Jalan-jalan ke Pelita Online menemukan artikel ini :
Hmmm... Semakin galau ya he... Ini pertama kalinya bagi Korea Selatan dan Indonesia membangun jet tempur generasi 4 keatas, jadi wajar saja masih banyak yang meragukan tingkat keberhasilannya. Lupakan dulu Perancis, China, India, Pakistan, Mesir dan Israel, kita hanya membicarakan proyek KFX/IX.
Kutipan dari artikel yang di posting ARTILERI pada bulan lalu :
Sebuah analisa kecil tentang kemampuan Korea Selatan, T/A 50 Golden Eagle adalah jet latih tempur buatan mereka, sebuh produk unggulan dari negara ginseng tersebut. Indonesia pun berminat untuk mengakuisisi satu skuadron T/A 50 Golden Eagle. Jadi (dengan sedikit alasan he..) admin berpendapat jika rancang bangun untuk KFX/IFX tidak akan menjadi masalah bagi Korsel dan Indonesia -Indonesia juga punya SDM yang mumpuni lho soal rancang bangun pesawat-. Diatas ditegaskanteknologi yang masih belum dikuasai umumnya ada di seputar stealth (siluman). Saya kira ini wajar, hanya butuh waktu.
Rencananya lini produksi untuk KFX/IFX ditarget pada 2020. Sementara Korsel saat ini sangat menginginkan jet tempur canggih melengkapi armada udaranya. Menunggu KFX/IFX masih cukup lama, 8 tahun lagi, itu pun bila tidak molor. Negara-negara di kawasan tersebut seperti China dan Jepang sudah membuat jet tempur generasi ke-5 nya sendiri. Makin galau dah Korsel apalagi ancaman dari Korea Utara akhir-akhir ini semakin meningkat.
Ada juga tawaran dari Boeing, Amerika Serikat kepada Korea Selatan, yaitu F-15 Silent Eagle. Dari pemberitaan, sepertinya Korea Selatan tertarik dengan tawaran Boeing ini. Seandainya memang benar dan deal, bisa dipastikan akan menyedot anggaran yang besar. Imbasnya, pasti mengganggu proyek KFX/IFX. Intinya Korea Selatan saat ini menginginkan yang proyek yang cepat dan pasti untuk menambah kemampuan tempur udaranya.
Pemerintah Korea Selatan juga telah memutuskan untuk memotong anggaran pembangunan KFX/IFX pada 2013, tak lama setelah Turki menarik diri untuk rencana kongsi bersama dalam proyek ini.
Jadi saat ini belum ada masalah serius bagi pembangunan rancang bangun untuk KFX/IFX. Banyak analisis barat yang tidak meragukan kemampuan kedua negara ini untuk membangun KFX/IFX. Hanya saja menurut mereka, salah satu kendala yang mungkin dan akan menyelimuti proyek KFX/IFX, adalah pendanaan. Dari beberapa artikel yang diposting disini, memang terbukti permasalahan dana dan politis lah yang muncul dalam proyek ini.
Kita cuma berharap pemerintahan baru Korea Selatan tetap mengedepankan proyek ini ketimbang mereka membeli pesawat atau melakukan proyek baru (dengan Boeing). Karena hal-hal politis seperti ini akan sangat mempengaruhi masa depan proyek KFX/IFX.
Like This..?? Share This Article..........



0 komentar:
Posting Komentar