Popular Post

Sulit Tidur? Ini Tipsnya!

Written By Bodhonk on Kamis, 10 Oktober 2013 | 14.26

Kamis, 10 Oktober 2013


RIMANEWS - Anda sering mengalami kesulitan tidur? Ada beberapa tips yang mungkin bisa Anda lakukan yaitu :

1. Perhatikan kebersihan, seperti cuci muka, cuci kaki dan kebersihan bagian tubuh yang lain. Hal ini akan membuat kita merasa nyaman sehingga dapat tidur nyenyak

2. Usahakan menetapkan waktu tidur dan bangun. Tidur dan bangunlah pada waktu yang sama setiap hari, juga di hari libur. Biasakan menepati jadwal itu, agar pola tidur Anda normal kembali. Hindari tidur siang.

3. Lakukan olah raga di siang atau sore hari, agar fisik anda lebih lelah. Hal ini dapat memudahkan istirahat/tidur

4. Hentikan minum kopi, teh, cola dan minuman lain yang mengandung kafein, terutama di sore dan malam hari.

5. Hindari konsumsi alkohol berlebihan. Pada awalnya, alkohol membuat mengantuk, tapi Anda akan terbangun di tengah malam dan sulit tidur kembali.

6. Minum minuman hangat pada jam menjelang tidur.

7. Hindari makan terlalu kenyang atau terlalu sedikit, karena akan membuat perut merespon secara tidak normal.

8. Bila bekerja di sore hari, berhentilah setidaknya satu jam sebelum jam tidur.

9. Pastikan tempat tidur Anda nyaman dan ventilasi kamar tidur baik.

10. Atur cahaya lampu kamar tidur menjadi remang-remang, ketika ketika Anda akan tidur. Hal ini akan merangsang otak memroduksi melatonin, yang membimbing mata untuk terpejam.

11. Jangan menggunakan obat tidur tanpa anjuran dokter. Jika ini dilakukan, justru insomnia akan tetap resistan. Pemakaian obat tidur seringkali hanya sebagai pereda sementara, sehingga jika habis waktu berlakunya maka akan kembali insomnia


Like This..?? Share This Article......
Read More | komentar

Dendeng Daging Tikus

Dendeng daging sapi,itu biasa atau dendeng ikan juga biasa tapi yang ini luar biasa untuk ukuran perut penyuka daging dendeng, dendeng daging tikus..!! wuih lihat tuh tikus yang mau di jadikan dendeng daging tikus dijemur dipinggir jalan, dijemur sampe kering bener baru dijual di supermaket..yammi yak...!!

dendeng-tikus

dendeng-daging-tikus





Read More | komentar

Bermain Dengan matahari

Terkadang disaat iseng seseorang bisa menuangkan imajinasinya lewat foto, dan terkadang objek fotopun kadang bisa apa saja, ambil contoh dari foto foto ini posting ini cocok judulnya  "BERMAIN DENGAN MATAHARI" kenapa..? lihat saja hasilnya dibawah ini :




  




Dari foto foto ini tercipta seolah olah ada kesan menyatu antara objek didalam foto dan background dalam foto tersebut makanya disebut foto foto bermain dengan matahari

Like This..?? Share This Article......
Read More | komentar

Kuburan paling luas di dunia

 Wadi kita-Salaam, yang secara harfiah berarti Lembah Damai, adalah kuburan Islam yang terletak di kota suci Najaf, Irak. Pemakaman meliputi area seluas 1.485,5 hektar dan berisi jutaan tubuh, membuatnya menjadi salah satu pesaing terkuat untuk judul kuburan terbesar di bumi. Najaf sendiri adalah salah satu kota terbesar Irak, dengan populasi hampir 600.000. Tapi kota sebelah orang mati memegang sisa-sisa jutaan, peregangan hingga 10km di sepanjang lembah. Wadi Al-Salam pemakaman juga satu-satunya pemakaman di dunia di mana proses pemakaman masih terus hari sejak lebih dari 1.400 tahun.

kuburan paling besar didunia

Kuburan memegang penting dalam keyakinan Syiah seperti yang telah dikatakan bahwa jiwa dari semua pria dan wanita yang setia akan pindah ke sana, tidak peduli di mana tubuh mereka telah terkubur. Banyak nabi, raja, pangeran dan sultan berbaring di kuburan ini termasuk dari Nabi Hud, Nabi Saleh, dan Ayatullah Sayyid Muhammad Baqir al-Sadr, serta sisa-sisa pangeran faithfuls, Ali bin Abi Thalib.



Wadi Al-Salam pemakaman berisi makam dibangun dengan batu bata dan plester panggang dan meningkat pada tingkat yang berbeda. Di antara batu nisan adalah ruang keluarga ukuran diabadikan dibangun oleh orang kaya, sering atasnya oleh kubah. Ada juga pemakaman kubah bawah tanah yang dapat turun dengan tangga. Graves dari tahun 1930-an dan 1940-an memiliki gaya mereka sendiri, melonjak sampai 10 meter dengan puncak membulat sehingga orang akan melihat mereka atas tetangga mereka.Selama perang Irak pada tahun 2003, pejuang bersenjata berat dari milisi Irak sering digunakan kuburan untuk menyembunyikan dan menyergap mendekati unit musuh.Amerika tidak bisa masuk ke daerah tersebut, karena itu penuh berliku jalur dan makam bawah tanah. Para pria bersenjata lokal yang tahu jalan mereka di sekitar akan memukul dan kemudian lari dan bersembunyi di dalam banyak makam.Ketika para pemberontak berlindung di ruang sempit di antara makam ramai tentara Irak kejam meratakan jalan melalui kuburan tentara sesama. Sampai hari ini, tumpukan rongsokan kandang dari kuburan tetap ditumpuk di pinggir jalan.


Kekerasan yang telah melanda Irak sejak tahun 2003 telah menyebabkan ekspansi besar-besaran dari kuburan, pembengkakan itu sebesar 40 persen menjadi sekitar tiga mil persegi. Kuburan telah berkembang setiap tahun sejak tahun 2004, pertama dengan bentrokan melawan pasukan Amerika, maka perang sektarian tahun 2006-2007 ketika Syiah dan Sunni saling membunuh pada tingkat pembunuhan, dan akhirnya pada tahun 2008 pertempuran dengan tentara Irak.Dalam beberapa tahun terakhir, meskipun, pertumbuhan telah melambat.

Bener bener kuburan paling besar, paling luas didunia, tidak ada kesan angker apalagi berbau mistis, ada baiknya kuburan di indonesia dibuat begini biar rapi dan tidak  semrawut.


Like This..?? Share This Article......
Read More | komentar

Akhir Hidup Mirza Ghulam Ahmad Sang Nabi Palsu


Ajaran Ahmadiyah banyak mendapat penentangan dari para ulama di India, termasuk juga di Indonesia. Di antara ulama India yang terdepan menentangnya adalah Asy-Syaikh Tsana`ullah Al-Amru Tasri. Karena geram, Ghulam Ahmad akhirnya mengeluarkan pernyataan pada tanggal 15 April 1907 yang ditujukan kepada Asy-Syaikh Tsana`ullah. Namun anehnya tantangan mubahalah ini justru dialami oleh Ghulam ahmad sendiri.
Di antara bunyinya:
“…Engkau selalu menyebutku di majalahmu (‘Ahlu Hadits’) ini sebagai orang terlaknat, pendusta, pembohong, perusak… Maka aku banyak tersakiti olehmu… Maka aku berdoa, jika aku memang pendusta dan pembohong sebagaimana engkau sebutkan tentang aku di majalahmu, maka aku akan binasa di masa hidupmu. Karena aku tahu bahwa umur pendusta dan perusak itu tidak akan panjang…Tapi bila aku bukan pendusta dan pembohong bahkan aku mendapat kemuliaan dalam bentuk bercakap dengan Allah, serta aku adalah Al-Masih yang dijanjikan maka aku berdoa agar kamu tidak selamat dari akibat orang-orang pendusta sesuai dengan sunnatullah.
Aku umumkan bahwa jika engkau tidak mati semasa aku hidup dengan hukuman Allah yang tidak terjadi kecuali benar-benar dari Allah seperti mati dengan sakit tha’un, atau kolera berarti AKU BUKAN RASUL DARI ALLAH…
Aku berdoa kepada Allah, wahai penolongku Yang Maha Melihat, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Berilmu, Yang mengetahui rahasia qalbu, bila aku ini adalah pendusta dan perusak dalam pandangan-Mu dan aku berdusta atas diri-Mu malam dan siang hari, ya Allah, maka matikan aku di masa hidup Ustadz Tsana`ullah. Bahagiakan jamaahnya dengan kematianku –Amin–.
Wahai Allah, jika aku benar dan Tsana`ullah di atas kesalahan serta berdusta dalam tuduhannya terhadapku, maka matikan dia di masa hidupku dengan penyakit-penyakit yang membinasakan seperti tha’un dan kolera atau penyakit-penyakit selainnya…. Akhirnya, aku berharap dari Ustadz Tsana`ullah untuk menyebarkan pernyataan ini di majalahnya. Kemudian berilah catatan kaki sekehendaknya. Keputusannya sekarang di tangan Allah.”
Penulis, hamba Allah Ash-Shamad, Ghulam Ahmad, Al-Masih Al-Mau’ud. Semoga Allah memberinya afiat dan bantuan. (Tabligh Risalat juz 10 hal. 120)
Apa yang terjadi? Setelah berlalu 13 bulan 10 hari dari waktu itu, justru Ghulam Ahmad yang diserang ajal. Doanya menimpa dirinya sendiri.
Putranya Basyir Ahmad menceritakan:
“Ibuku mengabarkan kepadaku bahwa Hadrat (Ghulam Ahmad) butuh ke WC langsung setelah makan, lalu tidur sejenak. Setelah itu butuh ke WC lagi. Maka dia pergi ke sana 2 atau 3 kali tanpa memberitahu aku. Kemudian dia bangunkan aku, maka aku melihatnya lemah sekali dan tidak mampu untuk pergi ke ranjangnya. Oleh karenanya, dia duduk di tempat tidurku. Mulailah aku mengusapnya dan memijatnya. Tak lama kemudian, ia butuh ke WC lagi. Tetapi sekarang ia tidak dapat pergi ke WC, karena itu dia buang hajat di sisi tempat tidur dan ia berbaring sejenak setelah buang hajat. Kelemahan sudah mencapai puncaknya, tapi masih saja hendak buang air besar. Diapun buang hajatnya, lalu dia muntah. Setelah muntah, dia terlentang di atas punggungnya, dan kepalanya menimpa kayu dipan, maka berubahlah keadaannya.” (Siratul Mahdi hal. 109 karya Basyir Ahmad)
Mertuanya juga menerangkan: “Malam ketika sakitnya Hadhrat (Ghulam Ahmad), aku tidur di kamarku. Ketika sakitnya semakin parah, mereka membangunkan aku dan aku melihat rasa sakit yang dia derita. Dia katakan kepadaku, ‘Aku terkena kolera.’ Kemudian tidak bicara lagi setelah itu dengan kata yang jelas, sampai mati pada hari berikutnya setelah jam 10 pagi.”(Hayat Nashir Rahim Ghulam Al-Qadiyani hal. 14)
Pada akhirnya dia mati tanggal 26 Mei 1908.
Sementara Asy-Syaikh Tsana`ullah tetap hidup setelah kematiannya selama hampir 40 tahun. Demikianlah Allah Subhanahu wa Ta’ala singkap tabir kepalsuannya dengan akhir kehidupan yang menghinakan, sebagaimana dia sendiri memohonkannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Kini siapa yang sadar dan bertobat setelah tersingkap kedustaannya?
Wallahu a’lam bish-shawab.

Like This..?? Share This Article......
Read More | komentar

Sunni-Syiah, Minyak-Air

syiah-leader
Oleh: Ilham Kadir, Mahasiwa Pascasarjana UMI, Peneliti Lppi Indonesia Timur
POLEMIK Sunni-Syiah adalah problem masa lalu yang tetap aktual hingga akhir zaman, keduanya tidak akan mungkin bersatu sebagaimana minyak dan air. Bersatunya Syiah atau Sunni dengan para pengikut agama lain jauh lebih mudah dibanding menyatukan kedua aliran yang memiliki Tuhan dan Nabi yang sama ini. Di Iran, terutama di Taheran dengan mudah kita temui tempat-tempat ibadat agama lain selain Islam, seperti gereja milik umat Kristen dan Sinagoge sebagai tempat beribadah orang Yahudi, namun tak satu pun masjid milik pengikut Sunni yang bisa diguna pakai melakukan salat Jumat, sebagaimana di Mesir dan Malaysia yang tidak membolehkan kepada para penganut Syiah mendirikan masjid sendiri.
Di Indonesia juga demikian, jauh-jauh hari, demi menghindari adanya konflik antara kedua aliran di atas, maka Departeman Agama Republik Indonesia sebagai lembaga keagamaan resmi negara sudah mengeluarkan edaran terkait kesesata Syiah yang jika dibiarkan tumbuh dan berkembang di negara ini akan melahirkan konflik.
Di antara ajaran-ajaran Syiah yang dianggap menyimpang oleh Depag adalah:
a) Menganggap Abu Bakar dan Umar telah merampas jabatan Khalifah dari pemiliknya yang sah yaitu Ali bin Abi Thalib ra. Oleh karena itu mereka memaki dan melaknat kedua beliau tersebut.
b) Mereka memberikan kedudukan kepada Ali ra sebagai perantara antara manusia dengan Tuhan.
c) Bahkan ada yang berpendapat bahwa Ali ra dan imam-imam yang lain memiliki sifat-sifat ketuhanan.
d) Mereka percaya bahwa imam itu ma’shum alias terjaga dari segala kesalahan besar atau kecil.
e) Mereka tidak mengakui adanya ijma’ kecuali apabila ijma’ itu direstui oleh imam.
f) Mereka menghalalkan nikah mut’ah yaitu nikah yang sementara waktu, misalnya satu hari, satu minggu, atau satu bulan, dan
g) Mereka berkeyakinan bahwa imam-imam yang sudah meninggal akan kembali ke dunia pada akhir zaman untuk memberantas segala perbuatan kejahatan dan menghukum lawan-lawan golongan Syiah. Semua itu tidak sesuai dan bahkan bertentangan dengan ajaran Islam yang sesungguhnya. (Edaran Depag No: D/BA.01/4865/1983).
MUI juga tak mau ketinggalan mengeluarkan rekomendasi terkait Syiah sebagai berikut. “Mengingat perbedaan-perbedaan pokok antara Syiah dan Ahlussunnah, terutama mengenai perbedaan tentang ‘Imamah’ (pemerintahan), Majelis Ulama Indonesia menghimbau kepada umat Islam Indonesia yang berpaham Ahlussunnah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan masuknya faham yang didasarkan atas ajaran Syiah.” (Kumpulan Fatwa MUI, Jakarta 7 Maret 1984, hal.48-49).
Setelah peristiwa Sampang (jilid I) akhir tahun 2011, PP Muhammadiyah, lewat sidang plenonya menyatakan sikap terhadap kelompok Syiah, yaitu:
a) Muhammadiyah meyakini hanya Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alaihi wasallam yang ma’shum. Oleh sebab itu, Muhammadiyah menolak konsep kesucian imam-imam (‘Ismatul aimmah) dalam ajaran Syiah;
b) Muhammadiyah meyakini bahwa Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alaihi wasallam tidak menunjuk siapapun pengganti beliau sebagai khalifah. Jadi kekhalifahan Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali radiallhu ‘anhum adalah sah, oleh sebab itu, Muhammadiyah menolak konsep rafidah-nya Syiah;
c) Muhammadiyah menghormati Ali bin Abi Thalib sebagaimana sahabat-sahabat yang lain, tetapi Muhammadiyah menolak kultus individu terhadap Ali bin Abi Thalib dan keturunannya;
d) Syiah hanya menerima hadits dari jalur ahlul bait, ini berakibat ribuan hadis shahih –walaupun riwayat Bukhari dan Muslim- ditolak oleh Syiah. Dengan demikian banyak sekali perbedaan antara Syiah dan Ahlussunnah, baik masalah akidah, ibadah, munakahat, dan lainnya. Oleh karena itu umat Islam pada umumnya dan warga Muhammadiyah pada khususnya agar mewaspadai ajaran Syiah tersebut.
Di samping itu realitas, fakta, dan kenyataan menunjukkan kepada kita bahwa di mana suatu negara yang terdapat kelompok Syiah, hampir dapat dipastikan akan terjadi konflik horizontal. Hal tersebut harus menjadi perhatian kita semua jika kita ingin NKRI tetap utuh dan ukhuwah Islamiyah tetap terjaga. (Majalah Tablig Edisi.IX/Jumadal Akhir 1433 H).
Satu-satunya jalan untuk melerai polemik Suni-Syiah dalam pandangan ulama kontemporer masa kini, M. Qurasih Shihab sebagaimana yang tertuang dalam bukunya “Sunni-Syiah Bergandengan Tangan Mungkinkah?” adalah melaksanakan Keputusan Muktamar Doha tentang dialog antara mazhab-mazhab Islam pada tgl. 20-22 Januari 2007 yang antara lain pada butir ke-7 tertulis: “Mengajak para pemimpin dan tokoh rujukan agama dari kalangan Sunnah dan Syiah agar tidak mengizinkan adanya penyebaran tasyayyu’ (paham-paham syiah) di negeri-negeri (penganut aliran) Sunnah, tidak juga penyebaran tasannun (paham-paham khas Sunnah) di negeri-negeri (penganut aliran) Syiah, demi menghindari kekacauan dan perpecahan antara putra-putri umat yang satu (umat Islam).
Kita tidak bisa pungkiri jika Syiah di Indonesia telah berkembang pesat pada satu dasawarsa terakhir ini, dan merupakan hal yang naif jika melakukan kekerasan terhadap mereka dengan dalih bahwa mereka bertentangan dengan Sunni sebagai anutan mayoritas umat Islam Indonesia. Yang kita harus lakukan bersama-sama adalah mencegah penyebaran paham Syiah yang telah ditetapkan oleh Depag dan MUI sebagai aliran sesat dan harus diwaspadai dengan cara yang bijak (bil hikmah). Wallahu A’lam.

Like This..?? Share This Article......
Read More | komentar

Followers

Arsip Blog

 
Copyright © 2011. Forzant Blog . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website. Inspired from Maskolis