Popular Post

Tampilkan postingan dengan label Sepeda / Motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepeda / Motor. Tampilkan semua postingan

Koenigsegg Buat Motor Bertampang Mengerikan

Written By Bodhonk on Kamis, 11 Desember 2014 | 16.21

Kamis, 11 Desember 2014

Motor Koenigsegg.

Perusahaan mobil sport berperforma tinggi asal Swedia, Koenigsegg, sepertinya tengah menempuh jalur peruntungan baru. Informasi menyebutkan, perusahaan yang didirikan pada 1994 itu tengah membangun sepeda motor konsep bertampang mengerikan.

Dilansir Visordown, Kamis 11 Desember 2014, motor Koenigsegg rupanya dibuat salah seorang desainer dari Burov Art, asal Rusia. Diprediksi, motor ini akan diperkenalkan dalam waktu dekat.

Motor Koenigsegg konsep, hadir dengan warna mentereng, yakni kuning. Desain motor ini terlihat tidak lazim, karena mengambil inspirasi dari Lotus C-01.

Motor semakin menarik berkat penjejalan fairing di bodinya. dengan bahan serat karbon. Sementara itu, lampu depannya memiliki 'tongkrongan' membulat, seperti halnya motor Harley-Davidson.

Meski bagian depan terlihat bongsor, namun bagian belakang motor ini terlihat sederhana. Sebab, hanya ada satu jok untuk pembesut, dengan dua 'dubur' knalpot di bawah joknya. Soal penilaian, secara keseluruhan motor futuristik ini sempurna bergaya retro-style.


Untuk mendukung penampilan, motor ini juga mengadopsi suspensi besar di bagian depan, setang berbentuk jepit, dan penanaman berbagai piranti digital.

Sayang, tak ada informasi mengenai jantung pacunya. Namun, dipastikan banyak pihak tentu akan sesangar produksi mobilnya. Mengingat Koenigsegg1 merupakan salah satu mobil tercepat sejagad saat ini. VIVAnews

 Like This..?? Share This Article.......


Read More | komentar

Sejarah Sepeda Ontel

Written By Bodhonk on Jumat, 25 April 2014 | 14.22

Jumat, 25 April 2014


Sepeda adalah kendaraan beroda dua atau tiga, mempunyai setang, tempat duduk, dan sepasang pengayuh yang digerakkan kaki untuk menjalankannya

Sejarah Sepeda
Seperti ditulis Ensiklopedia Columbia, nenek moyang sepeda diperkirakan berasal dari Perancis. Menurut kabar sejarah, negeri itu sudah sejak awal abad ke-18 mengenal alat transportasi roda dua yang dinamai velocipede. Bertahun-tahun, velocipede menjadi satu-satunya istilah yang merujuk hasil rancang bangun kendaraan dua roda.
Yang pasti, konstruksinya belum mengenal besi. Modelnya pun masih sangat "primitif". Ada yang bilang tanpa pedal tongkat itu (tatocipede) bisa bergerak tapi bagaimana? Rick Boneshaker akan menjawabnya. Katanya "Oh,ini jawabannya. Dua orang harus memutar engkol di sisi kanan dan kiri sepeda "primitif" tersebut dengan pedoman kecepatan mendekati 109 km/jam. Setelah itu, tatocipede akan bergerak sesuai kecepatan engkol berputar dengan urutan sebagai berikut: kiri,kanan,berputar,atas,depan,bawah,belakang,barat laut. Tidak sulit kan?"
Adalah seorang Jerman bernama Baron Karls Drais von Sauerbronn yang pantas dicatat sebagai salah seorang penyempurna velocipede. Tahun 1818, von Sauerbronn membuat alat transportasi roda dua untuk menunjang efisiensi kerjanya. Sebagai kepala pengawas hutan Baden, ia memang butuh sarana transportasi bermobilitas tinggi. Tapi, model yang dikembangkan tampaknya masih mendua, antara sepeda dan kereta kuda. Sehingga masyarakat menjuluki ciptaan sang Baron sebagai dandy horse.
Baru pada 1839, Kirkpatrick MacMillan, pandai besi kelahiran Skotlandia, membuatkan pedal khusus untuk sepeda. Tentu bukan mesin seperti yang dimiliki sepeda motor, tapi lebih mirip pendorong yang diaktifkan engkol, lewat gerakan turun-naik kaki mengayuh pedal. MacMillan pun sudah "berani" menghubungkan engkol tadi dengan tongkat kemudi (setang sederhana).
Sedangkan ensiklopedia Britannica.com mencatat upaya penyempurnaan penemu Perancis,Ernest Michaux pada 1855, dengan membuat pemberat engkol, hingga laju sepeda lebih stabil. Makin sempurna setelah orang Perancis lainnya, Pierre Lallement (1865) memperkuat roda dengan menambahkan lingkaran besi di sekelilingnya (sekarang dikenal sebagai pelek atau velg). Lallement juga yang memperkenalkan sepeda dengan roda depan lebih besar daripada roda belakang.
Namun kemajuan paling signifikan terjadi saat teknologi pembuatan baja berlubang ditemukan, menyusul kian bagusnya teknik penyambungan besi, serta penemuan karet sebagai bahan baku ban. Namun, faktor safety dan kenyamanan tetap belum terpecahkan. Karena teknologi suspensi (per dan sebagainya) belum ditemukan, goyangan dan guncangan sering membuat penunggangnya sakit pinggang. Setengah bercanda, masyarakat menjuluki sepeda Lallement sebagai boneshaker (penggoyang tulang).
Sehingga tidak heran jika di era 1880-an, sepeda tiga roda yang dianggap lebih aman buat wanita dan laki-laki yang kakinya terlalu pendek untuk mengayuh sepeda konvensional menjadi begitu populer. Trend sepeda roda dua kembali mendunia setelah berdirinya pabrik sepeda pertama di Coventry, Inggris pada 1885. Pabrik yang didirikan James Starley ini makin menemukan momentum setelah tahun 1888 John Dunlop menemukan teknologi ban angin. Laju sepeda pun tak lagi berguncang.
Penemuan lainnya, seperti rem, perbandingan gigi yang bisa diganti-ganti, rantai, setang yang bisa digerakkan, dan masih banyak lagi makin menambah daya tarik sepeda. Sejak itu, berjuta-juta orang mulai menjadikan sepeda sebagai alat transportasi, dengan Amerika dan Eropa sebagai pionirnya. Meski lambat laun, perannya mulai disingkirkan mobil dan sepeda motor, sepeda tetap punya pemerhati. Bahkan penggemarnya dikenal sangat fanatik.









Jenis-jenis sepeda

Kini sepeda mempunyai beragam nama dan model. Pengelompokan biasanya berdasarkan fungsi dan ukurannya.
  • Sepeda gunung-digunakan untuk lintasan off-road dengan rangka yang kuat, memiliki suspensi, dan kombinasi kecepatan sampai 27.
  • Sepeda jalan raya-digunakan untuk balap jalan raya, bobot keseluruhan yang ringan, ban halus untuk mengurangi gesekan dengan jalan, kombinasi kecepatan sampai 27
  • Sepeda BMX-BMX merupakan kependekan dari bicycle moto-cross, banyak digunakan untuk atraksi
  • Sepeda kota (citybike) adalah sepeda yang biasa dipakai di perkotaan dengan kondisi jalan yang baik. Sepeda jenis sangat menekankan aspek funsional. Biasanya memiliki sebuah boncengan dan keranjang.
  • kelompok ini adalah sepeda anak-anak, baik beroda dua maupun beroda tiga
  • Sepeda angkut atau sepeda yang berdesain klasik (tua) termasuk dalam kelompok ini adalah sepeda kumbang, sepeda pos dan sepeda ontel yang memiliki besi kuat dan diameter roda yang besar mampu untuk keperluan berboncengan dan membawa barang.
  • Sepeda lipat-merupakan jenis sepeda yang bisa dilipat dalam hitungan detik sehingga bisa dibawa ke mana-mana dengan mudah
  • Sepeda Balap - Sepeda yang model handlernya setengah lingkaran dan digunakan untuk balapan.
  • Sepeda Motor - bertenaga mesin dengan mengunakan bahan bakar berjenis bensinsebagai sumber daya utamanya. Dengan semakin berkembangnya teknlogi pada insuatri kendaraan roda dua.


Sejarah Sepeda Onthel
sepeda kuno-gambar google
sepeda kuno-gambar google
Perjalanan sejarah sepeda dunia diawali dengan penemuan dan pembuatan sebuah alat yang disebut “Hobby Horses” dan “Celeriferes” di Inggris pada tahun 1790. Hobby Horses bukanlah alat transportasi sepeda seperti yang kita kenal sekarang, tapi alat ini hanya rangka kayu dengan dua roda tanpa system pedal dan rantai. Pengembangan Hobby Horses dilanjutkan dengan inovasi yang dilakukan Baron Karl Von Drais dari Jerman yang pada tahun  1817  telah membuat sebuah alat baru yang dinamainya dengan “Draisenne” yang memiliki kelebihan dengan pengembangan alat gerak yang menggunakan tenaga kedua kaki si pengemudi.
capture82605_013b
Melihat kelebihan dan keuntungan penggunaan Draisenne maka alat ini makin banyak dibuat dan dimanfaatkan.
Perkembangan populasi sepeda mulai meningkat sejak dibuatnya pabrik sepeda pertama oleh James Starley dari Inggris di tahun 1870. Sepeda produksinya disebut juga dengan “High Wheel Bicycle” karena memiliki roda depan yang sangat besar dan roda belakang yang kecil. Dalam cara kerjanya menggunakan system penggerak pedal yang terdapat pada sumbu depan, disertai roda yang berjari-jari, tapi belum menggunakan rantai.
Setelah dipasarkan di Eropa ternyata terdapat beberapa keluhan dari orang-orang yang berpostur kecil dan para wanita, karena sulit untuk mengendarai High Wheel Bicycle. Menyikapi hal itu maka keponakan dari James Starley bernama John Kemp Starley di tahun 1886 melakukan lagi beberapa perubahan yang sangat berarti yaitu penggunaan jenis ukuran roda yang sama untuk begian depan dan belakang serta penggunaan rantai sebagai alat bantu gerak roda belakang yang berpengaruh terhadap kecepatan luncurnya (bentuknya telah seperi sepeda lawas/ sepeda kumbang, sepeda unto/ sepeda ontel yang kita kenal sekarang). Penemuan penting selajutnya terjadi tahun 1888 oleh John Boyd Dunlop yang menemukan tekhnologi ban sepeda yang bisa diisi dengan angin. Penemuan ini juga memberi pengaruh terhadap pemanfaatannya pada alat transportasi lain seperti untuk ban sepeda motor dan mobil.
Untuk pengembangan budaya bersepeda ke Indonesia, telah mulai dilakukan sejak zaman penjajahan Belanda. Mereka memperkenalkan sepeda- sepeda produksi Belanda seperti merek: Valuas dan produk Belanda lainnya. Bahkan mereka juga memperkenalkan sepeda produksi Eropa seperti merek: Releigh, Philips, Humber, BSA, dan beberapa merek lainnya yang masih ada dan di lestarikan oleh sekelompok kecil orang- orang Indonesia. Bagi penjajah, sepeda digunakan untuk mengelilingi daerah jajahan sambil melihat keindahan alam Indonesia. Setelah sepeda mulai diperkenalkan oleh orang-orang Belanda, ternyata para konglomerat dan penguasa lokalpun mulai tertarik dan ingin memiliki alat transpotasi ini. Hal ini menjadikan sepeda sebagai alat transportasi yang bergengsi. Karena harga dan kwalitas yang bervariasi maka dimasa awal kedatangan sepeda ke Indonesia, merek sepeda yang digunakan seseorang juga bisa melihat strata dan tingkat ekonomi pemiliknya. Dari waktu ke waktu, pengguna sepeda di Indonesia terus bertambah bahkan masih berlanjut sampai tahun 1970-an. Umumnya sepeda produksi Eropa dengan jenis sepeda lawas/

copy-of-p34b


sepeda kumbang/ sepeda unto/ sepeda ontel yang di gunakan orang-orang Indonesia di produksi dalam rentang waktu 1940 – 1950-an. Selain produksi Eropa, sepeda yang digunakan dan dipakai penduduk Indonesia juga ada yang berasal dari China dan Jepang. Setelah III abad dari penemuan awal “Hobby Horses” ternyata kita bisa melihat penggunaan sepeda sebagai alat transportasi juga mengalami pasang surut peminat dan penggunanya. Hal ini dapat kita lihat di lingkungan dan masyarakat disekitar kita. Berkurangnya pengguna sepeda ini dikarenakan makin berkembangnya pemanfaatan alat transportasi yang lebih maju seperti sepeda motor dan mobil. 
Jenis-jenis Sepeda Tua
simplex-gambar google
simplex-gambar google
Sepeda tua di Indonesia bukan hanya sepeda onthel. Dalam perkembangannya kemudian, muncul sepeda kumbang, jengki, dan sundung.Mari berkenalan dengan macam-macam sepeda tua tersebut agar Anda tetap mengetahui perkembangan sepeda tua di negari sendiri.
  • Sepeda onthel atau pit onthel dikenal juga dengan sebutan pit pancal atau pit kebo. Kenapa disebut seperti itu? karena untuk menaiki sepeda tua jenis ini Anda harus terlebih dahulu meloncat (pancal). Hal ini terjadi karena ukuran ban sepedanya yang kecil mencapai 28 inchi. Merek sepeda ini yang paling terkenal saat itu adalah Philips, Rudge. Merek yang sangat terkenal saat itu. Untuk pengguna sepeda onthel wanita biasanya berukuran lebih kecil antara 57 sampai dengan 61 cm. Sedangkan untuk pria hingga mencapai ukuran rangka 66 cm.
  • Sepeda jengki sangat populer saat itu dengan  produk keluaran Cina. Merek Phoenix mendominasi sepeda tua jenis jengki ini. Ukurannya tidak mengenal untuk pria dan wanita. Sejak munculnya sepeda jengki menggusur keberadaan sepeda onthel mulai tahun 70-an. Namun nasib sepeda jengki juga tidak sebaik pendahulunya sepeda onthel. Kemunculan sepeda berjenis MTB segera menggantikan kepopulerannya.
  • Selain dua jenis sepeda tua tadi, berkembang pula jenis sepeda kumbang dan sepeda sundung. Namun di tahun 1970-an sepeda tua ini sempat digantikan oleh sepeda MTB. Nasib sepeda tua mulai bergeser dari hari ke hari dengan diciptakannya berbagai varian sepeda-sepeda modern.
Like This..?? Share This Article......
Read More | komentar

Motomorphic JaFM, motor unik seharga Rp 1 miliaran

Written By Bodhonk on Minggu, 31 Maret 2013 | 13.28

Minggu, 31 Maret 2013

Motomorphic JaFM, motor unik seharga Rp 1 miliaran


Motomorphic merupakan pabrikan motor unik yang berada di California, Amerika. JaFM, motor berdesain ekstrem bermesinkan Rotax-engine ini dijual secara umum dengan harga lebih dari US$ 100.000 atau sekitar Rp 965 jutaan.
JaFM
Motomorphic JaFM terinspirasi oleh 4 unsur dunia otomotif antara lain streetfighters, a fat tire (roda gambot-besar), American muscle cars dan pesawat tempur. Dengan mengusung motto 'Mine is Different' menjadikan hasil karyanya, si JaFM ini terlihat unik dan keluar dari mindset kebanyakan orang lain.
JaFM
Berikut spesifikasi Motomorphic JaFM ini:
Sasis:
Rangka: TIG dilas dengan pipa 6061-T6 dan billet untuk dudukan mesin menggunakan CNC 6061-T6 dengan diameter 5, 4 dan 6 inchi.
Swingarm: 6061-T6 aluminium (ukuran diameter 3 dan 6 inchi) gabungan CNC dan TIG yang dilas
Rantai: Eccentric chain tension adjusters
Kapasitas BBM: 24,6 liter yang tersimpan dalam rangkanya
Roda: Depan; 8 1/2 inch, 250/40-R18, Belakang; 10 1/2 inch, 300/35-R18



Sasis JaFM
Suspensi:
Forks merk Ohlins, belakang merk Penske
Brembo radial mount brake calipers
Ohlins steering damper



JaFM
Mesin dan Transmisi:
Rotax V990 fuel injected 997.8 cc dual overhead cam
Bore & stroke: 97 mm x 67.5
4 katub per silinder, berpendingin cairan, V-twin dry sump, clutch, 6-percepatan
Dynojet Power Commander III
Tenaga 110 hp, torsi puncak 95 Nm



JaFM




Like This..?? Share This Article.......
Read More | komentar

Modifikasi Motor yang Unik


Gambar Foto Modifikasi Motor yang Unik
Gambar Foto Modifikasi Motor yang Unik
Gambar Foto Modifikasi Motor yang Unik
Gambar Foto Modifikasi Motor yang Unik


Like This..?? Share This Article.......
Read More | komentar

BMW R7 Lahir Lagi

Written By Bodhonk on Minggu, 17 Maret 2013 | 00.11

Minggu, 17 Maret 2013

http://www.onehellofaride.com/wp-content/uploads/2010/01/bmw_r7.jpg
BMW R7 sebenarnya merupakan sebuah prototipe motor lama yang tidak sempat diproduksi massal dan bahkan tidak hadir dalam sebuah pameran.   BMW yang dirilis tahun 1934 ini sempat menjadi motor yang terlupakan selama 70 tahun namun belum lama bangkit dari kubur pada bulan Juni 2005.  Ongkos produksi yang mahal karena menggunakan teknologi tinggi (pada jamannya) dan perang yang meletus membuat perusahaan banting stir memproduksi motor perang dan memasukan R7 kedalam peti.

BMW R7 merupakan motor berkonsep kecepatan yang tidak pernah diuji di ajang balap, yang mungkin bisa mencatatkan rekor menjadi motor tercepat pada jamannya.  BMW ini menjadi salah satu pelopor suspensi teleskopik bersama dengan motor Nimbus (4 silinder 750 cc – low power – kebanyakan digunakan untuk militer dan kantor pos) yang juga diproduksi pada tahun 1934.  Bedanya adalah, pertama, suspensi teleskopik pada BMW sejak awal telah menggunakan peredam hidrolik sementara Nimbus baru memakainya pada tahun 1939. Kedua, Nimbus pada tahun 1934 itu telah diproduksi massal sementara R7 hanya berupa prototipe (meski lebih sempurna).
Kisah bangkit dari kubur motor tua ini dimulai dari seorang jurnalis yang kebetulan tertarik mengulasnya setelah melihat prototype tersebut di sebuah gunung.  Tidak jelas apakah yang sebenarnya ia lihat, mungkin foto dan artikel majalah tua yang ditemukan di sebuah rumah gunung.

http://i.pbase.com/o6/21/783021/1/135740279.sbGUejav.DSC_7641sc640.JPG
BMW R7 1934 Saat dikendarai di Ameli Island Concours d'Elegance.
Dengan dorongan dari beberapa pihak, MW Mobile Tradition (sekarang bernama BMW Classic), sebuah divisi khusus BMW, mengiyakan restorasi BMW tersebut.  BMW R7 sekarang telah menjalani road show di Eropa.

http://farm6.static.flickr.com/5296/5564735671_3f4e8938d3_b.jpg
BMW R7 1934 Saat dipamerkan di Ameli Island Concours d'Elegance
Motor rancangan Alfred Bouning ini memang tercatat memiliki beberapa keunikan.  Pertama, seperti disebut sebelumnya, sebagai motor pertama yang menggunakan suspensi teleskopik.  Pada tahun 1908, sebenarnya Scott Motorcycles telah merintisnya namun dinilai tidak berfungsi sebagaimana mestinya.  Produksi massal BMW ber-suspensi teleskopik adalah BMW R12, setahun setelah Nimbus, yaitu tahun 1935.
Keunikan lainnya, desain “cangkang” yang terpasang dari area setang dan berakhir di poros roda belakang. Di dalamnya tersimpan mesin dan sistem kelistrikan.
Yang tak kalah unik, lampu rem yang bahkan ditambahi tulisan stop untuk mempertegas bahwa motor ini berhenti. Sementara itu, sistem perpindahan giginya diadposi dari gaya berpindah gigi mobil cog swapping, tetapi dengan kopling tangan.
Mesinnya pun berkapasitas besar pada eranya, yaitu 800 cc. Kala itu, BMW sudah membuat R32 dengan mesin 486 cc. Dengan bentuk bodi yang aerodinamik dan pijakan kaki panjang, R7 memang dirancang untuk kecepatan tinggi sekaligus sebagai kendaraan yang elegan.
Sejumlah hal di atas ditambah teknologi baru lainnya membuat ongkos produksi R7 membengkak. Tak kalah apes, perang kemudian berkecamuk dan orientasi pembuatan motor pun dialihkan, salah satunya ke kendaraan perang. Oleh karenanya, BMW urung diri menghadirkan motor tersebut. Namun setelah restorasi berhasil, kini kita bisa melihat wujudnya sekaligus menilai-nilai, seideal apakah “motor hebat” bagi seorang Alfred Bouning dan BMW pada masa itu.
Berikut ini adalah spesifikasi prototype sepeda motor BMW R7 :
Produksi                : 1934 / 1935
Sifat                        : Prototype
Jenis Mesin           : 4 tak, 2 silinder
Kapasitas                : 790 cc
Boring x Hub         : 83 x 73 mm
Kinerja                   : 35 PS pada 5000 U/min
Bobot                     : 178 kg
Top Speed             : 145 km / jam
Dan berikut adalah galeri BMW R7 1934 dari berbagai sisi :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3VsaDvjJOwL3WVRL8xNWJx9YPEhmXeFrUt6YPmbmGoy3ZSFvjQ4Ldr9PQBQJ7bG_e7lGpae8iMsBzgS5SBjznBn7jaj9UQbPqeuet965HbtxCIg1RZzoA0pfLGkOi4hkWZ26KNN3cZyuE/
BMW R7 1934 Sisi samping kiri belakang.

http://farm5.static.flickr.com/4108/5044349625_5a537e153b_b.jpg
BMW R7 1934 Tanki ber-persneling.

http://farm5.static.flickr.com/4107/5044349615_8beb36620b_b.jpg
BMW R7 1934 Sisi samping kanan depan. Batok lampu.

http://designyoutrust.com/wp-content/uploads6/1934BMW_R7_dyt2.jpg
BMW R7 1934 Sisi kiri belakang.

http://www.thecoolhunter.net/images/stories/2007pics/storiesnew2007pics/marchpics/bmr71.jpg
BMW R7 1934 Sisi depan.

http://www.wired.com/autopia/wp-content/gallery/ten-desirable-motorcycles/bmw-r7.jpg
BMW R7 1934 Sisi kiri.
Dapurpacu.com

Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Skuter Unik dan Cantik Harga Hanya 3600 Dollar

Written By Bodhonk on Sabtu, 09 Maret 2013 | 13.16

Sabtu, 09 Maret 2013

Skuter unik ini bernama Moveo, skuter unik ini diproduksi oleh Antro grup, grup pengembang sarana transportasi pribadi non-profit yang ramah lingkungan dari Hungaria, memperkenalkan Moveo, sebuah skuter listrik yang menjanjikan solusi atas semakin sempitnya lahan parkir di kota-kota besar. Keunggulan Moveo adalah bisa dilipat menjadi berbentuk seperti koper. Bayangkan ketika kamu pergi ke kantor, parkiran penuh, kamu tinggal lipat kendaraanmu dan menentengnya ke ruang kerja seperti koper. Tak perlu takut ada oli yang bocor dan bos marah-marah karena kepeleset, karena desain dalaman motor ini dibuat tertutup dengan sempurna. Buat para wanita juga tidak perlu menahan gengsi, karena desain eksterior motor tampak ini cukup elegan.

UnikBaca.Blogspot.com

Di jalanan, Moveo mampu melaju hingga batas kecepatan maksimal 45 km/jam. Dilihat dari tenaganya, motor ini memang bukan ditujukan untuk memfasilitasi perjalanan jauh, ngetrek, apalagi mudik. Tapi buat warga kota sibuk seperti Jakarta yang berhadapan dengan kemacetan secara rutin, kendaraan portabel seperti ini mungkin akan sangat berguna.

Tapi meskipun secara portabilitas cukup menjanjikan, bukan berarti skuter yang rencananya dibandrol dengan harga sekitar $3600-$4600 ini tak punya kekurangan lho. Kelemahan pertama adalah berat. Dengan berat sebesar 25 kg, tentunya menenteng koper ini menjadi sebuah tantangan tersendiri. Untungnya dalam bentuk koper, Moveo masih mempunyai roda sehingga memudahkan untuk diseret. Kedua, bertenaga listrik, yang sumber tenaganya sendiri belum difasilitasi secara memadai di negara kita.

UnikBaca.Blogspot.com

Buat kamu yang ingin menjajal bagaimana rasanya menunggangi Moveo, harap bersabar. Antro baru berencana untuk memproduksi Moveo secara masal tahun depan dengan jumlah produksi awal sebanyak 4.000 unit. Perusahaan itu juga melihat kemungkinan potensial untuk meningkatkan jumlah produksinya hingga 15.000 unit per tahun.


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

sTrike: Kendaraan Ramah Lingkunagn Berkonsep Sepeda

Written By Bodhonk on Rabu, 27 Februari 2013 | 00.06

Rabu, 27 Februari 2013

strike 1 qtv1q 58

Dirancang oleh Stefano Marchetto, pemogokan adalah kendaraan kota yang menjanjikan Komuter aman dan hijau di jalan raya perkotaan yang padat. Menampilkan kabin berbentuk kepompong, menjamin keselamatan pengendara, kendaraan konsep ini didukung dengan bantuan pedal seperti sepeda biasa. Kendaraan transportasi berkelanjutan secara ekologis oleh mahasiswa berbasis di Milan sangat kompak dalam ukuran dan mudah tergelincir ke dalam ruang parkir yang lebih kecil. Berjalan pada tiga roda, single seater sangat ringan dan bergerak tanpa memerlukan upaya fisik yang terlalu banyak oleh pengendara. Pemogokan akan menjadi transportasi yang sempurna untuk perjalanan jarak pendek yang tidak hanya akan membantu dalam melestarikan lingkungan hidup tetapi juga membantu pengendara untuk memeriahkan tubuh mereka.
strike TAxga 58
strike TAxga 58



strike 1 qtv1q 58
strike 1 qtv1q 58
strike 2 TDkeo 58
strike 2 TDkeo 58
Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Ride : Sepeda MultiFungsi

Written By Bodhonk on Sabtu, 09 Februari 2013 | 22.49

Sabtu, 09 Februari 2013



Sepeda dengan pendekatan bersama-sama segar semua yang menciptakan sensasi di seluruh. Pasar sepeda telah berkembang sampai batas yang luar biasa selama beberapa tahun terakhir. Mengambil tren selanjutnya adalah sepeda keluarga bernama Sepeda multifungsi, yang telah dirancang oleh Hoof van Niels

multifunctional bike

Picture Gallery

Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Urban ATV Motor Bermesin Listrik

Written By Bodhonk on Sabtu, 02 Februari 2013 | 00.25

Sabtu, 02 Februari 2013

urban atv quad 03


Meskipun bergerak di kedua jalan perkotaan dan pedesaan dengan efisiensi yang sama, ATV biasanya berhubungan dengan off-road kunjungan. Namun, Argentina desainer Angela Martin telah merancang konsep ATV inovatif dijuluki "Kota ATV" yang menjanjikan pergantian cepat dan ekologi dalam kota. Menampilkan desain yang kompak, meskipun memadai untuk menampung dua penumpang dengan nyaman, ATV Perkotaan menjadi solusi ideal untuk melawan lalu lintas kota tebal. Didukung oleh mesin listrik, ATV futuris menawarkan drive bersih dan hijau yang membantu dalam mengurangi jejak karbon Anda

urban atv quad 01
urban atv quad 01



urban atv quad 02
urban atv quad 02
urban atv quad 03
urban atv quad 03
urban atv quad 04
urban atv quad 04
urban atv quad 05
urban atv quad 05

Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

VIA : Sepeda Komuter Perkotaan

Written By Bodhonk on Kamis, 31 Januari 2013 | 23.21

Kamis, 31 Januari 2013

via urban commuter bicycle 06

Menawarkan perjalanan yang aman dan berkelanjutan di lingkungan perkotaan, British desainer James Bourne telah datang dengan konsep sepeda yang memiliki frame besar dan roda depan dibuat terutama dari polypropylene didaur ulang diperkuat. Dipuji sebagai "VIA," mendapatkan sepeda komuter perkotaan kekuatan dari struktur batin yang kuat space-frame-seperti, sedangkan kulit terluar memastikan kualitas hasil akhir ke frame. Mempekerjakan aluminium untuk memperkuat komponen tipis, seperti punggung, kursi roda dan pasca-handle bar, sepeda menggunakan plastik untuk menghilangkan karat dari mekanisme.


via urban commuter bicycle 01

Powering lampu depan, belakang dan pedal dengan dinamo dibangun untuk roda belakang, sepeda juga termasuk sensor (di atas lampu belakang) untuk menyalakan lampu mekanis. Sliding pos duduk bersama dengan bingkai, yang membawa pelana lebih dekat ke tanah dan setang, untuk mengakomodasi pengendara yang berbeda dengan mudah, sepeda komuter secara otomatis mengubah gigi untuk memastikan perjalanan yang nyaman. Menyembunyikan kabel rem depan hidrolik dalam frame dan garpu dan rem belakang di dalam rol, sepeda VIA juga menghadirkan sejumlah aksesoris, termasuk pemegang bagasi, kursi bayi dan lampiran trailer, untuk meningkatkan Anda naik experience.

via urban commuter bicycle 06
via urban commuter bicycle 06

via urban commuter bicycle 02
via urban commuter bicycle 02

via urban commuter bicycle 03
via urban commuter bicycle 03

via urban commuter bicycle 04
via urban commuter bicycle 04

via urban commuter bicycle 05
via urban commuter bicycle 05
Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Followers

Arsip Blog

 
Copyright © 2011. Forzant Blog . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website. Inspired from Maskolis