Popular Post

Tampilkan postingan dengan label Tanaman Herbal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Herbal. Tampilkan semua postingan

Cara Alami Memelihara Tulang Dengan Daun Kemangi

Written By Bodhonk on Senin, 29 Oktober 2012 | 21.06

Senin, 29 Oktober 2012


Daun-Kemangi.jpg



























Masyarakat Indonesia sudah cukup akrab dengan daun yang satu ini, yaitu daun kemangi. Daunnya yang hijau itu bisa di hidangkan langsung untuk lalapan bersama mentimun, terung, dan juga sambal tak ketinggalan pula. Rasanya pun juga cukup nikmat. Daun kemangi dari biji, akar, batang, daun, hingga bunganya dapat di manfaatkan dan bisa di jadikan pula sebagai obat tradisional, yang salah satunya adalah untuk menyehatkan tulang.

Khasiat dari daun kemangi tersebut terletak pada daunnya yang bisa memelihara kepadatan tulang dengan asupan kalsiumnya yang tinggi. Makanan ini juga bisa di nikmati oleh semua kalangan mulai dari anak kecil sampai orang dewasa.

Cukup dengan 20-25 gr helai daun kemangi di cuci bersih dengan air dan di rebus dalam 1 liter air suam selama 15 menit. Kemudian pisahkan daun kemangi dengan air rebusannya. Air rebusan tadi janganlah Anda buang tapi tuangkan ke dalam gelas untuk nanti Anda minum dan menemani daun kemanginya. Sedangkan untuk daun kemanginya bisa dihidangkan dengan dengan nasi, tempe, tahu, ataupun lauk lainnya yang Anda sukai. Cara sederhana ini ternyata ampu berkhasiat untuk menjaga dan mengurangi kekeroposan tulang. 


Like This..?? Share This Article........
Read More | komentar

Tanaman-tanaman Beracun yang Mematikan

Written By Bodhonk on Jumat, 27 Mei 2011 | 01.28

Jumat, 27 Mei 2011

Masih ingat berita baru-baru ini dimana salah satu institusi pendidikan di Bandung memperingatkan mengenai adanya tanaman berbahaya yang tumbuh di sekeliling kota? Pemda bergerak cepat dengan melokalisir tanaman-tanaman tersebut, dan dimusnahkan sekiranya berada di tempat-tempat keramaian utamanya anak-anak. Setelah sekian millenium melalui trial and error, manusia dan binatang telah memilah-milah mana tanaman yang aman, mana yang berbahaya, atau mana yang berada di antaranya. Untunglah, berbagai metoda dalam memilih dan memasak makanan membuatnya menjadi aman untuk konsumsi sehari-hari. Tapi mungkin Anda akan tekejut jika Anda baru sadar bahwa ada beberapa tanaman yang benar-benar sangat berbahaya tumbuh di sekitar kita, bahkan kadang ditaruh di pot dan diletakkan di meja kita?



Kebanyakan tanaman diketahui mengandung sekian jumlah racun (seperti alkaloids) untuk mekanisme pertahanan diri. Oke, mari kita lihat tanaman-tanaman apa saja yang tergolong sangat berbahaya dan sebenarnya tidak layak berada halaman rumah kita apalagi di atas meja kita.

Castor Bean (Biji Kasturi)

 
Anda mungkin Anda akan terkejut jika mengetahui bahwa kandungan di dalam biji kesturi (castor bean) merupakan racun tanaman paling mematikan di muka bumi. Sebenarnya, sebiji kecil kesturi cukup untuk membunuh seorang dewasa hanya dalam beberapa menit saja. Sedangkan minyak kesturi aman digunakan (tapi tidak untuk dimakan) karena senyawa racunnya yang dikenal sebagai ricin telah dihilangkan.


Rosary Pea (Kacang Polong Rosary)

Lihat sosoknya, rosary pea memang kelihatan tanaman yang manis dan aman-aman saja, tapi kenyataannya dia adalah salah satu tanaman yang paling berbahaya di dunia. Bijinya mengandung lectin khusus yang disebut abrin. Biji ini gampang dikenali karena warna merah yang membungkusnya dan ada sebuah noda hitam. Abrin, yang membunuh dengan membuat ribosomes tidak berfungsi, adalah salah satu racun fatal di dunia. Setelah masuk dalam tubuh, akan menyebabkan demam, mual, mengeluarkan busa, disfungsi gula darah dan juga kejang-kejang, lalu menyerang ginjal, kamdung kemih, pendarahan retina, dan luka dalam yang menyebar.


Monkshood

Tanaman ini seperti lainnya juga biasanya tidak begitu diperhatikan. Sebutan lainnya adalah "wolfsbane" karena umum dipake oleh para petani sebagai pembasmi serigala yang efektif. Sebutannya memang penuh dengan "kutukan" seperti "womensbane" dan "leopard's bane", ada juga yang menyebutnya blue rocket dan "devil's helmet". Masih merupakan keluarga tanaman aconitum, yang punya lebih dari 250 spesies. Tanaman ini dalam cerita fiksi, populer sebagai alat untuk mendeteksi manusia serigala.


Racun Bushman

Racun bushman ini terkenal digunakan oleh suku Khoisan di Afrika Selatan sebagai obat racun untuk anak-anak panah mereka. Meski tanaman ini berbunga harum dan buahnya yang enak, tetapi getahnya merupakan racun berbahaya. Daun-daunnya sendiri bisa dijadikan bahan obat-obatan. Racunnya ini juga dikenal dengan sebutan "wintersweet".


Angel’s trumpet (terompet malaikat)

Racun Angel’s trumpet adalah sejenis hallucinogen (penyebab halusinasi - alias mabok lagiii... -red) yang seharusnya tidak digunakan untuk iseng karena bisa fatal akibatnya. Di wikipedia dijelaskan sbb: "Kandungan aktifnya adalah atropine, hyoscyamine dan scopolamine yang diklasifikasikan sebagai zat penghilang kesadaran atau anticholinergics. Resiko yang tinggi jika terjadi overdosis dibuktikan dengan laporan pasien yang dirawat di rumah sakit dan juga yang meninggal karena menggunakannya untuk iseng."


Water hemlock

Racun hemlock yang terkenal karena diminum oleh Socrates bersifat mematikan. Menurut USDA, water hemlock atau racun parsnip disebut sebagai "tanaman bercaun paling mematikan di AMrika Utara". Bunga-bunganya dan batangya aman, tapi akarnya terdapat bagian yang penuh dengan getah mematikan yang mengandung cicutoxin. Kejang-kejang dan diikuti kematian yang cepat dapat terjadi meski sedikit dikonsumsi.


English Yew

English Yew (cemara Inggris) atau taxus baccata, adalah salah satu pohon mematikan di muka bumi. Pohon yang hijau rimbun ini umum ditemukan di Eropa. Oleh para ilmuwan cemara ini dianggap sebagai pohon aneh. Seluruh bagiannya sangat beracun kecuali kulit buahnya. Karena racunnya memabukkan dan menyebabkan kelumpuhan, pernah digunakan untuk proses aborsi dan sering berakhir dengan kematian. Racun utamanya adalah taxine (pemicu serangan jantung). Racunnya beraksi cepat dan tidak ada penawarnya.


Snakeroot

Snakeroot paling berbahaya untuk hewan ternak seperti sapi dan domba. Ketika sapi memakan kumpulan bunga halusnya yang menarik dan juga batangya, susu dan tulang sapi tersebut akan menjadi dipenuhi oleh racun tremetol dan manusia yang mengkonsumsi produk dari hewan ini akan mengalami keracunan susu. Keracunan susu inilah yang dulu menyebabkan ibu dari Abraham Lincoln, Nancy Hanks, meninggal.


Pohon Strychnine

Cleopatra diketahui memaksa pelayannya untuk melakukan bunuh diri dengan menggunakan biji buah pohon strychnine, yang mengandung racun mematikan strychnine dan brucine untuk memastikannya menjadi yang terbaik untuk usaha bunuh diri dirinya sendiri.
Ketika melihat kesakitan yang amat sangat dari pelayannya itu dia memutuskan untuk memilih menggunakan racun lainnya yang lebih tidak menyakitkan yaitu dengan seekor ular kecil berbisa untuk bunuh dirinya.


Moonseed (bijibulan)

Biji dari buah yang berasal dari Amerika Utara ini adalah racun yang sangat berbahaya bagi manusia, meski burung bisa memakannya. Moonseed awalnya menyebabkan kelumpuhan dan lebih fatal lagi pada dosis yang lebih banyak dan apabila tidak diobai dengan segera.


Daphne

Tanaman ini, juga disebut spurge laurel, adalah semak yang banyak terdapat di Eropa. Penghasil buah ini rimbun dan hijau dengan daun-daunnya yang menarik dan wangi bunganya, tapi juga sekaligus racun yang berbahaya. Dengan mengkonsumsi daun-daunnya atau buah-buah merah dan kuningnya akan menyebabkan mual dan muntah-muntah dan diikuti dengan pendarahan di dalam, koma, lalu kematian. Tanaman daphne ini banyak mengandung racun jenis mezerin.


Narcissus

Narcissists, yang juga disebut daffodil ini, sebenarnya adalah racun yang berbahaya juga. Yang menyebabkannya adalah bukan bunga atau batangnya melainkan akar simpannya (bulbs). Satu kasus fatal yang terkenal di Toulouse di awal tahun 1900-an terjadi ketika akar-akar simpan (yang menggelembung) ini dikira sebagai bawang dan dikonsumsi. Di botanical.com dijelaskan sbb: "Socrates menyebut tanaman ini ‘Chaplet of the infernal Gods’ karena efek narkotika-nya. Ekstrak dari akarnya ketika dioleskan pada luka terbuka akan menyebabkan sempoyongan, mati rasa seluruh sistem syaraf dan kelumpuhan jantung." Mesi demikian tanaman ini juga punya khasiat karena dipercaya dapat menyembuhkan kebotakan juga digunakan sebagai zat perangsang (aphrodisiac).


Oleander
 
Oleander adalah salah satu tanaman yang juga mematikan. Tanaman ini juga diketahui populer sebagai tanaman semak untuk hiasan. Hanya satu daun dapat menyebabkan kematian pada orang dewasa dan keracunan yang fatal bisa diakibatkan oleh kontak dengan rantingnya, bunga, dan buahnya. Tanaman ini mengandung sejumlah jenis racun, termasuk nerioside, oleandroside, saponins, and cardiac glycosides. Meski tanaman ini berasal dari daerah Mediterania dan Asia, tapi saat ini sudah menyebar ke seluruh dunia. Keracunan ini juga diketahui juga umum terjadi pada kuda dan hewan ternak lainnya. Sekali menginfeksi, oleander secara simultan menyerang sistem kesadaran, sistem syaraf jantung, dan sistem pencernaan.


Rhododendron

Rhododendron beracun, semak rimbun seperti pohon bercabang dengan bunga-bunga yang besar dan mecolok mata, seringkali terlihat di daerah Pacifi Northwest dan merupakan bunga resmi negara bagian Washington. Yang mirip dengannya, semak taman azalea yang populer juga beracun. Keduanya mengandung andromedatoxin, yang dapa menyebabkan beberapa rasa sakit, kelesuan, depresi, mual dan muntah, kelumpuhan progresif, koma, dan akhirnya kematian. Semua bagian tanaman ini beracun.


Choke cherry


Chokecherry, atau cherry liar, adalah tanaman Amerika Utara yang diketahui mempunyai banyak bunga-bunga putih kecil. Buahnya kecil dan tidak bisa dimakan. Batang kayu tanaman ini dan daun-daunnya penuh dengan hydrocyanic acid, yang berakibat fatal jika dikonsumsi. Racunnya menginfeksi sistem pernapasan dan mengakibatkan sesak napas seperti tercekik.


Nightshade

 
Tanaman ini juga dikenal sebagai cherry setan, cherry hitam, great morel, dan belladona, semua bagian nightsade beracun. Mengandung atropin, alkaloid mematikan, siapa saja yang terinfeksi sedikit saja akan segera menyadari mereka telah kehilangan suaranya. Masalah pernapasan dan kejang-kejang kemudian akan mengikutinya. Tanaman ini menjadi masalah karena buahnya yang sangat manis dan menarik hati anak-anak. Anehnya, kuda, burung, domba, dan babi seperti kebal terhadap efek racun nightsade ini. Racun nighsade dapt diobati dengan zat emetic (pendorong muntah) jika dilakukan dengan segera. Konon racun tanaman ini pernah digunakan untuk melumpuhkan musuh ketika tentara kerajaan Macbeth meracuni pasukan Danes denga menjamu mereka dengan anggur dari sejenis buah manis.

Silahkan periksa jika dari tanaman-tanaman ini ada di pekarang rumah Anda. Lebih baik singkirkan saja daripada menimbulkan masalah. Mungkin masih banyak lagi tanaman-tanaman beracun yang belum dicantumkan disini, tapi lebih baik kita berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan dimana dengan cara memasak yang benar akan turut mencegah dari keracunan makanan. Contohnya, tahukah Anda kalau singkong (ketela kayu) itu harus benar-benar direbus atau digoreng samapai matang benar untuk menghilangkan senyawa racunnya, yang dari jenis sianida? Walah...
Read More | komentar

20 Tumbuhan Liar Yang Dapat Di Makan

Written By Bodhonk on Senin, 16 Mei 2011 | 01.47

Senin, 16 Mei 2011

1.Thistles


Tanaman berbunga ini tumbuh di alam liar di lapangan terbuka di seluruh Eropa. Dibedakan oleh daun runcing, thistle dapat berfungsi sebagai potherb lezat. Hanya memotong ujung daun yang tajam, mengupas kulit akar dan gunakan air garam mendidih untuk memasak tanaman.

2. Mushrooms


Sebelum Anda mulai mengumpulkan jamur liar, identifikasi spesies beracun yang tumbuh di daerah Anda. Meskipun sebagian besar bisa dimakan, lebih baik bermain aman. Juga, jangan pernah makan mentah-mentah dan jauhi jamur yang telah rusak oleh serangga
 
3. Selada Air


Potherb abadi ini biasanya tumbuh di dekat badan air, jadi pastikan sumber air bersih sebelum dikonsumsi. Sejak selada air dapat dimakan mentah, yang harus Anda lakukan adalah memotong batang dan bilas dengan air dingin.

4.Common Chickweed


Tanaman tahunan ini menghasilkan bunga yang berbeda, berbentuk bintang. Daun dan batang yang dapat dimakan dan dapat dimakan mentah. Biasanya dianggap sebagai gulma yang menjengkelkan, Common chickweed adalah sumber yang kaya potassium dan kalsium

5. Padi Liar


Rumput tinggi ini berkembang dalam koloni besar di tepian sungai dan dapat dengan mudah dipetik dan diangkut dengan bantuan sebuah kano atau perahu kecil. Mirip dengan buluh pada padi biasa, nasi merupakan sumber protein, dan batang, akar tunas dan biji-bijian semua dapat dimakan

6.Clover


Genus kosmopolitan ini mudah ditemukan di padang gurun. Bijinya bisa dimakan, dan kepala bunga kering dapat digunakan untuk menyeduh teh. Anda dapat makan daun mentah, hanya membenamkan mereka dalam air garam pertama untuk membantu pencernaan.

7.Burdock


Onak dua tahunan ini tumbuh subur di padang rumput terbuka dan kebun, tetapi mereka bukan merupakan gulma sia-sia. Anda dapat mengupas tangkai daun dan memakannya mentah, dan akar bisa dimakan juga. Berhati-hatilah untuk tidak salah tanaman ini dengan belladonna, yang beracun

8.Dandelions


Gulma berbunga ini berjalan merajalela di seluruh negeri, dan biji, mahkota, akar, daun dan kelopak bunga semuanya dapat dimakan

9.Milkweed


Milkweed bisa dimakan tetapi dapat berpotensi mengandung glikosida jantung, yang beracun. Jadi, sangatlah penting bahwa Anda mempersiapkan tanaman liar ini dengan hati-hati sebelum dikonsumsi.Rendam seluruh tanaman dalam air dan gosok tunas muda dengan kain. Anda kemudian dapat merebus mereka. Benih polong dapat dimakan juga

10.Cattails


Monokotil tinggi ini berkembang di dalam atau di dekat badan air. Mengupas lapisan luar untuk mengungkapkan tunas inti putih, gunakan air bersih untuk membilas mereka dan makan tunas tender ini mentah atau dimasak. Tinggi kandungan pati, akar mereka juga dimakan

11.Yucca


Yucca paling sering terdapat pada iklim kering, dan kelopak dapat dimakan mentah. Buah ditemukan pada batang juga dapat dimakan mentah, asalkan bagian daging buah berwarna putih

12.Persimmons / kesemek


Dianggap "buah dewa" oleh orang Yunani kuno, buah jeruk ini biasanya tumbuh di pohon-pohon di daerah beriklim sedang. Lembut ketika masak, kesemek dapat dimakan mentah, dan Anda juga dapat panggang bijinya untuk membuat kopi.

13.Prickly Pear / pear kaktus


Kaktus seperti ini tumbuh subur di tanah kering, dan keduanya pad dan pir nya bisa dimakan. Untuk makan pad, potong punggungnya dengan menggunakan pisau, panggang mereka dan kupas lapisan luar. Makan pir, hanya mengupas kulitnya saja.

14.Bulrush


Bulrush biasanya tumbuh di dalam atau di sekitar rawa-rawa, dan akarnya, batang dan biji semua dimakan, apakah masak atau mentah.
 
15.Lamb’s Quarters
Banyak orang salah menafsirkan tanaman tahunan ini seperti rumput tak berharga, tetapi Lamb's Quarters sebenarnya dapat dimakan dan sangat bergizi. Bijinya bisa dijadikan snack sehat dan daunnya mirip dengan bayam ketika dimasak.

16.Leeks


Menyerupai bawang dalam penampilan dan bau, bawang perai liar biasanya muncul selama musim semi jauh di dalam hutan. Kedua daun dan umbi dapat dimakan dan dapat dimakan mentah, dikukus, digoreng atau dipanggang.

17.Wild Carrot


Meskipun lebih keras daripada yang Anda beli di toko kelontong, wortel liar tumbuh di lahan kering, dan akarnya dapat dimakan. Hanya berhati-hatilah untuk tidak kesalahan dengan spesies beracun serupa seperti air hemlocks dan fool's peterseli.

18.Arrowhead


Tanaman ini biasanya tumbuh jarang di tubuh genangan air. Melekat pada akar tanaman air ini, yang menyerupai umbi kentang dikupas dan sebaiknya kemudian dipanggang.

19.Spring Beauty


Muncul pada awal musim,tumbuh subur di hutan lembab. Hanya tarik daun sempit yang menonjol dari tanah untuk mengeluarkan umbinya, mengupas lapisan luar, cuci, masak atau konsumsi mentah-mentah.

20.Wild Onion


Ditemukan pada berbagai dataran, seperti lereng berbatu, padang rumput dan hutan, bawang liar bau dan rasa yang mirip dengan bawang biasa.
Read More | komentar

Cegah Uban dengan Pepaya

Written By Bodhonk on Sabtu, 30 April 2011 | 11.33

Sabtu, 30 April 2011


Siapa tak kenal dengan pepaya (Carica papaya L)? Tanaman ini tumbuh di dataran rendah sampai dataran ketinggian 1.000 mdpl. Tanaman pepaya menyukai tanah yang kaya bahan organik dan tidak menyukai tempat tergenang. Ciri pohon ini adalah batangnya tidak bercabang pada umumnya.

Daunnya terkumpul di ujung batang dan menjari. Buahnya yang sering dikonsumsi sebagai pencuci mulut berbentuk bulat hingga memanjang tergantung jenisnya. Umumnya berwarna hijau saat muda dan kekuningan hingga jingga saat sudah matang.

Selain buah, daun pepaya juga dimanfaatkan untuk disayur atau sebagai pelunak daging karena kandungan enzim papainnya. Sedangkan sebagai tanaman obat, seperti yang ditulis di buku Taman Obat Keluarga pepaya bisa digunakan untuk mengobati beberapa penyakit atau kelainan.
  • Kulit melepuh karena panas
    Toreh atau potong-potonglah kulit buah pepaya. Tampung getahnya dan oleskan ke kulit yang melepuh. Diamkan selama sehari semalam. Bila bagian yang melepuh cukup luas, buah pepaya dapat diparut dan daging buahnya ditempelkan.
  • Malaria dan demam
    Petiklah daun pepaya muda dan tumbuklah hingga menjadi setengah gelas. Tambahkan air ¾ gelas dan sedikit garam. Peras campuran itu dan saring. Cairan ini diminum 3 kali sehari dengan dosis yang sama. Lakukanlah 5 hari berturut-turut.
  • Digigit ular berbisa
    Ambillah 5 jari akar pepaya. Bersihkan dan tumbuk hingga halus. Tempelkan pada bagian yang terkena gigitan dan balutlah. Gantilah 2 kali sehari.
  • Beruban sebelum waktunya
    Ambil 30 biji pepaya dan digongseng, lalu tumbuk hingga halus. Campurkan dengan 1 sendok minyak kelapa. Gosokkan pada kulit kepala yang beruban.
  • Cacing gelang
    Sediakan 2 sendok makan biji pepaya. Giling halus-halus dan seduh dengan ½ cangkir air panas, lalu tambahkan 1 sendok makan madu dan diminum pelan-pelan.
  • Jengkolan (susah kencing karena terlalu banyak makan jengkol)
    Setengah tangkai daun pepaya ditambah 10 lembar daun kacang panjang dan 6 tangkai daun singkong dicuci bersih. Tumbuk bahan tersebut hingga halus. Kemudian ditambah ½ cangkir air masak dan diremas. Tambahkan 1 sendok madu, peras, dan saringlah. Larutan ini diminum 1 - 2 kali sehari.
Sebagai buah konsumsi sendiri pepaya dipercaya bisa mengatasi masalah pencernaan (buang air besar tidak teratur), sakit maag, seriawan, dan merangsang nafsu makan. Cukup dengan mengonsumsi buah segar secara rutin.
Read More | komentar

Mengapa Sarang Semut Berkhasiat?

Written By Bodhonk on Selasa, 19 April 2011 | 21.24

Selasa, 19 April 2011

tanaman-rumah-semut 
Keunikan Sarang Semut terletak pada interaksi semut yang bersarang pada umbi yang terdapat lorong-lorong didalamnya. Kestabilan suhu di dalamnya membuat koloni semut betah berlama-lama bersarang di dalam tanaman ini. Dalam jangka waktu yang lama terjadilah reaksi kimiawi secara alami antara senyawa yang dikeluarkan semut dengan zat yang terkandung di dalam Sarang Semut, perpaduan inilah yang diduga membuat Sarang Semut ampuh mengatasi berbagai penyakit.

Karena setiap hari semakin banyak saja hasil positif yang dilaporkan oleh pengguna Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit kanker, tumor, TBC dan sebagainya, maka secara empiris Sarang Semut tidak dapat disangkal lagi telah terbukti sebagai tanaman obat berkhasiat. Dengan kata lain, Sarang Semut telah dikonsumsi oleh banyak orang dan telah terbukti dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
“Dengan adanya bukti empiris ini Sarang Semut merupakan sumber baru obat. Banyak senyawa baru yang belum diketahui (jenisnya) dengan aktivitas tinggi.” – Dr Muhammad Ahkam Subrat, Peneliti Sarang Semut.

Berikut ini adalah jenis-jenis penyakit yang sudah terbukti dapat diatasi oleh Sarang Semut berdasarkan pengalaman empiris dari para pengguna.
  • Berbagai jenis kanker dan tumor; Seperti kanker payudara, otak, hidung, lever, paru-paru, usus, rahim, kulit, prostat, dan kanker darah (leukimia)
  • Jantung Koroner dan berbagai gangguan jantung
  • Stroke berat dan ringan
  • Membantu mengobati Lupus
  • Menghilangkan benjolan-benjolan pada payudara
  • Gangguan ginjal dan prostat
  • TBC & masalah paru-paru
  • Ambien (Wasir) baru maupun lama
  • Sakit kepala sebelah , Migrain
  • Reumatik
  • Melancarkan peredaran darah, pegal linu, dan nyeri otot
  • Meningkatkan vitalitas, memperbaiki dan meningkatkan stamina tubuh.
Dan bukti khasiat tidak hanya ditunjukkan secara empiris. Berdasarkan hasil penelitian ilmiah dari Pusat Bioteknologi LIPI, terungkap bahwa Sarang Semut mengandung senyawa-senyawa aktif yang telah dikenal dalam dunia medis untuk pengobatan berbagai penyakit.
Dr. M. Ahkan Subroto, Ahli Peneliti Utama LIPI mengungkapkan bahwa senyawa aktif yang terkandung dalam Sarang Semut itu adalah flavonoid, tanin, dan poliefenol yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh.

Selain senyawa aktif di atas dalam Sarang Semut juga ditemukan kandungan bermanfaat lainnya, seperti tokoferol, magnesium, kalsium, besi, fosfor, natrium, dan seng. Berikut adalah keterangan singkat dari beberapa senyawa aktif bermanfaat yang terkandung dalam Sarang Semut:
  • Flavonoid dalam tubuh manusia berfungsi sebagai antioksidan sehingga sangat baik untuk pencegahan kanker. Manfaat flavonoid antara lain adalah untuk melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, antinflamasi, mencegah keropos tulang, dan sebagai antibiotik. Penelitian-penelitian mutakhir telah mengungkap bahwa flavonoid tidak saja berguna untuk pencegahan, tetapi juga untuk pengobatan kanker. Dan sebagai anti virus, fungsi flavonoid telah banyak dipublikasikan, termasuk untuk melemahkan virus HIV /AIDS dan virus herpes. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa flavonoid dilaporkan berperan dalam pencegahan dan pengobatan beberapa penyakit lain, seperi asma, katarak, diabetes, encok/rematik, migren, wasir, dan perionditis (radang, jaringan ikat penyangga akar gigi).
  • Tanin merupakan astrigen yang mengikat dan mengendapkan protein berlebih dalam tubuh. Dalam bidang pengobatan tanin digunakan untuk mengobati diare, hemostatik (menghentikan pendarahan), dan wasir. Karena itu kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan ambeien (wasir) dan mimisan diduga kuat berkaitan dengan kandungan zat ini.
  • Polifenol banyak ditemukan dalam buah-buahan, sayuran serta biji-bijian. Rata-rata manusia bisa mengonsumsi polifenol dalam seharinya sampai 23 mg. Khasiat dari polifenol adalah anti mikroba dan menurunkan kadar gula darah. Asam fenolik merupakan kelas dari antioksidan atau senyawa yang menghilangkan radikal bebas, yang dapat menyumbat pembuluh darah dan mengakibatkan perubahan pada DNA yang dapat menimbulkan kanker dan penyakit lain.
  • Tokoferol, penelitian menunjukkan bahwa alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm telah mampu meredam radikal bebas hingga 96%. Sedangkan Sarang Semut kaya akan antioksidan tokoferol, sampai sekitar 313 ppm. Maka tidak heran herbal ini dikenal memiliki reaksi yang cepat dalam membantu menumpas kanker, tumor, dan berbagai bentuk benjolan yang bisa menjadi tumor atau kanker.
  • Magnesium memiliki peranan dalam fungsi tulang, hati, otot, transfer air intraseluler, keseimbangan basa, dan aktivitas neuromuseluler. Fungsi-fungsi mineral tersebut dapat menjelaskan beberapa khasiat lain dari Sarang Semut , misalnya, khasiat dalam membantu mengatasi berbagai macam penyakit/gangguan jantung, melancarkan peredaran darah, mengobati migren, gangguan fungsi ginjal dan prostat, memulihkan kesegaran dan stamina tubuh, serta memulihkan gairah seksual.
  • Kalsium berfungsi dalam kerja jantung, implus saraf, dan pembekuan darah.
  • Besi berfungsi dalam pembentukan hemoglobin, transporoksigen, aktivor enzim.
  • Fosfor berfungsi dalam penyerapan kalsium dan produksi energi.
  • Natrium memilki peranan dalam keseimbangan elektrolit, volume cairan tubuh, dan implus saraf, dan kesimbangan asam-basa.
  • Seng memiliki fungsi dalam sintesis protein fungsi seksual, penyimpanan insulin, metabolisme karbohidrat, dan penyembuhan luka.
Sehubungan dengan asam urat, dalam penelitiannya Dr. M. Ahkan Subroto melihat adanya penghambatan aktivitas enzim xanthine oxidase oleh estrak Sarang Semut, hal ini menunjukkan bahwa estrak Sarang Semut setera dengan aktivitas allopurinol, obat kimia komersial yang digunakan untuk pengobatan asam urat. 

Namun, bila dampak negatif dari allopurinol bisa meningkatkan kadar kreatin hingga merusak ginjal, maka Sarang Semut selain menurunkan asam urat juga akan memperbaiki fungsi ginjal. Ini berarti Sarang Semut lebih aman digunakan dalam pengobatan asam urat.
Namun, memang harus diakui bahwa tidak semua mekanisme kerja kandungan senyawa aktif Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit dapat diketahui dengan pasti, karena untuk itu masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dan berkesinambungan secara ilmiah.

Tidak menutup kemungkinan di masa yang akan datang masih akan ditemukannya senyawa-senyawa aktif lainnya dari Sarang Semut yang belum terungkap sampai sekarang, dan dapat lebih menjelaskan ada apa di balik semua khasiat luar biasa tersebut, yang telah membantu kesembuhan begitu banyak orang dari berbagai penyakit biasa dan berat, yang kadang sulit atau tidak dapat disembuhkan secara medis.
Read More | komentar

Ceplukan (Physalis Angulata) Yang Kaya Manfaat

Written By Bodhonk on Senin, 11 April 2011 | 22.22

Senin, 11 April 2011

Ceplukan atau ciplukan yang dalam bahasa latin disebut sebagai Physalis angulata merupakan salah satu tumbuhan herbal yang hidup semusim dan mempunyai tinggi sekitar 1 meter saja. Ceplukan atau ciplukan (Physalis angulata) yang mempunyai buah khas yang tertutup oleh pembesaran kelopak bunga ini kaya akan berbagai manfaat terutama sebagai tanaman herbal (obat-obatan).

Ceplukan atau ciplukan dikebal dengan berbagai nama daerah (lokal) seperti keceplokan, ciciplukan (Jawa), nyornyoran, yoryoran, (Madura), cecendet, cecendetan, cecenetan (Sunda), kopok-kopokan, kaceplokan, angket (Bali), leletep (sebagian Sumatra), leletokan (Minahasa), Kenampok, dedes (Sasak), lapunonat (Tanimbar, Seram), daun kopo-kopi, daun loto-loto, padang rase, dagameme, angket, dededes, daun boba, dan lain-lain.
Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai cutleaf groundcherry, wild tomato, camapu, dan winter cherry. Sedangkan dalam bahasa ilmiah (latin) disebut sebagai Physalis angulata yang bersinonim dengan Physalis minima dan Physalis peruviana. Ceplukan merupakan tanaman semusim yang mempunyai tinggi sekitar 1 meter. Batang ciplukan berongga dan bersegi tajam.

Daun ceplukan berbentuk bulan telur dengan ujungnya yang meruncing. Tepi daun terkadang rata terkadang tidak dengan panjang daun antara 5-15 cm dan lebar 2-10 cm. Bunga ceplukan (Physalis angulata) terdapat di ketiak daun, dengan tangkai tegak berwarna keunguan dan dengan ujung bunga yang mengangguk. Kelopak bunga berbagi lima, dengan taju yang bersudut tiga dan meruncing. Mahkota bunga menyerupai lonceng, berlekuk lima berwarna kuning muda dengan noda kuning tua dan kecoklatan di leher bagian dalam. Benang sari berwarna kuning pucat dengan kepala sari biru muda. Buah ceplukan (Physalis angulata) terdapat dalam bungkus kelopak yang menggelembung berbentuk telur berujung meruncing berwarna hijau muda kekuningan, dengan rusuk keunguan, dengan panjang sekitar 2-4 cm. Buah buni di dalamnya berbentuk bulat memanjang berukuran antara 1,5-2 cm dengan warna kekuningan jika masak. Rasa buah ciplukan manis dan kaya manfaat sebagai herbal. Pohon ceplukan diduga berasal dari daerah tropis Amerika dan tersebar ke berbagai kawasan di Amerika, Pasifik, Australia, dan Asia termasuk Indonesia. Di Indonesia, ciplukan tumbuh secara alami di semak-semak dekat pemukiman hingga pinggiran hutan. Tumbuhan yang kaya manfaat sebagai obat-obatan (herbal) ini mampu hidup hingga ketinggian 1.600 meter dpl.

Kaya Khasiat dan Manfaat. Ceplukan banyak dimanfaatkan sebagai tanaman herbal (obat-obatan). Akar tumbuhan ciplukan dapat digunakan sebagai obat cacing dan penurun demam. Daun Ciplukan (Physalis angulata) bermanfaat sebagai obat penyembuhan patah tulang, busung air, bisul, borok, penguat jantung, keseleo, nyeri perut, dan kencing nanah. Sedangkan buah ciplukan sendiri sering dimakan langsung untuk mengobati epilepsi, sulit buang air kecil, dan penyakit kuning. Pada pohon ceplukan mengandung senyawa-senyawa aktif yang antara lain saponin (pada tunas), flavonoid (daun dan tunas), polifenol, dan fisalin (buah), Withangulatin A (buah), asam palmitat dan stearat (biji), alkaloid (akar), Chlorogenik acid (batang dan daun), tannin (buah), kriptoxantin (buah), vitamin C dan gula (buah).

Ceplukan dapat dimanfaatkan sebagai antihiperglikemi, antibakteri, antivirus, imunostimulan dan imunosupresan (imunomodulator), antiinflamasi, antioksidan, analgesik, dan sitotoksik. Juga sebagai peluruh air seni (diuretic), menetralkan racun, meredakan batuk, mengaktifkan fungsi kelenjar-kelenjar tubuh dan anti tumor. Melihat aneka manfaat pohon ciplukan yang sedemikian besar sungguh mengherankan hingga sekarang belum ada satupun yang berusaha membudidayakannya. Tanaman ceplukan masih dibiarkan tumbuh liar secara alami.
Read More | komentar

Manfaat – Manfaat Dari Daun Pepaya


1. Sebagai Obat jerawat.
Dapat dijadikan masker.Cara membuat maskernya : ambil 2-3 lembar daun pepaya yang sudah tua.Kemudian jemur dan tumbuk sampai halus. Tambahkan satu setenagh sendok air, baru deh dapat di manfaatkan untuk muka penuh jerawatmu.

2. Manfaat Memperlancar pencernaan
Daun dari tumbuhan pepaya memiliki kandungan kimia senyawa karpain. Zat itu dapat membunuh mikroorganisme yang sering mengganggu fungsi pencernaan.

3. Menambah nafsu makan
Manfaat ini terutama untuk anak-anak yang sulit untuk makan. Ambil daun pepaya yang segar dan memiliki ukuran sebesar telapak tangan. Kalau sudah ketemu tambahkan sedikit garam dan air hangat setengah cangkir. Campur semua lalu diblender. Kemudian saring airnya, nah air itulah yang dapat dimanfaatkan untuk menambah nafsu makan.

4. Demam berdarah
Siapa sangka kalau pepaya juga dapat untuk menyembuhkan demam berdarah. Coba ambil 5 lembar daun. Tambahkan setengah liter air lalu direbus. Ambil air tersebut jika sudah tertinggal tiperempatnya saja. Anggap saja ini untuk pertolongan pertama, apabila keadaan belum membaik, segera ke dokter.

5. Nyeri haid
Wanita jawa zaman dulu sering memanfaatkan daun pepaya untuk mengobati nyeri haid. Cukup Ambil 1 lembar daun saja, Tambahkan asam jawa dan garam. Lalu campur dengan segelas air dan Rebus. Dinginkan sebelum meminum ramuan pepaya tersebut.

6.Anti kanker
Hal ini masih belum pasti, tapi dari beberapa penelitian bahwa manfaat daun pepaya juga dapat dikembangkan sebagai anti kanker. Sebenarnya bukan hanya daunnya saja melainkan batang pepaya juga dapat digunakan. Karena kedanya memiliki milky latex (getah putih seperti susu).
Read More | komentar

Gandapura, Kapasan, Akar kapasan

Written By Bodhonk on Selasa, 05 April 2011 | 00.41

Selasa, 05 April 2011




Penyakit Yang Dapat Diobati :
Akar rasanya agak manis, sifatnya sejuk. Pereda panas (antipiretik), peluruh kencing (diuretik), antiradang, dan melancarkan pengeluaran nanah.


Bagiaan yang digunakan :
Bagian utama yang digunakan adalah akar. Selain itu, biji, daun, dan bunga juga berkhasiat sebagai obat. Daun dan akar digunakan sebagai bahan segar.

Indikasi
Akar digunakan untuk pengobatan :
- demam tinggi,
- batuk,
- sukar buang air besar (konstipasi), dan
- batu saluran kencing.

Biji digunakan untuk mengatasi :
- sakit kepala.

CARA PEMAKAIAN
Untuk obat yang diminum, rebus 10-15 g akar segar, lalu air rebusannya diminum.
Untuk pemakaian luar, cuci daun segar, lalu giling sampai halus. Bubuhkan ramuan tersebut pada bisul, koreng, atau pada tulang yang patah (fraktur), lalu balut dengan kain perban. Cara lain, rendam bunga dalam minyak kelapa, lalu oleskan pada luka bakar atau luka akibat tersiram air panas.

CONTOH PEMAKAIAN DI MASYARAKAT
Batuk
Cuci 10 g akar kapasan segar, lalu potong tipis-tipis. Rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan minum, sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Catatan
Daun, bunga, dan biji bisa digunakan untuk membasmi serangga.


Komposisi :
Akar mengandung minyak asiri, lemak, asam palmitat, sterol/ terpen. Biji mengandung a-cephalin, fosfatidilserine, plasmalogen, fosfatidilkoline plasmalogen, ambrettolid, ambretol, afamesol, furfural, tanin clan minyak asiri. Daun kering mengandung a-sitosterol, a-D-glikosida, dan tanin. Bunga mengandung a-sitosterol, mirisetin, dan glikosida.
Read More | komentar

Ciplukan (Physalis peruviana)




MANFAAT:
1. Diabetes Mellitus
Bahan: tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta
akar-akarnya dan dibersihkan.
Cara membuat: dilayukan dan direbus dengan 3 gelas air sampai
mendidih hingga tingga 1 gelas, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari.

2. Sakit paru-paru
Bahan: tumbuhan ciplukan lengkap (akar, batang, daun, bunga dan
buahnya).
Cara membuat: direbus dengan 3-5 gelas air sampai mendidih dan
disaring.
Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari 1 gelas.

3. Ayan
Bahan: 8-10 butir buah ciplukan yang sudah dimasak.
Cara menggunakan: dimakan setiap hari secara rutin.

4. Borok
Bahan: 1 genggam daun ciplukan ditambah 2 sendok air kapur sirih.
Cara membuat: ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian yang sakit.


Komposisi :
Buah Ciplukan mengandung senyawa kimia asam sitrun dan fisalin. Selain itu buah Ciplukan juga mengandung Asam Malat, Alkaloid, Tanin, Kriptoxantin, Vitamin C dan Gula.
Read More | komentar

Alang alang (Imperata cylindrica)



Penyakit Yang Dapat Diobati :

Rimpang:
pelembut kulit; peluruh air seni, pembersih darah, penambah nafsu makan, penghenti perdarahan. di samping itu dapat digunakan pula dalam upaya pengobatan penyakit kelamin (kencing nanah, kencing darah, raja singa), penyakit ginjal, luka, demam, tekanan darah tinggi dan penyakit syaraf. Semua bagian tumbuhan digunakan sebagai pakan hewan,bahan kertas,dan untuk pengobatan kurap.

Uji Klinik:
Dekokta akar alang-alang dengan dosis 250-300 g, 2 kali pagi dan sore dapat menyembuhkan 27 kasus dari 30 penderita nefritis akut. Pada nefritis kronis, herba alang-alang dapat mengurangi edema dan menurunkan tekanan darah.

Dekokta herba 250 g dalam bentuk tunggal maupun dikombinasikan dengan rimpang dan daun Nelumbo nucifera dan daun Agrimonia pilosa dapat mengobati epistaksis (mimisan), hemoptisis (batuk darah), hematuri (kencing darah), menorrhagia, dan perdarahan gastrointestinal bagian atas.

Di samping itu dilaporkan juga bahwa dekokta akar alang-alang dapat efektif untuk pengobatan hepatitis viral akut pada 28 kasus; biasanya digunakan bersama-sama dengan Plantago asiatica, Glechoma longituba dan tunas Artemisia capillaris. Toksisitas: Pada pemakaian sesuai aturan, praktis tidak toksik.

Efek yang tidak dfinginkan:
Pusing, mual, adanya peningkatan rasa ingin buang air besar, kadang-kadang terjadi pada penggunaan klinik.

Teknologi Farmasi:
Selulosa daun alang-alang mempunyai daya serap terhadap air yang relatif cukup baik dalam pembuatan tablet secara cetak langsung.


Bagian yang digunakan :
Hanya akarnya (rimpang) yang digunakan untuk pengobatan

Contoh pemakaian di masyarakat

Sebagai peluruh air seni:
49 buah rimpang kering, dipotong-potong kemudian ditambah dengan 2 gelas air dan dididihkan hingga volume air tinggal 1 gelas, disaring, kemudian diminum 2 kali sehari.

Demam karena buang air kecil berdarah
1 sendok penuh rimpang alang-alang, rebus dengan beberapa potong tang kwe (daging buah beligu setengah matang yang dibuat manisan kering) dalam dua gelas sampai airnya tinggal separuh. Air ini diminum 2 gelas 1 hari. Air kencing akan normal dan suhu badan turun.

"Zwartwaterkoorts" (Bld):
Minum air rebusan akar alang alang sebagai teh.


Komposisi :
Akar: metabolit yang telah ditemukan pada akar alang-alang ter.diri dari arundoin, fernenol, isoarborinol, silindrin, simiarenol, kampesterol, stigmasterol, ß-sitosterol, skopoletin, skopolin, p-hidroksibenzaladehida, katekol, asam klorogenat, asam isoklorogenat, asam p-kumarat, asam neoklorogenat, asam asetat, asam oksalat, asam d-malat, asam sitrat, potassium (0,75% dari berat kering), sejumlah besar kalsium dan 5-hidroksitriptamin. Dari hasil penelitian lain terhadap akar dan daun ditemukan 5 macam turunan flavonoid yaitu turunan 3',4',7-trihidroksi flavon, 2',3'-dihidroksi kalkon dan 6-hidroksi flavanol. Suatu turunan flavonoid yang kemungkinan termasuk golongan flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon atau isoflavon terdapat pada fraksi ekstrak yang larut dalam etilasetat akar alang-alang. Pada fraksi ekstrak yang larut dalam air akar alang-alang ditemukan golongan senyawa flavon tanpa gugus OH bebas, flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon, atau isoflav
Read More | komentar

Beringin (Ficus benyamina L.)





Penyakit Yang Dapat Diobati :
Pilek, demam tinggi, radang amandel (tonsilitis), nyeri rematik sendi, ; Luka terpukul (memar), influenza, radang saluran napas (bronkhitis); Batuk rejan (pertusis), malaria, radang usus akut (acute enteritis),; Disentri, kejang panas pada anak.;


BAGIAN YANG DIGUNAKAN :
Akar udara dan daun. Sebelum digunakan dicuci lalu dikeringkan.

INDIKASI :
Akar udara bermanfaat untuk mengatasi:
- pilek, demam tinggi,
- radang amandel (tonsilitis),
- nyeri pada rematik sendi, dan
- luka terpukul (memar).

Daun bermanfaat untuk mengatasi :
- influenza,
- radang saluran napas (bronkitis), batuk rejan (pertusis),
- malaria,
- radang usus akut (akut enteritis), disentri, dan
- kejang panas pada anak.

CARA PEMAKAIAN :
Akar udara beringin kering sebanyak 15 - 30 g atau daun beringin kering sebanyak 50 - 120 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, daun beringin direbus lalu airnya selagi hangat digunakan untuk mandi.

CONTOH PEMAKAIAN :
1. Kejang panas pada anak :
Ambil 100 g daun beringin segar, dicuci lalu direbus dengan 5 Lt air
selama 25 rnenit. Air rebusan ini selagi hangat digunakan untuk
memandikan anak yang sakit.

2. Radang usus akut dan disentri
Ambil daun beringin segar sebanyak 500 g. Kemudian dicuci bersih
lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah
dingin disaring, dibagi untuk 2 kali minum, pagi dan sore, masing-
masing 1/2 gelas.

3. Radang amandel
Ambil akar udara beringin sebanyak 180 g, dicuci lalu dipotong-
potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas.
Tambahkan 1 gelas cuka. Setelah dingin digunakan untuk kumur-
kumur (gargle). Lakukan beberapa kali sehari.

4. Bronkitis kronis
Ambil 75 g daun beringin segar dan 18 g kulit jeruk mandarin, dicuci
lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah
dingin disaring lalu dibagi untuk. 3 kali minum, yaitu pagi, siang, dan
malam hari. Lakukan selama 10 hari.


Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS Rasa sedikit pahit, astringen, sejuk. KANDUNGAN KIMIA : Akar udara mengandung asam amino, fenol, gula, dan asam orange.
Read More | komentar

Daun Dewa (Gynura segetum)





Penyakit Yang Dapat Diobati :
Luka terpukul, Pendarahan, Batuk darah, muntah darah, mimisan; Infeksi kerongkongan, tidak datang haid, digigit binatang berbisa; Pembekuan darah, Tulang patah, pendarahan setelah melahirkan;


Bagian yang dipakai : Seluruh tanaman.
Daun :
Luka terpukul, melancarkan sirkulasi, menghentikan perdarahan (Batuk darah, muntah darah, mimisan), pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, tidak datang haid, digigit binatang berbisa.

Umbi :
Menghilangkan bekuan darah (haematom) pembengkakan, tulang patah (Fraktur), perdarahan sehabis melahirkan.

Pemakaian : 15-30 gram daun segar, direbus atau ditumbuk kemudian diperas, minum.

Pemakian luar
:
Secukupnya tumbuhan ini dilumatkan sampai seperti bubur, ditempelkan ke tempat yang sakit.

Kegunaan :
1. Digigit ular / digigit binatang lain:
Umbi dilumatkan kemudian ditempelkan di tempat kelainan.

2. Kutil :
5 lembar daun dewa dihaluskan, dan dilumurkan pada tempat
berkutil, kemudian dibalut. Dilepas keesokan harinya.

Cara pemakaian:
1. Luka terpukul, tidak datang haid:
15-30 gram herba direbus atau ditumbuk, diambil airnya, campur
dengan arak yang sudah dipanaskan, minum.

2. Perdarahan pada wanita, pembengkakan payudara, batuk dan
muntah darah :
1 (satu) batang lengkap (15 gram) direbus, minum.

3. Kejang pada anak:
1 batang ditumbuk ambil airnya, dicampur arak, minumkan.

4. Luka terpukul, masuk angin:
6-9 gram umbi segar ditambah arak kuning (wong ciu) secukupnya,
kemudian dipanaskan, minum.


Komposisi :
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Netral, rasa khas. Anti coagulant, mencairkan bekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan perdarahan. Menghilangkan panas dan membersihkan racun. 
KANDUNGAN KIMIA : Saponin, minyak atsiri, flavonoid.
Read More | komentar

Khasiat Temu Hitam






Temu Hitam, Suburkan Kandungan

Temu hitam merupakan tumbuhan semak, batang berwarna hijau dan agak lunak karena merupakan batang semu yang tersusun atas kumpulan pelepah daun, panjang batang kurang lebih 50 cm, dan tinggi tumbuhan dapat mencapai 2 meter.

Temu hitam merupakan tumbuhan yang dapat hidup secara liar di hutan-hutan jati, terutama di Pulau Jawa dari ketinggian 400-1.750 meter di atas permukaan laut dan tumbuhan ini menyukai tanah subur. Daunnya berbentuk lanset lebar dengan helaian daun yang tipis, warna daun hijau sampai coklat keunguan agak gelap. Bunga keluar dari ketiak daun atau samping batang. Bunga tertutup oleh 2-3 pelepah, panjang batang bunga 20-50 cm dan mahkota bunga berwarna krem sampai merah jambu.
Tumbuhan ini menghasilkan rimpang berukuran besar, bercabang merata dan merupakan umbi batang.


Temu hitam memiliki nama yang berbeda pada tiap daerah asalnya: Jawa temu ireng (Jawa), koneng hideung (Sunda), temo erang (Madura); Sumatera : temu item, temu erang (Melayu), temu hitam (Minangkabau); Sulawesi : temu lotong (Bugis), temu leteng (Makassar); Nusa Tenggara : temu ireng (Bali).

Khasiat temu hitam antara lain:

* menyuburkan kandungan
* cacingan
* ambeien
* nyeri haid
* peranakan turun
* membersihkan darah setelah melahirkan
* batuk
* meningkatkan stamina
* menambah nafsu makan
* air kemih mngandung darah
* menetralkan racun dalam tubuh
* penyakit kulit misalnya koreng, kudis, borok
* asma
* sariawan
* dan lain-lain


Pemanfaatan temu hitam untuk mencegah dan mengatasi gangguan:

Menyuburkan kandungan:
25 Gram temu hitam, 25 gram temu giring, 20 gram kencur direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc lalu disaring dan diminum.


Nyeri Haid:
25 Gram temu hitam, 20 gram kencur, 20 gram kunyit, 2 ruas asam jawa direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum selagi hangat.

Membersihkan darah setelah melahirkan:
25 Gram temu direbus dengan air secukupnya hingga tersisa 200 cc lalu disaring dan diminum selagi hangat.

Batuk:
25 Gram temu hitam, 5 gr jinten, 25 gram kencur, 5 gram pulosari, 5 gram adas, dan airnya diminum.


Menetralkan racun dalam tubuh:
25 Gram temu hitam, 30 gram takokak direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc lalu disaring dan diminum selagi hangat.


Cacingan:
25 Gram temu hitam, 15 gram bangle, 5 lembar daun sirih, 5 butir biji ketumbar, 4 gram biji pinang lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum.
Lakukanlah secara teratur sesuai anjuran 2 kali sehari.

*Sedang untuk penyakit yang berat disarankan tetap berkonsultasi ke dokter
Read More | komentar

Manfaat teh Bunga Rosella

Written By Bodhonk on Senin, 04 April 2011 | 00.09

Senin, 04 April 2011

rosella1 
Warnanya yang cantik tanpa zat pewarna, rasanya sedikit masam, manis bercampur nikmat alami lagi. Ternyata dibalik kelezatanya, teh merah mempunyai beribu khasiat yang luar biasa banyaknya. Apalagi setelah diadakan beberapa penelitian di beberapa perguruan tinggi ternama, dan laboratorium. Hasilnya sungguh mengejutkan, banyak sekali manfaat dan khasiat pada teh merah, yang tidak di temukan pada teh teh yang lain. Hal inilah yang membuat nama teh merah booming di masyarakat, tidak hanya di Indonesia tapi sudah tersebar ke manca negara.

Spesial yang ingin tampil fit, awet muda & ideal. Ternyata kesehatan sangat berharga dibanding segalanya. Tanpa kesehatan hidup ini pastilah kurang berarti. Jaga kesehatan sejak sekarang. Tubuh manusia sangat rentan terhadap berbagai macam racun & radikal bebas yang terbentuk dari proses metabolisme di dalam tubuh. Dari luar tubuh, racun yang masuk bisa berasal dari asap kendaraan, polusi udara, makanan berpengawet, zat pewarna makanan, sayuran pestisida, makanan yang mengandung bahan kimia lainnya.

Toksin atau racun yang ada dalam tubuh kita ini akan mengganggu kesehatan mulai dari pegal-pegal, sering menguap, bau mulut tak sedap, sesak nafas, migrain atau yang paling ditakuti sebagai penyebab timbulnya kanker dan mempercepat Osteoporosis. Ini perlu diwaspadai dan kita perlu mencari solusi agar kita dan keluarga yang kita cintai dapat mencegah sedini mungkin.

Alhamdulillah, kini hadir Teh merah bunga rosella: minuman kesehatan yang terbuat dari bahan alami yaitu dari Rosella Flower, bubuk biji anggur & sari apel.

Banyak orang terbantu kesembuhannya dengan minum teh merah bunga rosella: mulai dari kolesterol tinggi, trigliserid tinggi, TBC, Katarak, Osteoporosis, bahkan bisa membantu proses penyembuhan kanker dan tumor ganas.

UJI FARMAKOLOGI

Dilansir dalam WWW hort, khasiat Rosella telah diakui di India, Afrika & Meksiko Uji Farmaloginya Senegal, mereka merekomendasikan bubuk atau Teh Rosella / Calyx Rosella bermanfaat menurunkan tekanan darah. Mekanisme kerjanya (senyawa aktifnya membantu melancarkan peredaran darah dengan mengurangi derajat fiskositas (kekentalan) darah, dengan begitu kerja jantung memompa darahpun semakin ringan dan otomatis tekanan (darah) rendah. Semua itu tak lepas dari peran asam organic polisakarida dan flafonoid yang terkandung di dalamnya.

Bubuk/biji anggur: mengandung antioksida sebagai anti oksidan yang sangat tinggi sehingga cocok untuk pencegahan Osteoporosis dan menunda Menopause.

Tahun 1962, Syaraf Ilmuwan Senegal mengumumkan bahwa Extrak Rosella dan Apel berfungsi sebagai anti pasmodeo. Anthalmetic dan Antibakteri sementara uji praklinis pada unggas menunjukkan bahwa Extrak Sari Rosella menurunkan tingkat Obsorsi alkohol dalam tubuh, merupakan penyembuh favorit bagi pecandu alkohol dan mengurangi ketergantungan obat-obatan, karena itu di Amerika, Food and Drug dalam Nutrion merekomendasikan Extrak Callyx Rosella sebagai penawar peminum alkohol.
Manfaat lain dari teh merah sebagai berikut :
  1. Membantu menurunkan hipertensi & kolesterol
  2. Membantu menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes
  3. Bersifat menetralkan racun alias detosifikasi
  4. Membantu mengurangi panas dalam & sembelit
  5. Membantu meredakan pusing / migrain
  6. Membantu menyeimbangkan berat badan & menghaluskan kulit
  7. Menormalkan darah rendah atau darah tinggi
  8. Mencerdaskan otak
  9. Menyehatkan mata
  10. Meredakan batuk kronis
  11. Menurunkan suhu badan
  12. Maag menahun
  13. Mengurangi kecanduan narkoba
  14. Menambah gairah SEX dan bikin tambah lama
Semoga bermanfaat.,
Read More | komentar

Followers

Arsip Blog

 
Copyright © 2011. Forzant Blog . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website. Inspired from Maskolis