghindarkan dari keringnya rongga mulut. Jika Anda memiliki pasta gigi yang mampu mencegah mulut kering, Anda juga dapat menggunakannya untuk hasil yang lebih maksimal.
  2. Perbanyak minum air putih dalam sehari. Orang dewasa membutuhkan setidaknya 6-8 gelas air putih dalam sehari untuk menjaga kesehatan agar tetap prima. Ketika mulut kering, air putih berfungsi sebagai pelembab dan juga mengurangi kemungkinan terjadinya iritasi di rongga mulut.
  3. Kunjungi dokter gigi setidaknya dua kali dalam setahun. Mulut kering dapat menyebabkan penyakit gusi dan penyakit lainnya yang mungkin harus ditanggapi secara serius. Seorang dokter gigi dapat merekomendasikan perawatan rutin yang ideal atau pengobatan yang diperlukan untuk menjaga mulut Anda agar tetap lembab dan sehat.
  4. Coba kunyah permen karet. Meskipun harganya murah meriah, permen karet terbukti cukup efektif untuk mengatasi mulut kering. Mengunyah permen karet dapat merangsang produksi air liur sehingga mampu melembabkan mulut yang terasa kering.
Nah, tidak terlalu sulit bukan untuk mengatasi mulut kering? Hal yang paling utama untuk mencegah dan mengatasi mulut kering adalah dengan membersihkan rongga mulut secara teratur.



Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Cara Menggosok Gigi yang Benar



Salah satu cara untuk mencegah bau mulut adalah dengan menggosok gigi secara rutin. Rutinitas ini menyebabkan sisa-sisa makanan akan tersapu bersih sehingga tidak membusuk dan menyebabkan bau mulut.

Meskipun menyikat gigi sangat penting untuk dilakukan, ada banyak sekali orang yang tidak mengetahui cara menggosok gigi yang benar. Akibatnya menggosok gigi menjadi tidak efektif dan bau mulut masih saja menghantui.

Berikut ini beberapa tips singkat yang harus Anda masukkan check list Anda ketika menggosok gigi :


  1. Oleskan pasta gigi yang sesuai dengan kondisi kesehatan mulut Anda pada sikat gigi. Sikat bagian yang digunakan untuk mengunyah terlebih dahulu. Tidak terlalu menjadi masalah mana yang lebih dahulu antara bagian atas atau yang bawah
  2. Pastikan sikat gigi Anda membentuk sudut 45 derajat berlawanan dengan garis gusi. Gosok setiap bagian belakang mulut Anda mulai dari bagian dalam kemudian ke luar. Gosok sebanyak 8-10 kali hingga bersih. Sikat secara lembut dengan gerakan memutar untuk membantu menghilangkan plak yang menempel pada gigi dan gusi.
  3. Putar sikat gigi Anda menjadi bentuk vertikal untuk menggosok bagian depan dalam mulut Anda mulai dari yang atas dan bawah. Area ini sangat penting untuk digosok karena biasanya pada daerah inilah plak banyak terkumpul.
  4. Jangan lupakan pula membersihkan lidah Anda. Bagian dalam pipi dan langit-langit mulut, serta bagian bawah lidah juga perlu untuk dibersihkan. Jika Anda rutin membersihkan daerah-daerah ini, bau mulut yang tidak sedap akan berkurang lebih dari 80%.
  5. Akhiri rutinitas menggosok gigi Anda dengan membersihkan sikat gigi yang digunakan. Penyimpanan yang kurang sesuai akan menyebabkan bakteri berkembang biak di sikat gigi dan ketika kita menyikat gigi kembali, bakteri akan balik ke dalam mulut. Anda juga dapat merendam sikat gigi ke dalam secangkir air panas selama beberapa menit.
Selain cara menggosok gigi yang benar, hal yang juga perlu Anda perhatikan adalah pemilihan sikat gigi yang sesuai. Sebisa mungkin Anda memilih sikat gigi dengan bulu yang lembut. Bulu sikat yang kasar dapat menyebabkan iritasi pada gusi dan juga dapat mengikis lapisan enamel gigi (bagian keras gigi yang berwarna putih). Anda juga disarankan untuk mengganti sikat gigi setidaknya 3 bulan sekali atau ketika bulu-bulu sikat sudah tidak nyaman ketika dipakai. Selain itu jangan pernah menggunakan satu sikat gigi untuk 2 orang atau lebih. Hal ini bisa mengkibatkan berpindahnya bakteri penyebab penyakit dari satu orang ke orang yang lain.

Menggosok gigi secara serampangan bisa mengakibatkan gigi sensitif atau bahkan menyebabkan gigi berlubang. Jika Anda mengalami masalah pada gigi, ada baiknya menghubungi dokter gigi terdekat untuk mendapatkan perawatan


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Cara Cepat Menghilangkan Sariawan



Cara Cepat Menghilangkan Sariawan - Sariawan memang bukan merupakan penyakit yang berbahaya dan mengancam jiwa, namun apabila tidak segera diatasi sariawan bisa sangat mengganggu karena menimbulkan rasa sakit yang luar biasa terutama ketika sedang makan. Sariawan pada dasarnya adalah peradangan yang terjadi di rongga mulut yang dapat disebabkan oleh stres, luka pada dinding mulut, kurangnya asupan gizi, atau sedang menstruasi.

Munculnya sariawan tidak perlu sangat dikhawatir dan biasanya akan hilang dengan sendirinya antara satu sampai dua minggu. Namun jika Anda ingin segera menghilangkan sariawan secara cepat, tips berikut ini mungkin bisa membantu :


  1. Sebisa mungkin untuk menghindari makanan yang memiliki rasa asam atau pedas secara berlebih. Makanan dengan rasa asam atau pedas dapat menyebabkan iritasi jaringan mulut. Salah satu kunci agar cepat menghilankan sariawan adalah sebisa mungkin menghindari gangguan jaringan mulut terutama di dekat bagian yang sakit.
  2. Bilas mulut Anda dengan lembut menggunakan air hangat yang telah diberi sedikit garam secara rutin tiga kali sehari. Atau, cobalah hidrogen peroksida yang telah diencerkan. Berkumurlah dengan larutan tersebut dan upayakan menjangkau hingga ke tempat munculnya sariawan. Garam yang digunakan tersebut berfungsi untuk menarik cairan dari dalam luka sehingga membantu penyembuhan.
  3. Mengkonsumsu multivitamin. Studi menunjukkan bahwa sariawan lebih mudah muncul pada orang yang kekurangan Vitamin ,. Vitamin C, zat besi dan asam folat. Cukupi kebutuhan nutrisi Anda dan sariawan akan hilang secara cepat.
  4. Cobalah untuk mengkonsumsu yogurt. Yogurt membantu menyeimbangkan bakteri di mulut dan tubuh sehingga dapat mempercepat penyembuhan dan membantu mencegah sariawan. Sebelum mengkonsumsi, pastikan yoghurt mengandung bakteriacidophilus.
  5. Jika Anda memiliki teh hitam celup, bahan ini juga dapat membantu menghilangkan sariawan dengan cepat. letakkan kantong teh celup pada tempat yang sakit dan biarkan teh tersebut basah dengan air ludah. Cara ini biasanya digunakan untuk meredakan rasa sakit yang berlebih akibat sariwan.
  6. Jika belum juga sembuh, Anda bisa menggunakan baking soda. Cairkan baking soda dengan sedikit air untuk dijadikan pasta. Oleskan ke permukaan luka untuk membunuh bakteri dan mengurangi rasa sakit.
Enam hal di atas merupakan cara cepat menghilangkan sariawan yang bisa Anda coba sendiri di rumah. Jika sariawan masih terus muncul selama lebih dari dua atau tiga minggu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter karena kemungkinan ada pemicu lain yang lebih serius. Dan terakhir, pastikan Anda menjaga asupan nutrisi harian Anda karena mencegah timbulnya penyakit lebih baik daripada mengobati.


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Cara Membersihkan Lidah dan Mencegah Bau Mulut



Salah satu penyebab umum halitosis atau bau mulut kronis, adalah pertumbuhan bakteri pada lidah. Kebanyakan orang biasa menyikat gigi mereka dan berkumur dengan obat kumur untuk menghilangkan bau mulut, tetapi mereka lupa untuk membersihkan lidah sebagai bagian dari program kebersihan gigi harian mereka. Jika Anda salah satunya, tidak ada salahnya untuk mencoba membersihkan lidah.

Berikut ini langkah-langkah sederhaya yang dapat Anda gunakan untuk membersihkan lidah :

  1. Bilas mulut Anda dengan obat kumur terlebih dahulu untuk membunuh kuman yang berkembang biak di dalam mulut. Berkumurlah sekitar 1-2 menit agar lebih efektif. Upayakan agar ketika berkumur bagian di bawah lidah dan pangkal lidah terjangkau. Kedua bagian tersebut merupakan sarang kuman yang menyebabkan bau mulut.
  2. Gunakan sepotong benang untuk mengikis kotoran pada lidah Anda setelah menggunakan obat kumur. Mulailah dari bagian belakang lidah dan tarik ke depan dengan benang sampai mencapai ujung lidah. Lakukan kira-kira dua sampai empat kali agar lebih efektif.
  3. Ambil sikat gigi Anda, oleskan sedikit pasta gigi dan gosok lidah anda dengan gerakan melingkar. Gosok hingga bagian pangkal lidah namun upayakan jangan sampai tersedak. Anda dapat meludahkan pasta gigi apabila sudah terlalu banyak busanya.
  4. Bersihkan kembali lidah Anda dengan tongue scraper (pembersih lidah). Alat ini berbentuk seperti kail yang digunakan untuk menarikkuman dari lidah. Jangan menarik terlalu keras karena hal ini akanmembuat lidah Anda sakit. Alat ini banyak dijual di minimarket atau apotik.
  5. Setelah selesai, bilas mulut Anda dengan obat kumur untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran yang mungkin masih tertinggal. Jangan lupa membersihkan peralatan yang Anda pakai dengan air bersih, keringkan kemudian simpan di tempat kering.
Bagaimana, mudah bukan cara membersihkan lidah? Anda dapat melakukannya secara rutin untuk mencegah bau mulut tidak sedap. Selamat mencoba!


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Sumber Penyebab Bau Mulut Tak Sedap


penyebab bau mulut tak sedap
Masalah bau mulut memang merupakan salah satu penyebab hilangnya kepercayaan diri. Memang menggosok gigi dengan pasta gigi dan obat kumur mungkin memecahkan bau mulut untuk sementara, tapi menemukan sumber yang menyebabkan bau mulut Anda (halitosis) dan belajar teknik yang tepat untuk membersihkan gigi dapat mengurangi masalah bau mulut dan menjadikannya lebih segar.

Berikut ini beberapa sumber penyebab bau mulut tak sedap :

Penyebab Bau Mulut I : Makanan
Ada 2 penyebab mengapa makanan yang Anda konsumsi menjadi sumber bau mulut. Yang pertama adanya sisa aroma dari makanan dengan aroma yang kuat seperti bawang putih, petai, jengkol, jamur shitake, durian dan ikan (bau amis). Yang kedua adalah pemecahan partikel makanan di dalam dan sekitar gigi dapat menyebabkan pembusukan di dalam mulut. Proses pembusukan inilah biang keladi bau mulut tidak sedap. Untuk mengatasi hal ini langkah pencegahan yang bisa diambil adalah dengan menghindari makanan yang memiliki aroma cukup kuat. Apabila tidak dapat menghindari, cobalah untuk menggosok gigi setelah mengkonsumsi makanan tersebut.



Penyebab Bau Mulut II : Kebiasaan Buruk

Kebiasaan buruk seperti merokok dan mengkonsumsi alkohol ternyata dapat menyebabkan masalah pada bau mulut. kedua hal tersebut selain meninggalkan noda pada gigi ternyata juga dapat berkontribusi terhadap penyakit gusi. Penyakit gusi ini disebabkan oleh penumpukan plak di mulut, seperti bakteri dalam mulut. Bakteri ini melepaskan toxic yang merupakan salah satu sumber bau mulut yang tidak sedap.

Penyebab Bau Mulut III : Masalah Gigi

Kurangnya kebersihan gigi yang tepat seperti menyikat gigi dan membersihkan lidah ternyata berkontribusi pada bau mulut yang tidak sedap. Ketika kebersihan gigi kurang diperhatikan, berbagai masalah seperti plak dan gigi berlubang akan muncul. Adanya plak dan gigi berlubang biasanya disebabkan karena adanya bakteri yang bersarang di mulut. Bakteri inilah penyebab munculnya bau yang menyengat.Menyikat gigi dan lidah setelah makan minimal 2 kali sehari bisamembantu mengurangi bau mulut yang tidak sedap.

Penyebab Bau Mulut IV : Mulut Kering dan Masalah Kesehatan Lainnya


Kondisi medis yang dikenal sebagai mulut kering atau xerostomia adalah salah satu penyebab utama bau mulut yang tidak sedap. Jika mulut tidak memiliki air liur yang cukup untuk tetap lembab dan membersihkan sel-sel mati dan plak, sel-sel akan membusuk dan menyebabkan masalah pada bau mulut. Selain itu, penderita pneumonia, infeksi sinus kronis, diabetes, dan hepatitis atau masalah ginjal biasanya juga memiliki bau mulut yang tidak sedap


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Cara Mencegah Bau Mulut Secara Alami




Cara Mencegah Bau Mulut Secara Alami - Bau mulut dapat menjadi masalah yang memalukan bagi siapa pun. Nggak lucu kan kalau misalnya lagi asik berbicara kemudian lawan bicara kita menutupi hidungnya karena bau mulut anda. Jika Anda pernah mengalami hal yang demikian, berarti Anda perlu melakukan sesuatu untuk mengatasinya.

Namun tidak perlu terlalu risau, ada beberapa langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan bau mulut. Artikel ini akan menjelaskan bagaimana cara menghilangkan bau mulut secara alami.


  1. Untuk mencegah bau mulut, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa Anda sarapan setiap hari. Seseorang biasanya akan memiliki bau mulut yang kurang sedap sampai mereka menelan makanan. Jadi, solusi yang pertama adalah :pastikan bahwa Anda makan sarapan setiap pagi!
  2. Langkah selanjutnya untuk menghilangkan bau mulut adalah makan buah jeruk. Ketika mulut Anda terlalu kering, bau mulut yang tidak sedap akan sangat mudah muncul. Buah jeruk merangsang produksi air liur dalam mulut sehingga keadaan mulut tidak akan kering dan secara otomatis akan menghilangkan bau mulut yang tidak sedap. Dengan memasukkan buah jeruk sebagai bagian dari diet harian Anda, akan mampu untuk mencegah mulut menjadi terlalu kering.
  3. Langkah selanjutnya yaitu dengan berkumur dengan air rebusan daun sirih. Seperti yang kita ketahui bahwa daun sirih merupakan antiseptic alami yang mampu membunuh kuman penyebab bau mulut. Cukup dengan merebus beberapa helai daun sirih dan sisa rebusan airnya dipakai untuk berkumur mampu mengurangi bau mulut secara signifikan.
  4. Langkah terakhir yang bisa membantu Anda untuk mencegah bau mulut secara alami adalah dengan menggosok gigi secara teratur setiap selesai makan. Sisa makanan yang tertinggal merupakan salah satu penyebab bau mulut yang paling utama. Dengan menyingkirkan sumbernya, bau mulut pun akan hilang dengan sendirinya.

Bau mulut memang masalah yang cukup menyebalkan. Namun denganmencegah bau mulut secara alami akan mampu mengilangkan bau mulut sebelum masalah tersebut muncul


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Cara Memilih Sikat Gigi yang Tepat



sikat gigi
Selain menggosok gigi dengan benar, satu hal yang harus menjadi perhatian Anda adalah memilih sikat gigi yang tepat. Jangan sampai kurang cermat dalam memilih sikat gigi karena jika hal itu terjadi rutinitas menggosok gigi Anda akan menjadi sia-sia. Sia-sia karena gigi Anda tidak akan bersih.

Dalam memilih sikat gigi yang sesuai dengan kebutuhan, Anda bisa menggunakan beberapa pedoman ini :
  1. Sangat disarankan untuk memilih sikat gigi dengan bulu yang halus. Jika bulu sikat terlalu kasar bisa merusak lapisan gusi. Rusaknya lapisan gusi bisa membuat gigi lebih sensitif terhadap makanan atau minuman yang dingin atau panas.
  2. Bila ingin membeli sikat gigi yang dilengkapi dengan penutup sikat, sebaiknya Anda memilih yang penutupnya dilengkapi dengan ventilasi udara. Jika tidak, sikat gigi akan ditumbuhi bakteri karena lembab.
  3. Sesuaikan ukuran sikat gigi dengan  rongga mulut agar Anda bisa menggosok bagian yang sulit terjangkau.
  4. Sebaiknya pilih sikat gigi yang pegangannya cukup lebar agar Anda lebih nyaman saat menggenggamnya.
  5. Pilih kepala sikat yang berbentuk oval karena bisa melindungi gusi dari kemungkinan terluka.
  6. Jika ingin membeli sikat gigi electric, ketahuilah bahwa kelebihan sikat ini hanyalah mampu menggosok lebih cepat. Lebih baik gunakan sikat gigi konvensional saja, kecuali Anda butuh menggosok gigi dengan cepat.
  7. Sebaiknya Anda mengganti sikat gigi yang digunakan setidaknya tiga bulan sekali atau ketika bulunya terasa sudah tidak nyaman. Memaksakan diri untuk menggunakan sikat yang bulunya sudah tidak nyaman dapat melukai gusi dan menyebabkan infeksi.
Tujuh tips tersebut dapat Anda gunakan ketika hendak membeli sikat gigi. Pastikan Anda memilih yang sesuai dengan kebutuhan. Jika kita tidak cermat dalam memilih, bukannya kesehatan mulut yang didapat melainkan akan mendatangkan beragam penyakit.


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Fakta Mengejutkan Seputar Obat Kumur


obat kumur
Kebanyakan dari kita mungkin pernah menggunakanmouthwash atau obat kumur saat ingin menyegarkan nafas secara cepat tanpa harus menyikat gigi. Meskipun obat kumur dipercaya secara umum sebagai penghilang bau mulut, para ahli memiliki argumen yang saling bertentangan tentang manfaat obat kumur. Berikut ini sedikit fakta mengejutkan seputar obat kumur.

Jenis Obat Kumur

Di pasaran setidaknya terdapat dua jenis obat kumur, yaitu yang mengandung persentase alkohol sangat tinggi dan yang tidak mengandung alkohol. Contoh yang menggunakan alkohol dengan persentase sangat tinggi adalah Listerine yang mengandung alkohol 26,9% (5 kali lipat dari bir dan 2 kali lipat dari anggur), sedangkan contoh yang tidak menggunakan alkohol adalah obat kumur dengan merek Pepsodent atau Garglin.

Sebenarnya, alkohol dalam obat kumur tersebut tidak membunuh bakteri tetapi hanya digunakan sebagai pembawa minyak esensial, yang merupakan bahan aktif dalam formula. Dalam kasus Listerine, eucalyptol, mentol, metil salisilat dan timol larut dalam alkohol sehingga formula tersebut efektif untuk membasmi plak di gusi.

Masalah lainnya yang terkait dengan obat kumur yang berbasis alkohol adalah bahwa alkohol diketahui sebagai salah satu penyebab mulut kering. Orang dengan mulut kering lebih rentan terhadap bau mulut karena mereka tidak memiliki air liur yang cukup tersedia secara alami membersihkan bakteri.

Nah, ada beberapa juga obat kumur yang tidak mengandung alkohol. Biasanya mereka menggunakan ekstrak daun sirih sebagai antiseptic alami untuk membunuh kuman. Sementara ini penelitian tentang obat kumur tanpa alkohol belum terlalu banyak yang dipublikasi.

Apakah Obat Kumur Efektif?

Terlepas dari jenis obat kumur yang Anda pilih, ada satu pertanyaan tentang obat kumur yang selalu diajukan : Apakah mereka benar-benar efektif?

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa produk yang menggunakan alkohol seperti Listerine dan beberapa merek lainnya mungkin efektif untuk mencegah kondisi seperti radang gusi, mereka tidak membunuh bakteri di mulut. Bau mulut merupakan hasil senyawa sulfur yang dilepaskan oleh bakteri. Seseorang dengan gigi berlubang atau gusi bengkak memiliki lebih banyak bakteri yang berkembang biak di mulut. Penelitian telah menunjukkan bahwa obat kumur yang memiliki bahan aktif klorin dioksida dan zink efektif menetralisir bau mulut.

Untuk melawan bau mulut pada sumbernya, Anda perlu untuk menyingkirkan bakteri penyebab bau mulut. Sayangnya, obat kumur saja tidak akan dapat membunuh bakteri secara efektif. Para ahli menyarankan bahwa menyikat gigi dua kali atau bahkan tiga kali sehari dan flossing adalah pertahanan terbaik terhadap bakteri. Menggunakan pembersih lidah untuk menghilangkan bakteri tambahan terbukti sangat efektif untuk banyak orang dengan bau mulut kronis. Obat kumur memang dapat menyebabkan gusi sehat dan memberikan rasa segar bersih, tetapi tidak menghilangkan bakteri
.
Kesimpulan Akhir

Jika Anda senang menggunakan obat kumur disamping menyikat gigi dan flossing secara teratur, tidak perlu untuk mengubah rutinitas Anda. Jika anda berjuang dengan bau mulut, Anda harus fokus pada usaha Anda secara fisik menghilangkan bakteri dengan menyikat, flossing dan solusi lain yang direkomendasikan oleh dokter gigi. Obat kumur memang bisa menutupi dan bahkan menetralisir bau yang tidak menyenangkan, tetapi tidak akan memecahkan masalah itu sendiri.


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Berkumur dengan Antibakteri Setelah Gosok Gigi Bisa Kurangi Plak



Studi terbaru di AS yang diterbitkan dalam jurnal General Dentistry menyatakan,berkumur dengan produk kumur antibakteri justru lebih baik daripada sekadar menyikat gigi. Peneliti mengatakan, efektivitas berkumur tersebut bahkan mampu membersihkan plak dan menyembuhkan radang gusi dibanding hanya dengan menyikatnya. Demikian menurut studi dari Academy of General Dentistry seperti dikutip Times of India.
Studi melibatkan 139 relawan dewasa yang mengalami masalah radang gusi dan plak dari tingkat ringan sampai sedang. Mereka dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diminta menggosok gigi dan berkumur dengan obat kumur masing-masing dua kali sehari. Sementara kelompok satunya diminta untuk menggosok gigi dan berkumur dengan obat kumur palsu (plasebo) selama dua kali sehari. Mereka semua diamati selama enam bulan.
Hasilnya, relawan yang berkumur dengan obat kumur pembunuh kuman berkurang plaknya hingga 26,3 persen dibanding yang hanya bersikat gigi.Mereka juga ditemukan ada penurunan pada radang gusinya hingga 20,4 persen dibanding yag hanya bersikat gigi.
Peneliti melihat hal ini memang berbeda efektivitasnya. Ada hal yang tidak bisa dijangkau saat seseorang hanya mengandalkan bersikat gigi.
“Ini sederhana. Berkumur dapat mencapai hampir 100 persen dari permukaan mulut. Sementara menyikat hanya berfokus pada gigi, yang menjangkau hanya 25 persen dari mulut,” ujar Christine A. Charles, pemimpin studi.
Charles menambahkan, menyikat atau flossing secara teratur belum menjadikan rongga mulut bebas dari bakteri. Bahkan, mungkin masih ada bakteri yang tertinggal di dalam rongga mulut. Pada relawan yang hanya berkumur denga plasebo, hanya 30 persen saja yang mengalami penurunan plak dan radang gusi.
Berdasarkan studi ini, disarankan untuk menambahkan aktivitas berkumur memakai obat kumur antibakteri setelah menggosok gigi. Untuk menggosokgigi pun sebaiknya tidak dilakukan secara buru-buru.  Lakukan sikat gigi dan berkumur ini minimal dua kali sehari.


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Mendiagnosa Masalah Kesehatan dari Kondisi Gigi


gigi
Keadaan yang terjadi di dalam mulut bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan pada tubuh. Hal itu bisa dilihat dari kondisi fisik gigi dan yang dirasakannya. Dikutip dari Times of India, berikut ini kondisi gigi dengan kemungkinan sebagai gejala masalah kesehatan:
  1. Gigi datar. Biasanya terjadi karena gigi atas dan bawah saling menekan dan bergemeretak saat tidur. Kondisi ini disebut juga bruxism. Kalau Anda mengalami hal ini secara rutin, kemungkinan memiliki tingkat stres yang tinggi dan bisa jadi mengarah pada depresi.
  2. Gigi sensitif. Kemungkinan hal ini menunjukkan serangan asam refluks atau perut terasa mulas. Saat perut Anda dalam kondisi asam dengan pH 2,2, keasaman bisa naik lagi ke rongga mulut. Tingginya zat asam ini akan mengiritasi gigi yang punya pH normal 5,5. Akibatnya, terjadi gigi sensitif dengan tanda rasa linu sewaktu makan atau minum pada suhu panas dan dingin.
  3. Mulut terasa kering. Jika mulut Anda seperti kering berkepanjangan, tidak ada salahnya segera menemui dokter spesialis ginjal (nephrologist). Pasalnya, kekeringan menjadi tanda dehidrasi. Ketika terjadi infeksi di ginjal, terjadi ketidakseimbangan dalam regulasi cairan yang memunculkan tanda kering di mulut. Namun, keringnya mulut juga bisa menjadi tanda dari dehidrasi. Konsultasikan hal ini dengan dokter.
  4. Gigi patah. Bisa jadi penyebabnya adalah kualitas gigi yang menurun. Ketika tubuh kekurangan kalsium dan vitamin D, kekuatan tulang dan gigi ikut terpengaruh.
  5. Nyeri di gigi geraham atas. Penderitanya mungkin mendapati kondisi gigi geraham atas dan gusinya cukup bagus. Namun, rasa sakit yang muncul dapat disebabkan oleh sinusitis. Rongga udara di tulang pipi yang ada di atas rahang bagian atas mengalami peradangan akibat infeksi. Sehingga, geraham yang ada di dekat sinusitis terasa nyeri saat ditekan.
  6. Gusi tampak pucat.  Kemungkinan hal tersebut menjadi tanda dari kelelahan atau berkurangnya kadar hemoglobin dalam darah. Anda memerlukan konsumsi makanan yang mengandu zat besi untuk merangsang pembentukan sel darah merah.


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Begini Cara Sikat Gigi Yang Benar

Written By Bodhonk on Minggu, 20 Januari 2013 | 23.13

Minggu, 20 Januari 2013



Menyikat gigi. Aktivitas yang satu ini menurut anjuran dokter gigi dimanapun, minimal kita melakukannya sehari dua kali. Bersih atau tidaknya gigi setelah disikat juga sering dikaitkan dengan lama waktu menyikat gigi. Padahal, itu belum tentu benar. Maksudnya, belum tentu menyikat gigi dalam waktu lama hingga lima menit atau bahkan lebih, membuat rongga mulut Anda bersih 
Nah, hal ini ditemukan dalam sebuah penelitian dilansir Healthmeup. Ternyata, hanya 20 persen penduduk dunia yang menggosok gigi dengan benar. Ini terjadi karena sikat gigi dianggap hal sederhana, alhasil banyak orang  menganggap kebiasaan ini tidak terlalu penting. Padahal, kesehatan rongga mulut dapat mempengaruhikesehatan tubuh Anda secara keseluruhan.
 
Dengan menyikat gigi secara baik dan benar, dapat membantu mencegah radang gusigigi berlubang, danpenyakit gusi. Berikut beberapa tip agar Anda dapat menyikat gigi dengan baik.
 
1. Pegang sikat pada sudut sekitar 45 dejarat dari gusi Anda. Sikat lembut gigi Anda secara perlahan. Hindari menyikat gigi terlalu keras karena dapat menyebabkan gusi Anda terluka, sensitivitas gigi meningkat (menjadikan gigi sensitif), dan lapisan gigi menipis.
 
2. Untuk membersihkan permukaan dalam gigi, atas dan bawah, serta bagian depan dan gusi, pegang sikat hampir vertikal, dengan gerakan bolak-balik
 
3. Gunakan gerakan maju mundur dan sapu juga bagian lidah Anda. Pasalnya, lidah adalah salah satu favorit kuman dan bakteri.
 
4. Sikat gigi yang baik umumnya berlangsung selama sekitar dua menit. Anda bisa menyikat gigi sambil mendengarkan musik selama dua menit. Jika sikat gigi Anda adalah sikat gigi elektrik, biasanya terdapat timer yang bisa diatur sesuai keinginan atau sesuai lama waktu Anda menyikat gigi.
 
5. Para ahli menyarankan Anda untuk menyikat gigi dengan pasta gigi ber-fluoride. Penggunaan fluoride dapat menurunkan jumlah bakteri dan mengurangi terjadinya plak di gigi. Jika sudah ada plak, maka akan timbul karang gigi dan sulit dibersihkan dengan sikat gigi. Untuk membersihkan karang gigi, Anda harus ke dokter gigi. 
 
6. Ganti sikat gigi Anda setiap tiga bulan sekali. Kenapa? karena bulu sikat dapat mengumpulkan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi di gusi dan bagian lain di rongga mulut Anda.


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Followers

Arsip Blog

 
Copyright © 2011. Forzant Blog . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website. Inspired from Maskolis