Popular Post

Jangan Tergoda Membesarkan Alat Vital!

Written By Bodhonk on Jumat, 14 Juni 2013 | 15.48

Jumat, 14 Juni 2013



RIMANEWS-Kaum pria harus mulai mewaspadai godaan  iklan membesarkan alat vital dengan cara menyuntikkan cairan ke dalam penis. Salah-salah, alat vital Anda tidak dapat digunakan dengan normal untuk selama-lamanya.

Urolog senior Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - RSCM Dr. dr. Nur Rasyid, SpU mengatakan bahwa penis pria yang sudah akil baligh atau berusia 21 tahun sudah tidak bisa membesar.

"Yang realistis, yang penisnya masih bisa dibesarkan ya anak pra pubertal," jelas dia dalam Seminar Disfungsi Ereksi di Jakarta, Rabu.

Menyuntikkan silikon atau parafin ke dalam penis memang dapat membesarkan penis, kata Rasyid, namun efek jangka panjangnya sangat berbahaya.

"Mungkin saat baru disuntik hasilnya bagus, tapi cairan itu kan tidak stabil, bisa jadi bentuk penis berubah saat misalnya silikon berkumpul di bagian depan dan ujung penis membesar sampai tidak bisa penetrasi," tuturnya.
Selain itu, risiko radang juga menghantui para pria yang nekat membesarkan alat vital.

"Kalau disuntik pakai minyak, mungkin bisa bagus sampai tiga bulan. Kalau dilakukan di salon, dari enam bulan sampai setahun. Tapi efek jangka panjang, penis rusak total dan tidak bisa dipakai lagi," imbuhnya

Like This..?? Share This Article.......
Read More | komentar

Rahasia Dari Zaman BATU Yang Masih Tetep Jadi Misteri

 Lukisan atau simbol-simbol yang terdapat di dinding-dinding gua sepertinya adalah asal-usul bahasa tertulis. Pertama kali ditemukan di Perancis dan kemudian ditemukan di berbagai belahan dunia. Kira-kira pesan apa yang bisa kita tangkap dari lukisan atau simbol-simbol ini.


Seorang pengunjung melihat pada dinding-dinding Aula Besar Bulls, gua Lascaux II, Dordogne, Perancis, yang memiliki lukisan-lukisan prasejarah yang indah, sampai sekarang. Hanya baru-baru ini saja para peneliti sudah mulai melihat, setengah lingkaran aneh squiggles, garis dan zigzag yang mengelilingi mereka. Ini mungkin sebuah kunci untuk memahami bentuk-bentuk awal komunikasi manusia.



Lukisan batu ini di Chobe Taman Nasional, Botswana, menggambarkan sebuah eland, gajah dan kijang atau gemsbok. Namun, simbol-simbol yang mengelilingi mereka yang mungkin memegang kunci untuk memahami komunikasi manusia awal.

Garis zigzag tidak muncul sampai 20.000 tahun yang lalu dan 13.000 tahun yang lalu telah menghilang. Bentuk mengular berbentuk sama ada dari 30.000 tahun yang lalu, tetapi juga menghilang dari sekitar 13.000 tahun yang lalu. Simbol serupa telah ditemukan di Australia, Afrika Tengah, Eropa, dan Selatan dan Amerika Utara.


Tangan ini dicat di dinding gua di Rio Pinturas, Argentina. Bentuk tangan yang diciptakan dengan menekan seluruh atau sebagian dari tangan terhadap permukaan, menggunakan cat atau tanah liat.

Meskipun terlihat jelas, simbol ini sangat mengherankan dan langka, ditemukan hanya kurang dari 7 persen dari situs Perancis. Pertama kali ditemukan di Chauvet, dan tampaknya telah menyebar ke berbagai daerah hingga 13.000 tahun yang lalu sampai akhirnya tidak digunakan lagi. Simbol ini juga terdapat di Australia dan Burma.


Simbol Tangan mendominasi mural di sebuah gua asli Australia, menunjukkan seberapa jauh penyebaran simbol tersebut. Terdapat juga simbol spiral di bagian atas atap. Simbol spiral ditemukan di hanya dua situs Perancis, yang mengejutkan para peneliti karena ternyata motif umum dalam budaya ini.

Meskipun langka di Perancis, fitur simbol spiral terdapat pula dalam seni batuan di seluruh dunia, termasuk China, Afrika, Eropa dan Amerika Selatan.



Lukisan-lukisan ini ditemukan di gua Lascaux II. Simbol berbentuk titik seperti yang jelas terlihat tapi begitu juga yang berbentuk segi empat (di sebelah kiri jangka titik). Simbol berbentuk segi empat ditemukan di 20 persen situs dan telah dihubungkan dengan situs di Afrika Selatan, India dan Selatan dan Amerika Utara.


Simbol-simbol ini ditemukan di gua-gua di Rio Pinturas, Argentina. Lingkaran terkonsentrasi di kiri bawah dianggap sebagai contoh-contoh awal dari synecdoche (menggunakan bagian dari sesuatu untuk mewakili keseluruhan), dan cara yang mewakili ide-ide simbolis daripada realistis. Lingkaran serupa di tempat lain telah digunakan untuk mewakili mata di lukisan kuda dan banteng.



Titik dan garis adalah beberapa simbol yang paling sering ditemukan. Titik-titik dalam berbagai ukuran muncul di 42 persen dari situs Perancis, termasuk yang satu ini di Chauvet. Garis-garis ditemukan di lebih dari 70 persen situs dan muncul dari 30.000 tahun yang lalu sampai 10.000 tahun yang lalu.


Bagaimana dengan di indonesia?

Ternyata tidak kalah banyak juga lukisan atau simbol-simbol yang ditemukan di Indonesia. Penemuan lukisan gua di Sulawesi Selatan untuk pertama kalianya dilakukan oleh C.H.M. Heeren-Palm pada tahun 1950 di Leang PattaE.


Di gua ini juga ditemukan cap-cap tangan dengan latar belakang cat merah. Barangkali ini merupakan cap tangan kiri perempuan. Ada pun cap-cap tangan tangan ini dibuat dengan cara merentangkan jari-jari tangan itu di dinding gua kemudian ditaburi dengan cat merah.

Di gua tersebut juga ditemukan lukisan seekor babi rusa yang sedang melompat dengan panah di bagian jantungnya. Barangkali lukisan semacam ini dimaksudkan sebagai suatu harapan agar mereka berhasil berburu di dalam hutan. Babi rusa tadi digambarkan dengan garis-garis horizontal bewarna merah

Lukisan Anoa pada dinding Gua Sumpangbita, Pangkep, Sulawesi Selatan.



Di Maluku, penemu lukisan dinding gua adalah J. Roder pada tahun 1937, walaupun mungkin masyarakat sekitar sudah mengenal sebelum Roder menemukannya. Roder menemuan lukisan gua sebanyak 100 buah di Pulau Seram, pada dinding karang di atas Sungai Tala. Lukisan yang ditemukan berupa gambar-gambar rusa, burung, manusia, perahu, lambang matahari, dan mata.



Selain ditemukan di Pulau Seram, di Maluku lukisan cadas juga ditemukan di Kepulauan Kei, pada tebing batu karang dengan ketinggian 5-10 meter dari atas permukaan laut. Lukisan-lukisan yang ditemukan di Kepulauan Kei pada umumnya hanya berupa garis lurus saja, tetapi ada yang diberi warna pada bagian dalamnya, khususnya untuk gambar manusia.

Kecuali manusia dengan berbagai adegan (menari, berperang, memegang perisai, dan jongkok dengan kedua tangan terangkat), ada pula pola topeng, burung, perahu, matahari, dan bentuk geometrik.

Gaya lukisan yang ditemukan mirip dengan lukisan yang ditemukan di Pulau Seram, Papua Barat, dan Timor, bahkan lukisan di Australia bagian selatan.

Orang yang dianggap mencatat lukisan prasejarah pertama kali di Papua adalah Johannes Keyts (seorang pedagang) dalam perjalanan dari Banda ke pantai Nuw Guinea pada tahun 1678. Ia melewati sebuah tebing karang di tepi teluk Speelman yang dipenuhi oleh tengkorak, sebuah patung manusia, dan berbagai lukisan pada dinding gua tersebut dengan warna merah

Terdapat di gua dan ceruk di Sulawesi Tenggra terdapat di Mentanduro, La Kabori, Kolumbo, Toko, dan wa Bose, sedangkan ceruk-ceruknya adalah La Sabo, Tangga Ara, La Nasrofa, dan Ida Malangi. Semua peninggalan ini terdapat di sekitar kawasan perladangan Liabalano, Kampung Mabolu, Desa Bolo, Kecamatan Kotobu.

Seni cadas yang paling menarik adalah Gua Tamrin dan Gua Ham karena begitu banyak gambar di dalamnya. Gua Tamrin terletak di dekat sungai Marang, memiliki sejumlah lukisan penari bertopeng yang menutupi seluruh bagian kepalanya. Lukisan tersebut mirip dengan tarian adat yang masih berlangsung pada beberapa suku di Papua.

Sementara itu, di Gua Ham ditemukan pola cap seperti penari, tapir, rusa dan tumbuh-tumbuhan. Chazine berpendapat bahwa pola cap tangan yang di jumpai di dalam gua tersebut merupakan yang paling banyak di dunia.

Lukisan dan simbol-simbol yang terdapat di gua-gua tersebut adalah peninggalan sejarah yang sangat berharga. Sampai-sampai lukisan yang terdapat di gua Lascaux, dibuatkan replikanya sehingga yang asli tetap terjaga. 


Like This..?? Share This Article.......
Read More | komentar

Terapi air. Tips Hilangkan Lelah Pada Mata


JAKARTA -Coba luangkan waktu beberapa menit untuk melakukan latihan berikut ini yang dapat mengatasi rasa lelah di mata.

1. Tutup mata dengan telapak tangan
Gosok-gosok kedua telapak tangan Anda selama kira-kira 15-20 detik atau sampai tangan terasa hangat. Kemudian letakkan telapak tangan di atas mata tertutup hingga Anda tidak bisa melihat cahaya sedikit pun. Lakukan latihan yang dapat meredakan ketegangan di mata ini selama satu hingga dua menit, lalu ulangi sebanyak dua kali dalam sehari.

2. Konsentrasi pada satu obyek
Pegang sebuah pensil dan rentangkan lengan Anda ke depan. Konsentrasikan mata pada ujung pensil, lalu secara perlahan bawa pensil sampai ke depan hidung Anda. Kemudian rentangkan tangan kembali perlahan-lahan dan lakukan latihan ini tanpa mengedipkan mata.

3. Terapi air
Letakkan dua bawah mangkuk, satu berisi air panas dan satu lagi berisi air dingin. Pastikan air panas tidak terlalu mendidih hingga bisa membakar kulit Anda dan air dingin harus terasa sedingin es. Celupkan kapas atau kain ke dalam air panas dan kompres mata selama 30 detik. Setelahnya, kapas atau kain dimasukkan ke dalam air dingin dan lakukan cara yang sama. Setelah dilakukan kira-kira sebanyak lima kali, akhiri dengan memijat lembut bagian mata dengan menggunakan handuk.

4. Gerakkan atas ke bawah
Usahakan wajah tegak lurus dan tidak menunduk saat melakukan latihan ini. Gerakkan bola mata ke atas, kemudian perlahan-lahan gerakkan ke bawah. Lakukan latihan ini sebanyak 8-10 kali sehari yang bisa mengurangi rasa lelah akibat terlalu lama membaca atau melihat satu obyek secara terus-menerus.

5. Kedipkan mata
Kedipan mata merupakan jenis latihan yang sangat sederhana. Kedipkan mata Anda setiap 2-3 detik selama dua menit selama terus menerus untuk menyegarkan mata. Latihan seperti ini sangat dianjurkan bagi Anda yang bekerja di depan layar komputer dalam waktu yang cukup lama.


Like This..?? Share This Article.......
Read More | komentar

Foto Mumi Berusia 5300 Tahun Dari Gunung Alpen

Mumi ini diperkirakan berusia 5300 tahun, ditemukan di wilayah penggunungan Alpen. 

mumi-5300-tahun-gunung-alpen

foto-mumi-alpen









Like This..?? Share This Article.......
Read More | komentar

Mengapa Hanya Satu Sisi Bulan Saja yang Bisa Kita Lihat dari Bumi?

Periode rotasi Bulan tidak sama denga periode rotasi Bumi. Periode rotasi Bumi adalah 24 jam (1 hari), sementara periode rotasi Bulan adalah 27.3 hari. 

Wajah bulan yang dilihat oleh seluruh manusia di Bumi, baik di Indonesia maupun di belahan Bumi lainnya selalu nampak sama. 


Mengapa demikian? Wajah Bulan selalu pada sisi yang sama menghadap Bumi karena periode rotasi Bulan sama dengan periode revolusinya (waktu yang dibutuhkan untuk mengitari Bumi). Kenapa kedua periode ini bisa sama, disebabkan oleh fenomena yang dinamakan tidal locking atau penguncian pasang/gravitasi. 

Fenomena penguncian gravitasi ini adalah fenomena umum dalam sistem gravitasi. Banyak satelit planet-planet lain juga terkunci gravitasi dengan planet induknya. 

Kenapa fenomena tidal locking terjadi adalah karena adanya torsi yang diberikan Bumi kepada Bulan, dan Bulan bereaksi dengan menyesuaikan periode rotasinya sehingga tercapai kesetimbangan yaitu saat periode rotasinya sama dengan periode revolusinya. 


Mengapa Bulan Berbentuk Sabit?

Fase Bulan (sabit maupun yang lain) terjadi karena kita yang di Bumi mengamati sinar matahari jatuh ke Bulan pada sudut pandang yang berbeda-beda. 

Diagram berikut ini menggambarkan bagaimana posisi Bulan relatif terhadap Matahari dan Bumi menghasilkan fase Bulan sebagaimana kita lihat di Bumi. 


Like This..?? Share This Article.......



Sumber :
langitselatan.com
Read More | komentar

Foto Kepala Matador Tembus Sampe Mata Di Tanduk Baanteng

Sungguh luar biasa matador ini walau kepala tertembus tanduk banteng hingga mata copot masih bisa selamat dan hidup setelah operasi, lihat tuh fotonya tanduk banteng waktu menembus kepalanya, bisa dibayangin gimana rasanya.










Like This..?? Share This Article.......
Read More | komentar

Followers

Arsip Blog

 
Copyright © 2011. Forzant Blog . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website. Inspired from Maskolis