Kejahatan Pembunuhan (ilustrasi)
"Aduhai celaka aku!", teriak Qabil tak percaya dengan apa yang telah dilakukannya. Namun tubuh saudaranya, Habil, telah membiru tinggal seonggok daging. Penyesalannya tak terkira. Ia hanya mampu memandangi wajah pucat Habil yang tewas digenggaman tangannya.
Kisah Habil dan Qabil sangat populer dikalangan muslimin. Mengingat kisah keduanya merupakan tragedi dosa pembunuhan pertama yang dilakukan manusia.
Apa sebenarnya yang melatar belakangi perseteruan kedua putra Adam tersebut? Cukup panjang kisahkeduanya, berikut secara ringkas dirujuk dari tafsir Ibnu Katsir. Kisah keduannya dapat dibaca dalam Surah Al-Maidah ayat 27-31.
Kisah bermula ketika Nabi Adam dan Hawa (Eve) dikaruniai empat orang anak. Pertama kali, Hawa melahirkan anak kembar, yakni Qabil (Cain) dan seorang anak perempuan.
Kemudian, sang ibunda umat manusia melahirkan kembali dua anak kembar, yakni Habil (Abil) dan seorang anak perempuan. Keluarga Adam pun hidup bahagia. Anak-anak tumbuh dengan sehat hingga dewasa.
ekerja mengolah tanah atau bertani. Sementara Habil memilih menjadi peternak. Kehidupan berjalan normal hingga turun perintah Allah pada Nabi Adam.
| Reporter : Afriza Hanifa |
| Redaktur : A.Syalaby Ichsan |
Like This..?? Share This Article.......


0 komentar:
Posting Komentar