Popular Post

Jangan Sembarangan Minum Obat Pencahar

Written By Bodhonk on Jumat, 11 Oktober 2013 | 15.02

Jumat, 11 Oktober 2013


KOMPAS.com - Tanpa penanganan yang serius, konstipasi atau sembelit bisa menjadi masalah kronis. Namun, bukan berarti masalah ini bisa terselesaikan hanya dengan meminum obat pencahar. 

"Obat pencahar hanya pertolongan pertama," kata Astrid Karina D., dokter umum dari Klinik Nirmala, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Ahli medis pun tidak merekomendasikan penggunaan obat pencahar yang terus-menerus dan dalam jangka waktu lama. Makanya, dr. Suria Nataatmadja, Group Medical Affairs Manager PT Boehringer Ingelheim Indonesia menegaskan, obat pencahar keluaran perusahaannya, Dulcolax, hanya boleh diminum paling lama dalam empat pekan. 

"Kalau pola konstipasi tidak berubah atau memburuk, harus ke dokter," imbuhnya.

Toh, Chudahman Manan, Ketua Pengurus Besar Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI), menyarankan, penderita sebaiknya tidak langsung mengonsumsi obat-obatan pencahar saat terjadi masalah pembuangan ini. "Harus dilihat dulu akar masalahnya," jelas Chudahman.
Apalagi, konstipasi bisa terjadi karena banyak hal. Misalnya, kurangnya tubuh kurang bergerak. Ini biasanya terjadi pada orang sakit yang terlalu lama berbaring. Kurangnya aktivitas gerak tubuh membuat otot usus menjadi  lemah sehingga tidak bisa mendorong pembuangan.
Konstipasi juga bisa terjadi karena kekurangan asupan makanan atau cairan. Kekurangan asupan makanan kerap terjadi pada orang yang sedang menjalankan diet. Soalnya, pelaku diet kerap tidak bisa menjaga asupan serat saat mereka mengurangi porsi makan.
Kekurangan cairan pun mengundang konstipasi. Sebab, jika cairan kurang, bahan makanan yang masuk ke usus merljadi terlalu padat dan sukar dikeluarkan.
Penyebab konstipasi lainnya adalah efek asupan obat. Misal, ungkap Chudahman, penderita jantung biasanya mengonsumsi obat yang menenangkan saraf. Alhasil, semua otot tubuh jadi lebih rileks, termasuk otot usus, dan ini berujung pada konstipasi.
Yang paling ironis, ternyata obat pencahar juga bisa menjadi bumerang bagi penderita konstipasi. Obat pencahar bisa membuat penderita ketergantungan. Obat pencahar juga mengacaukan ritme tubuh dan mendorong terjadi konstipasi lanjutan.
Makanya, untuk mengatasi konstipasi, para pakar medis menganjurkan pertama kali, penderita memperbaiki pola hidup. Misalnya, meningkatkan konsumsi makanan berserat, meningkatkan asupan cairan ke dalam tubuh, memperbanyak aktivitas gerak, mengurangi makanan berminyak dan sukar dicerna, serta memperbaiki pola diet. Chudahman juga menganjurkan penderita konstipasi mengatur kebiasaan BAB.
Untuk mengeluarkan feses yang keras, dokter akan memberikan cairan bernama enema. Cairan licin ini akan dimasukkan lewat anus sehingga memudahkan pembuangan.
Jika harus mengonsumsi obat pencahar, Chudahman meminta pasien tidak sembarangan memilih, meski saat ini banyak obat pencahar yang dijual bebas.
Obat pencahar yang berbahaya biasanya memaksa defekasi dengan memperbanyak volume cairan dalam usus sehingga menimbulkan efek ingin buang air besar. Padahal, volume cairan itu diambil dari organ tubuh. Ini menyebabkan kekeringan dan kerusakan dinding usus.
Obat pencahar juga bisa menimbulkan efek diare alias BAB sampai lebih dari lima kali sehari. Pada saat diare, air dan elektrolit yang dibutuhkan tubuh dipaksa keluar. Padahal, organ tubuh seperti jantung membutuhkan elektrolit untuk memompa darah. Nah, diare berkepanjangan bisa menyebabkan denyut jantung ikut melemah.
Karena itu, Anda harus memilih obat pencahar yang lolos uji klinis. Obat pencahar yang merangsang pergerakan otot peristaltik usus lebih baik. Obat semacam ini akan menimbulkan keinginan buang air besar hanya ketika volume sisa makanan sudah cukup untuk dikeluarkan.

Pilih yang sudah teruji klinis
Untuk mengurangi risiko mengonsumsi obat, ada baiknya, Anda mengonsumsi obat yang telah teruji klinis alias sudah ada bukti batas aman penggunaan obat. 

Suria bilang, obat pencahar yang baik bukan sekadar merangsang terjadinya proses defekasi atau buang air besar (BAB). Obat itu juga bisa memperbaiki frekuensi konstipasi tanpa menyebabkan ketergantungan serta sekaligus mengurangi rasa kembung dan rasa tidak nyaman dalam perut.

Chudahman menyarankan agar penderita konstipasi mengonsumsi obat pencahar yang merangsang gerak peristaltik usus. Obat pencahar jenis ini biasanya memilild kandungan bisacodyl.
Suria menambahkan, obat pencahar yang baik juga memiliki lapisan bernama salur enterik. Lapisan ini membawa obat langsung ke usus besar, tanpa diserap tubuh. Jadi, obat ini tidak mengganggu organ tubuh lainnya.(Sanny Cicilia Simbolon)
Like This..?? Share This Article......

Read More | komentar

Atasi Sembelit dengan 6 Resep Alami Ini


KOMPAS.com - Konstipasi atau sembelit hampir pernah dialami oleh setiap orang. Banyak yang menyangka kalau sembelit hanya terjadi pada orang yang buang air besar (BAB) tidak teratur alias tidak setiap hari. Padahal, sebenarnya tidak ada aturan pasti berapa kali orang harus BAB dalam setiap minggu atau setiap hari.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan sembelit. Diet makanan yang kurang serat, minum, olahraga, serta ketergantungan pada obat pencahar, stroke, dan masalah pada usus besar, semua bisa jadi sebab.

Beberapa jenis obat-obatan juga bisa menjadi faktor penyebab terjadinya sembelit. Termasuk obat golongan narkotika, antasid yang mengandung aluminium dan kalsium, obat hipertensi, antidepresan, suplemen zat besi, antiparkinson, dan antisesak.

Penggunaan obat pencahar secara terus menerus untuk mengatasi sembelit sangat tidak dianjurkan. Selain membuat Anda menjadi tergantung dengan obat tersebut, efek yang terjadi dalam tubuh juga tidak baik. Sebab, usus tidak dirangsang untuk bekerja sendiri.

Nah, bila Anda mengalami sembelit, cobalah untuk minum air putih dalam jumlah banyak, 2-4 gelas. Anda juga bisa mengonsumsi pepaya. Sebab, pepaya mengandung papain yang dapat melunakkan feses. Kalau cara tersebut tidak berhasil, Anda juga masih bisa mencoba beberapa ramuan yang ditemukan ahli tanaman obat di bawah ini : 

1. Daun wungu (Graptophyllum pictum (L). Griff
Daun wungu (atau pada beberapa literatur disebut dengan daun ungu) mengandung alkaloid non toksik, glikosod, steroid, saponin, tanin dan lendir. Saponin inilah yang mempunyai efek sebagai pencahar ringan (mild laxative).

Cara memanfaatkannya : Daun wungu segar tujuh lembar, rebus dengan dua gelas air hingga jadi satu gelas. Saring kemudian minum.

2. Kejibeling (Strobilanthes crispus Bl
Kejibeling mengandung berbagai bahan kimia seperti kalium, asam silikat, natrium, kalsium, serta beberapa senyawa lain. Di samping itu, kejibeling mempunyai efek pencahar dan diuretik, sehingga baik untuk penderita sembelit.

Cara memanfaatkannya : Setengah genggam daun keji beling segar dicuci hingga bersih. Kemudian rebus dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Saring dan minum.

3. Ketepeng Cina (Cassia alata L.
Daun ketepeng cina mengandung zat samak serta bersifat sebagai laksatif. Selain itu, tanaman ini juga memiliki rasa pedas, hangat, insektisidal, obat cacing, obat kelainan kulit yang disebabkan oleh parasit kulit. Efek farmakologi terutama didapat dari daunnya. 

Cara memanfaatkannya : Daun ketepeng cina muda dan segar sebanyak tujuh lembar dididihkan dengan dua gelas air hingga tersisa satu gelas. Angkat, saring, dan minum.

4. Lidah buaya (Aloe vera
Selain bermanfaat untuk rambut dan mengobati luka, lidah buaya juga berfungsi sebagai pencahar. Getah daun lidah buaya merupakan perantara pembersih yang cukup kuat. Namun, kandungan pencahar yang cukup kuat pada lidah buaya, anthraquinone, terkadang dapat menimbulkan diare dan kram usus. Itu sebabnya, harus digunakan dengan hati-hati. Ada baiknya melakukan konsultasi dengan ahli herbal atau naturopati.

Selain itu, lidah buaya kaya dengan kandungan kimia seperti aloin, barbaloin, isobarbaloin, aloe-emodin, dan aloesin.

Cara memanfaatkannya : Separuh batang lidah buaya dicuci hingga bersih. Kemudian buang kulitnya. Isinya lantas dicincang, seduh dengan setengah cangkir air panas. Tambahkan satu sendok makan madu. Selagi hangat dimakan dua kali sehari. Catatan: Ramuan tersebut tidak diperuntukkan bagi wanita hamil, haid, dan penderita diare.

5. Mengkudu (Morinda citrifolia L.
Buah mengkudu disebut sebagai buah ajaib. Sebab, banyak khasiat yang bisa didapat dari mengkudu atau buah pace ini. Buah mengkudu mengandung alkaloid triterpenoid. Selain itu. mengkudu juga mengandung morindon yang merupakan zat warna merah dan berkhasiat sebagai pencahar.

Cara memanfaatkannya : Dua buah mengkudu masak dicuci dan parut. Tambahkan sedikit garam. Aduk hingga rata. Lalu peras dengan kain. Minum dua kali sehari.

6. Temulawak (Curcuma xanthorriza
Tanaman yang termasuk dalam keluarga Zingiberaceae ini mempunyai sifat agak pahit, antisembelit, antiradang, tonikum, diuretik, dan bakteriostatik. Efek tersebut didapat dari penggunaan rimpang, baik segar maupun dikeringkan.

Cara memanfaatkannya : Rimpang temulawak digiling halus bersama biji sesawi. Beri sedikit air. Peras, kemudian airnya diminum.

Atau, rimpang temulawak diiris ditambah dengan asam jawa dan gula jawa. Setelah itu tuangkan air mendidih, saring. Airnya kemudian diminum.

Catatan: Jika Anda mengalami sembelit secara terus menerus, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter. @

Like This..?? Share This Article......
Read More | komentar

Susah BAB Jangan Dianggap Enteng



KOMPAS.com- Perbedaan antara pria dan wanita dalam hal kesehatan meliputi banyak hal, salah satunya adalah saluran pencernaan. Perbedaan ini menyebabkan para wanita punya kecenderungan mudah mengalami keluhan perut kembung dan sembelit dibanding kaum pria.


Pakar gastroenterologi dan pendiri Digestive Centre for Women di Washington D.C, Dr. Robynne Chutkan menjelaskan, penyebab utama dari keluhan ini adalah usus wanita yang lebih panjang ketimbang pria.



Usus besar (colon) wanita memiliki ukuran lebih panjang 10 sentimeter. Chutkan mengibaratkan saluran pencernaan ini sebagai tali temali yang rumit bagi  wanita dan sepatu kuda yang simple bagi kaum pria.



Usus dengan ukuran lebih panjang memang bertujuan agar wanita dapat menyerap lebih banyak cairan saat melahirkan. "Wanita harus memastikan cairan amniotik (plasenta) selalu dalam keadaan penuh. Kondisi ini didukung sirkulasi dan volume darah yang meningkat selama kehamilan," kata Chutkan.



Selain panjang usus, mudahnya wanita kembung juga karena bentuk panggul yang berbeda. Chutkan menjelaskan, bentuk panggul wanita lebih bulat dibanding pria. Akibatnya, usus besar wanita lebih banyak mengisi panggul dibanding pria. Sementara rahim, tuba falopi, dan indung telur berada di atasnya. Sedangkan pada pria, posisi ini hanya ditempati prostat.



Selain dari sisi fisik, Chutkan juga menyebutkan hormon sebagai faktor penting penyebab kembung. Kadar testosteron yang lebih tinggi pada pria menyebabkan dinding perut mereka lebih kuat. Sehingga usus yang ada lebih kokoh berada di posisinya.



Sedangkan wanita memiliki dinding perut yang lebih lemah, akibat komposisi hormon yang dihasilkan. Hal ini mempengaruhi posisi usus, sehingga menyebabkan wanita lebih sering kembung. Kehamilan yang terjadi, membuat kondisi ini makin parah.



Dengan kondisi ini, menurut Chutkan, masalah kembung bukanlah isu remeh bagi wanita. Fluktuasi hormon esterogen dan progesteron pada wanita mempengaruhi saluran pencernaan, yang kemudian menyebabkan kembung.



"Pemberian suplemen serat tidak menyelesaikan masalah kembung yang diderita wanita. Hal ini dikarenakan masalahnya ada pada dasar panggul. Pemberian suplemen akan membuat masalah semakin parah," kata Chutkan.



Sedangkan terkait sembelit, Chutkan menjelaskan, hal ini bisa dikarenakan lemahnya dasar panggul. Keadaan ini disebabkan kelahiran anak dan proses penuaan yang terjadi pada wanita.



Kembung sebetulnya merupakan sindrom masalah pada usus. Kembung dapat dipicu oleh stres, antibiotik, atau kebiasaan mengunyah permen karet 



Saat kembung biasanya perut hanya akan membengkak beberapa inchi. Namun pada beberapa orang pembengkakan bisa beberapa kali lipat. Kondisi mereda setelah semalam sebelum tiba serangan berikutnya.



Bagaimana hormon mempengaruhi kembung ?



Fluktuasi hormon dalam siklus bulanan menjadi pemicu utama kembung. Menurut konsultan konsultan kebidanan dan kandungan di BMI The Sloane Hospital, London, Leila Hanna, fluktuasi hormon menyebabkan otot perut menjadi rileks dan mengakibatkan kembung.



"Beberapa wanita mengalami perut kembung sebelum periode bulanan. Hal ini dikarenakan meningkatnya level progesteron," kata Leila.



Selama ovulasi, jelas Leila, indung telur memproduksi lebih banyak progesteron yang menyebabkan otot perut rileks. Kondisi otot yang tak sekencang biasanya inilah yang menyebabkan perut kembung. Kondisi makin parah saat menjelang menopause.



Fluktuasi hormon juga menyebabkan otot usus menjadi rileks. Akibatnya usus menyalurkan lebih sedikit makanan dibanding biasanya ke dalam saluran pencernaan. Hal ini bisa menyebabkan konstipasi yang memicu kembung.



Walaupun terdengar menyebalkan, kembung ini bisa diatasi. Hanna menyerankan wanita rutin mengkonsumsi serat untuk mengatasi kembung akibat efek fluktuasi hormon.


Like This..?? Share This Article......
Read More | komentar

Kenapa Wanita Gampang Kembung dan Sembelit?



KOMPAS.com- Perbedaan antara pria dan wanita dalam hal kesehatan meliputi banyak hal, salah satunya adalah saluran pencernaan. Perbedaan ini menyebabkan para wanita punya kecenderungan mudah mengalami keluhan perut kembung dan sembelit dibanding kaum pria.

Pakar gastroenterologi dan pendiri Digestive Centre for Women di Washington D.C, Dr. Robynne Chutkan menjelaskan, penyebab utama dari keluhan ini adalah usus wanita yang lebih panjang ketimbang pria.

Usus besar (colon) wanita memiliki ukuran lebih panjang 10 sentimeter. Chutkan mengibaratkan saluran pencernaan ini sebagai tali temali yang rumit bagi  wanita dan sepatu kuda yang simple bagi kaum pria.

Usus dengan ukuran lebih panjang memang bertujuan agar wanita dapat menyerap lebih banyak cairan saat melahirkan. "Wanita harus memastikan cairan amniotik (plasenta) selalu dalam keadaan penuh. Kondisi ini didukung sirkulasi dan volume darah yang meningkat selama kehamilan," kata Chutkan.

Selain panjang usus, mudahnya wanita kembung juga karena bentuk panggul yang berbeda. Chutkan menjelaskan, bentuk panggul wanita lebih bulat dibanding pria. Akibatnya, usus besar wanita lebih banyak mengisi panggul dibanding pria. Sementara rahim, tuba falopi, dan indung telur berada di atasnya. Sedangkan pada pria, posisi ini hanya ditempati prostat.

Selain dari sisi fisik, Chutkan juga menyebutkan hormon sebagai faktor penting penyebab kembung. Kadar testosteron yang lebih tinggi pada pria menyebabkan dinding perut mereka lebih kuat. Sehingga usus yang ada lebih kokoh berada di posisinya.

Sedangkan wanita memiliki dinding perut yang lebih lemah, akibat komposisi hormon yang dihasilkan. Hal ini mempengaruhi posisi usus, sehingga menyebabkan wanita lebih sering kembung. Kehamilan yang terjadi, membuat kondisi ini makin parah.

Dengan kondisi ini, menurut Chutkan, masalah kembung bukanlah isu remeh bagi wanita. Fluktuasi hormon esterogen dan progesteron pada wanita mempengaruhi saluran pencernaan, yang kemudian menyebabkan kembung.

"Pemberian suplemen serat tidak menyelesaikan masalah kembung yang diderita wanita. Hal ini dikarenakan masalahnya ada pada dasar panggul. Pemberian suplemen akan membuat masalah semakin parah," kata Chutkan.

Sedangkan terkait sembelit, Chutkan menjelaskan, hal ini bisa dikarenakan lemahnya dasar panggul. Keadaan ini disebabkan kelahiran anak dan proses penuaan yang terjadi pada wanita.

Kembung sebetulnya merupakan sindrom masalah pada usus. Kembung dapat dipicu oleh stres, antibiotik, atau kebiasaan mengunyah permen karet 

Saat kembung biasanya perut hanya akan membengkak beberapa inchi. Namun pada beberapa orang pembengkakan bisa beberapa kali lipat. Kondisi mereda setelah semalam sebelum tiba serangan berikutnya.

Bagaimana hormon mempengaruhi kembung ?

Fluktuasi hormon dalam siklus bulanan menjadi pemicu utama kembung. Menurut konsultan konsultan kebidanan dan kandungan di BMI The Sloane Hospital, London, Leila Hanna, fluktuasi hormon menyebabkan otot perut menjadi rileks dan mengakibatkan kembung.

"Beberapa wanita mengalami perut kembung sebelum periode bulanan. Hal ini dikarenakan meningkatnya level progesteron," kata Leila.

Selama ovulasi, jelas Leila, indung telur memproduksi lebih banyak progesteron yang menyebabkan otot perut rileks. Kondisi otot yang tak sekencang biasanya inilah yang menyebabkan perut kembung. Kondisi makin parah saat menjelang menopause.

Fluktuasi hormon juga menyebabkan otot usus menjadi rileks. Akibatnya usus menyalurkan lebih sedikit makanan dibanding biasanya ke dalam saluran pencernaan. Hal ini bisa menyebabkan konstipasi yang memicu kembung.

Walaupun terdengar menyebalkan, kembung ini bisa diatasi. Hanna menyerankan wanita rutin mengkonsumsi serat untuk mengatasi kembung akibat efek fluktuasi hormon.


Like This..?? Share This Article......
Read More | komentar

Sehat Dengan Terapi Refleksi Pada Tangan

Written By Bodhonk on Kamis, 10 Oktober 2013 | 15.53

Kamis, 10 Oktober 2013


1. SAKIT KEPALA Area Refleksi yang efektif untuk sakit kepala terletak di sisi kiri dan kanan jari tengah, di bagian telinga kiri dan telinga kanan, serta ubun-ubun. Dapat pula dilakukan perangsangan pada titik refleksi berdasarkan penyakit tertentu yang menyebabkan sakit kepala, seperti limpa, tekanan darah tinggi, mata kiri, mata kanan, dan tekanan darah rendah.

2. PUNDAK PEGAL Area refleksi untuk pundak terletak di bagian pangkal telunjuk kelingking, yaitu pada titik lelah, kelelahan, lengan kanan, dan lengan kiri. Jika bagian lever dan saluran lever terasa tidak enak, bagian ini dapat dirangsang sekaligus.

3. TEKANAN DARAH TINGGI (HIPERTENSI)Area refleksi yang efektif untuk hipertensi terletak disisi jari tengah pada zona ginjal kiri dan kanan. Lakukan juga perangsangan pada titik jantung bagian kanan, jantung bagian kiri, ana ginjal kanan, anak ginjal kiri, dan tekanan darah tinggi serta titik akupunktur shixuan yang terletak di ujung-ujung jari. refleksi ini sebaiknya dilakukan secara rutin setiap hari. Dengan demikian tensi darah yang tinggi dapat dikendalikan perlahan-lahan.

 4. TEKANAN DARAH RENDAH (HIPOTENSI) Untuk menormalkan tekanan darah terapi refleksi dapat dilakukan dengan merangsang zona refleksi tekanan darah rendah, anak ginjal kanan, dan anak ginjal kiri. Titik akupunktur peningkat tekanan yang terletak di belakang Telapak Tangan dekat pergelangan tangan dapat dikombinasikan dengan terapi refleksi.

5. KELELAHAN MATA Daerah refleksi yang efektif untuk kelelahan mata berpusat di lever, ginjal kiri, mata kanan, mata kiri, anak ginjal kanan, dan anak ginjal kiri, radang kandung empedu.

6. ANEMIA Daerah refleksi yang tepat untuk anemia terletak di lever, limpa, anak ginjal kanan, anak ginjal kiri, organ otak (berada di titik shi xuan jari tengah dan titik shi xuan ibu jari), dan lambung.

7. PENYAKIT DINGIN Untuk penyakit dingin refleksi yang efektif terletak di lever, ginjal kiri, ginjal kanan, qi limpa lemah, anak ginjal kanan, anak ginjal kiri, dan titik lever yaitu titik lelah berkhasiat bagi pengobatan penyakit dingin. Selain itu lakukan pemijatan pada titik akupunktur Yang Xi di bagian bawah pada bagian Telapak Tangan atau di punggung tangan.

8. PUSING DAN TINITUS Dalam ilmu pengobatan timur disebutkan bahwa ginjal berpengatuh besar terhada tinitus. Maka daerah refleksi untuk mengurangi tinitus dan pusing selain pada telinga kanan, telinga kiri, vertigo, titik Shi xuan ibu jari, Shi xuan jari tengah, ginjal kiri dan kanan juga harus dirangsang. Dengan demikian rasa pusing dan tinitus akan hilang perlahan.

9. KEMANDULAN Terapi refleksi dapat dilakukan denan menekan daerah refleksi reproduksi, rahim / prostat kandungan/ alat reproduksi dan kelenjar hormon. Delam terapi ini diperlukan ketekunan dan kesabaran.

10. DEPRESI Daerah refleksi yang efektif terletak pada limpa, kelenjar hormon, hati cemas dan kelelahan. Bagi penderita depresi yang disertai kelelahan fisik lakukan istirahat yang cukup dan jangan lupa makan secara teratur.

11. MUDAH TERSINGGUNG Sasaran terapinya terutama pada lambung, prosat, buah zakar rahim/ prostat, hipertiroid (kelenjar gondok), kelelahan dan lever. Saat merasa tersinggung rangsanglah daerah tersebut dalam beberapa menit dengan demikian emosi akan berkurang perlahan-lahan. Selain itu beristirahatlah yang cukup dan alihkan emosi kepada hal lain dengan berpikir secara positif, rileks, dan bersyukur serta komsumsikan makanan yang bergizi seimbang.

 12. GANGGUAN FISIOLOGIS Daerah refleksi untuk gangguan fisiologis terletak pada bagian anak ginjal kiri, anak ginjal kanan, rahim / prostat, tulang ruas pinggang hati cemas dan kelenjar hormon. Jika dilakukan setiap hari perangsangan pada bagian tersebut akan berkhasiat menormalkan sekresi hormon kegelisahan akibat gangguan fisiologis akan berangsur-angsur hilang.

13. INSOMNIA Daerah refleksi yang efektif terletak di samping pangkal telunjuk yaitu daerah insomnia dan banyak mimpi / menopause. Selain itu lakukan pula perangsangan sekaligus pada zona hiperteroid, lever dan lelah.

14. RAMBUT RONTOK DAN BERUBAN Terapi dapat dilakukan dengan merangsang bagian ginjal kiri , ginjal kanan, anak gijal kanan, anak ginjal kiri, pankreas, buah zakar / indung telur kiri, buah zakar / indung telur kanan, limpa hiperteroid, tulang ruas pinggang, paru-paru kanan, paru-paru kiri penyakit, penyakit kewanitaan dan kelenjar hormon.

 15. JERAWAT Refleksi dapat dilakukan pada daerah lambung , usus, hiperteroid, lever paru-paru kiri dan paru-paru kanan.

16. GANGGUAN MENOPAUSE Refleksi dapat dilakukan dengan merangsang daerah refleksi yang terletak di pangkal telunjuk juga di bagian banyak mimpi / menopause, lever, hiperteroid, limpa, rahim, prostat, reproduksi dan kelenjar hormon perangsangan tersebut tidak hanya meningkatkan sekresi hormon tapi sekaligus menenangkan pikiran.

17. GAIRAH SEKSUAL MENURUN Daerah refleksi yang efektif terletak dibagian rahim/ prostat, lever, lambung, lelah, kelelahan, anak ginjal kiri, anak ginjal kanan, ginjal kiri, ginjal kanan, kelenjar hormon, buah zakar / indung telur kanan, buah zakar / indung telur kiri dan reproduksi ada baiknya sekaligus merangsang meridian usus besar. Dengan demikian khasiat yang diperoleh akan lebih baik.

18. PENYAKIT JANTUNG Daerah refleksi yang tepat terdapat pada denyut jantung tidak beraturan, debar-debar, jantung bagian kanan dan cabang saluran pernapasan.

19. DIABETES Daerah refleksi yang efektif di sekitar pangkal ibu jari tangan kanan. Jika daerah refleksi tersebut terasa sakit kemungkinan tubuh memang menderita diabetes. Lakukan rangsangan pada darah refleksi pankreas, limpa, hiperteroid, meridian limpa dan kelenjar hormon.

20. PENYAKIT LEVER Area refleksi untuk penyakit lever yaitu lever, limpa, pembengkakan dan penggumpalan, dan hati cemas, yang merupakan tempat refleksi untuk melacak kelainan lever. Coba lakukan perangsangan pada titik tersebut. Bila tidak enak atau sakit, itu pertanda terjadi gangguan pada lever lakukan terapi dengan tekun.

 21. PENYAKIT GINJAL Terapi refleksi yang efektif untuk penyakit ginjal terletak di ginjal kiri dan kanan. Titik-titik yang berkaitan dengan penyakit ginjal seperti anak ginjal kanan, anak ginjal kiri kandung kemih dan rahim / prostat juga baik dirangsang. Pengobatan penyakit ginjal umumnya memakan waktu yang lama, maka terapi reaksi perlu dilakukan dengan tekun.

 22. LUKA LAMBUNG DAN LUKA USUS 12 JARI Jika lambung dan usus sakit, sakitnya juga dapat dirasakan pada titik refleksi lamung dan usus. Maka tekanlah titik tersebut. Selain itu rangsanglah area refleksi Gastroptosia, usus 12 jari dan pankreas. Meridian usus besar dan meridian lambung sebaiknya dirangsang sekaligus. Tapi jika terjadi pendarahan jangan lakukan terapi refleksi, kecuali gejalanya telah ringan dan sembuh.

23. DENYUT JANTUNG CEPAT DAN NAFAS PENDEK Terapi refleksi dapat dilakukan dengan merangsang titik Bronkhus atau cabang saluran pernapasan, paru-paru kanan, paru-paru kiri denyut jantung tidak beraturan dan berdebar-debar. Untuk membantu perangsangan titik akupunktur dapat juga dilakukan pada Zhongchong yang posisinya terletak disamping kuku jari tengah dan He Gu.

24. GANGGUAN LAMBUNG DAN SELERA MAKAN BERKURANG Dapat dilakukan terapi refleksi untuk mengurangi sesak lambung dan menurunnya nafsu makan. Daerah refleksi yang efektif untuk gangguan lambung duudenum atau usus 12 jari, anak ginjal kanan dan anak ginjal kiri.

25. DIARE refleksi untuk penyakit diare dapat dilakukan dengan menekan daerah usus, meridian usus kecil, meridian usus besar, lambung, radang kandung empedu, meridian empedu, maag dan usus, dan zona reaksi pankreas. Rangsanglah bagian tersebut selama beberapa menit dan gejalanya akan terkendali perlahan-lahan. Jika terserang diare kronis perangsangan pada daerah refleksi dapat dilakukan setiap hari. Selain itu penderita harus menjernihkan pikiran dan menghindari hal-hal yang menyebabkan stress.

26. SULIT BUANG AIR BESAR Daerah refleksi untuk konstipaso terletak di zona konstipasi yaitu pada bagian perut bagian tengah, lambung, ginjal kanan, ginjal kiri, meridian usus kecil dan meridian usus besar.

27. RASA LELAH KRONIS Daerah refleksi yang tepat adalah lever, lelah dan kelelahan, sebaiknya perangsangan dilakukan pada kedua telapak tangan secara bergantian. Lakukan juga kombinasi perangsangan pada zona refleksi lambung, kandung kemih, limpa dan tulang ruas pinggang.

28. RABUN PADA USIA LANJUT Lakukan rangsangan pada daerah refleksi yang terletak di jari kelingking, mata kiri, mata kanan, lever, ginjal kiri, ginjal kanan.

29. KEGEMUKAN (OBESITAS) Daerah refleksi yang efektif untuk kegemukan adalah lambung, tulang ruas pinggang dan usus 12 jari. Sedangkan bagi wanita kegemukan yang telah menopause perlu merangsang bagian banyak mimpi / menopause.

30. MENUNDA PENUAAN DAN MENINGKATKAN KESEHATAN Daerah refleksi yang efektif terletak pada lever, anak ginjal kanan, anak ginjal kiri, limpa dan rahim/ prostat.

31. ALERGI Terapi refleksi dapat dilakukan pada daerah anak ginjal kanan, anak ginjal kiri, limpa, lever, paru-paru kanan, paru-paru kiri dan kelenjar hormon.

32. MENGOMPOL Daerah refleksi yang efektif adalah titik mengompol yang terletak di jari kelingking, kandung kemih, ginjal kiri, ginjal kanan, anak ginjal kiri, anak ginjal kanan. Bagi yang kurang lancar buang air kecil dapat merangsang area kurang lancar buang air kecil terletak di sebelah atau berseberangan dengan daerah mengompol.

33. HIPERHIDROSIS (KERINGAT BERLEBIHAN) Terapi refleksi dapat dilakukan di area hiperteroid, tulang ruas leher tulang pinggang, kelenjar hormon paru-paru kiri, dan kanan usus 12 jari. Kalau refleksi dilakukan dengan tekun akan berkhasiat menormalkan sekresi hormon, sehingga keringat akan kembali normal



Like This..?? Share This Article......
Read More | komentar

Khasiat Pohon Kemuning



Bunga Kemuning dikenal menghasilkan wangi yang tajam terutama pada malam hari. Tanaman kemuning yang memiliki nama daerah kamuning (Sunda, Menado, Makasar), kemuning atau kumuning (Jawa), kemoning (Bali), kamuni (Bima), dan kamoni (Ambon) ini ternyata mengandung cadinene, methyl-anthranilate, bisabolene, B-caryophyllene, geraniol, carene-3, eugenol, citronellol, methyl-salicylate, paniculatin, tanin dan coumurrayin pada daun, serta scopoletin pada bunga dan semi-a-carotenone pada buah. Kemuning disebut juga orangejasmine dalam bahasa Inggris karena tanaman ini memiliki bentuk bunga seperti melati (putih dan kecil) serta wanginya pun harum.

Karena kandungan-kandungan tersebut, kemuning dikenal pula bisa berkhasiat sebagai obat, baik pada bagian daun, ranting, akar dan juga kulit batang. Kemuning berkhasiat sebagai pemati rasa (anestesia), penenang (sedatif), antiradang, anti-rematik, anti-tiroid, penghilang bengkak, pelancar peredaran darah dan penghalus kulit.

Hasil Penelitian
Beberapa penelitian telah dilakukan untuk membuktikan efek farmakologis dari kemuning, seperti :

1. Infus daun kemuning dengan dosis 1.000mg serbuk/kg berat badan mencit albino untuk efek analgesik dengan bahan pembanding asetosal 52mg/kg berat badan, memberikan efek analgesik (Pudjiastuti, dkk., Cermin Dunia Kedokteran, No. 59, 1989) .

2. Infus daun kemuning dengan dosis 210mg, 420mg dan 840mg/200g berat badan diberikan per oral pada tikus sesaat sebelum penyuntikan 0,2 ml larutan karagenin 1 % dalam NaCl fisiolofis secara subplantar (zat pembuat udem buatan). Pada infus dengan dosis 840mg/200g berat badan menunjukkan efek anti-inflamasi mendekati natrium diklofenak dengan dosis 8mg/200 g berat badan yang digunakan sebagai pembanding (Farida Ibrahim, Juheini, Katrin, Rosrini, Jurusan Farmasi FMIPA UI - warta Perhipba No. I/III, Jan-Maret 1995) .

3. Infus daun kemuning 10%, 20%, 30%, 40% sebanyak 0,5 ml pada mencit dapat menurunkan berat badan secara bermakna (Ika Murni Sugiarti, Jurusan Biologi FMIPA UNAIR, 1990).

Pemakaian Kemuning Untuk Obat :

1. Bisul
Akar kemuning kering sebanyak 30 g dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.


2. Reumatik, Keseleo, Memar
Akar kemuning kering sebanyak 15 - 30 g dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Tambahkan arak dan air masing-masing 1 1/2 gelas, lalu direbus sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas.

3. Memar
Kemuning dan kaca piring, masing-masing daun segar, sama banyak, dicuci lalu digiling halus. Tambahkan sedikit arak sambil diaduk di atas api. Hangat-hangat ditempelkan pada bagian tubuh yang memar.

4. Nyeri Reumatik Sendi
Akar kemuning dan akar tembelekan (Lantana camara) dicuci, tambahkan 3 pasang kaki ayam. Semua bahan dipotong-potong seperlunya lalu tambahkan air secukupnya sampai terendam/ Semua bahan tersebut lalu ditim. Hangat-hangat lalu airnya diminum sekaligus.

5. Sakit Gigi
Minyak yang keluar dari kulit batang kemuning yang dibakar diteteskan ke dalam gigi yang berlubang.

6. Melangsingkan Badan
Daun kemuning segar dan daun mengkudu (Morinda citrifolia) masing-masing segenggam penuh dan temu giring sebanyak 1/2 jari kelingking ditumbuk halus. Tambahkan 1 cangkir air masak sambil diaduk merata. Peras dengan sepotong kain. Air yang terkumpul diminum sekaligus pada pagi hari sebelum makan.


7. Radang Buah Zakar
Daun kemuning segar sebanyak 60 g dan herba sambiloto sebanyak 35 g dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.


8. Infeksi Saluran Kencing
Daun kemuning segar sebanyak 35 g dicuci lalu tambahkan 3 gelas air bersih. Rebus sampai airnya tersisa separonya. Setelah dingin disaring dan diminum 3 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.


9. Datang Haid Tidak Teratur
Daun kemuning dan daun pacar kuku (Lawsonia inermis) masing-masing bahan segar sebanyak 1/2 genggam, rimpang temulawak 1 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas air bersih lalu direbus sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

10. Kulit Kasar
Daun kemuning segar sebanyak 30 g dicuci lalu ditumbuk sampai lumat. Tambahkan air bersih 1 gelas sambil diaduk rata. Bahan tersebut lalu dilulurkan pada kulit sebelum tidur.


Like This..?? Share This Article......

Sumber : Atlas Tumbuhan Obat Indonesia , Jilid 1, oleh dr. Setiawan Dalimartha,
Read More | komentar

Followers

Arsip Blog

 
Copyright © 2011. Forzant Blog . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website. Inspired from Maskolis