Popular Post

Mendengkur, Tak Seremeh yang Dikira

Written By Bodhonk on Minggu, 01 Mei 2011 | 01.58

Minggu, 01 Mei 2011

Salah satu gangguan tidur yang kerap dianggap sepele adalah mendengkur, yakni suara getaran saat tidur ketika bernapas lantaran ada sumbatan pada sebagian saluran napas atas. Hal ini biasanya disebabkan getaran langit-langit lunak dan pilar yang membatasi rongga bagian tengah faring.

Diperkirakan 20 persen pria berusia 30-35 tahun mendengkur setiap kali tidur dan pada usia 60 tahun, angka ini mencapai lebih dari 50 persen. Menurut David Fairbanks, M.D, profesor otolaringologi di George Washington University School of Medicine, tonsil yang membesar dan membran tenggorokan yang mulai kendur dan melebar juga bisa jadi penyebab datangnya suara yang mengganggu ketenangan tidur orang lain ini.

Pada umumnya, mendengkur tidak mengundang risiko kesehatan bagi pendengkur tingkat ringan sampai sedang. Tetapi dengkur yang luar biasa keras dapat menghadapkan Anda pada beberapa masalah medis yang serius, salah satunya adalah obstructive sleep apnea (OSA/terhentinya napas saat tidur).

Kejadian OSA terjadi karena jalan napas tersumbat total sehingga penderita tidak bisa bernapas. Agak lama kemudian barulah bisa bernapas lagi. Kejadian seperti ini bisa terjadi beberapa ratus kali dalam semalam dan menurunkan kadar oksigen dalam darah sampai di bawah normal. "Ini akan membuat jantung Anda bekerja keras sehingga pasien tidak bisa tidur nyenyak," kata Fairbanks.

Pendengkur yang mengalami OSA biasanya akan sering mengantuk di siang hari, bahkan bisa terlelap saat mengemudikan kendaraan. Selain itu, ia juga menjadi pemurung, pemarah, sulit berpikir dan sulit mengingat sesuatu.

Kurangnya oksigen dalam darah dan jantung yang dipaksa bekerja keras juga akan mengundang masalah kardiovaskular yang biasanya dikaitkan dengan usia lanjut, seperti hipertensi, gagal jantung, stroke, gangguan irama jantung, dan sebagainya.
Read More | komentar

Cara Alami Hindari Gigitan Nyamuk

Musim kering identik dengan berkembang biaknya populasi nyamuk. Bahan produk anti-nyamuk yang kita kenal berbentuk krim atau spray banyak mengandung bahan kimia yang dampaknya terhadap kulit dan kesehatan masih dipertanyakan.

Sebagian besar kita pernah mendengar ada beberapa bahan alami seperti serai yang mencegah nyamuk. Kenyataannya, alam masih menyediakan pencegah alami lainnya untuk menjauhkan Anda dari gigitan nyamuk. Anti-nyamuk alami, seperti dikutip dari Shine di antaranya:
 
1.Mengganti secara rutin wadah air yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak seperti tempat minum hewan peliharaan, vas bunga, dan kolam renang beberapa kali dalam seminggu.

2.Ada tanaman tertentu yang memiliki aroma yang tak disukai nyamuk. Tanaman ini termasuk bunga kumis kucing, rosemary, serai, lavender, kayu manis, dan peppermint. Tanam di halaman depan dan kebun belakang rumah Anda untuk mencegah nyamuk.

3.Nyamuk tak menyukai aroma bawang putih. Iris satu siung bawang putih dan oleskan pada kulit atau bekas gigitan nyamuk. Bisa juga membuat cairan anti nyamuk alami dengan menghancurkan satu bagian bawang putih dengan lima bagian air. Simpan dalam spray kecil yang bisa Anda gunakan sebagai spray anti-nyamuk. Jika tak tahan akan bau yang melekat pada tubuh, basahi kain dengan larutan di dekat Anda saat sedang berada di luar rumah.

4.Membakar sejumput rosemary seperti dupa atau panggangan untuk menghalau nyamuk

5.Minyak esensial tertentu, seperti minyak kayu putih, minyak kayu manis dan minyak kastor adalah pencegah nyamuk yang efektif. Campurkan 10-25 tetes salah satu minyak tersebut dengan 2 sdm minyak zaitun atau minyak goreng dan oleskan pada kulit.

6.Nyamuk paling aktif saat matahari terbit dan matahari terbenam. Jadi, hindari kegiatan di luar rumah 30 menit sebelum dan setelah fajar dan senja.

7.Nyamuk tertarik terhadap sesuatu yang berwarna gelap. Sebaiknya gunakan pakaian berwarna putih atau berwarna cerah saat beraktivitas di luar rumah.

8.Parfum dan sabun beraroma bunga juga tak disukai nyamuk. Sebaiknya perhatikan aroma deodoran dan produk rambut yang Anda gunakan.

9.Kipas angin menyulitkan nyamuk untuk terbang. Berada di posisi dekat kipas angin membuat nyamuk sulit menjangkau Anda.

10.Campuran peterseli dengan cuka sari apel yang dihancurkan juga efektif mencegah nyamuk. Menggosok tubuh dengan sapu tangan yang dibasahi campuran tersebut di bagian tubuh yang terbuka bisa melindungi Anda dari gigitan nyamuk.

11.Kelelawar dikenal sebagai predator alami nyamuk. Meski terdengar ekstrem, bila halaman belakang yang cukup luas, Anda bisa mempertimbangkan memelihara beberapa ekor kelelawar yang mampu memakan ribuan ekor nyamuk tiap malam.
Read More | komentar

Menulis dengan Tangan Baik untuk Otak

 
Fungsi pena kini banyak digantikan dengan papan ketik (keyboard). Padahal, terbiasa mengetik dengan keyboard berpengaruh pada menurunnya aktivitas otak yang berperan besar dalam fungsi pembelajaran.

Menulis dengan tangan diketahui menimbulkan pengalaman sensorik yang sangat berbeda dengan kegiatan mengetik. Kedua kegiatan itu ternyata mengaktifkan dua bagian otak yang berbeda juga.

"Tubuh kita didesain untuk berinteraksi dengan dunia di sekeliling kita. Kita memiliki 'alat' untuk menggunakan obyek fisik untuk mengerjakan tugas, misalnya buku atau pena," kata salah satu peneliti Anne Mangen dari University of Stavangers Reading Centre, Norwegia.

Dalam serangkaian tes yang dilakukan Mangen dan timnya, diketahui aktivitas menulis dengan tangan akan meninggalkan jejak "memori motor" di bagian otak yang disebut sensorimotor. Proses ini akan mendorong kemampuan visual dalam mengenal huruf dan angka. "Meski terkesan dua hal yang berbeda, sebenarnya menulis dan membaca saling berkaitan," kata Mangen.

Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Advances in Haptics. Haptics sendiri mengacu pada sensasi menyentuh dan cara berkomunikasi dan mengeksplorasi lewat sentuhan.
Dalam penelitiannya, kelompok partisipan dibagi dalam dua kelompok, yakni orang yang menulis dengan tangan dan orang yang mengetik lewat keyboard. Kemudian mereka diminta mempelajari alfabet yang belum pernah dikenal sebelumnya.

Ternyata orang dari kelompok yang menulis dengan tangan memiliki hasil yang lebih baik dalam tes dibanding orang yang mengetik di keyboard.

Hasil pemindaian otak juga menunjukkan orang yang menulis dengan tangan, bagian otak yang disebut broca lebih aktif. Bagian otak ini berkaitan dengan kemampuan berbahasa. Kerusakan di bagian otak ini, misalnya akibat kecelakaan, bisa menyebabkan seseorang sulit berbicara.
Read More | komentar

Kenali Arti Label Pada Produk Impor

Anda tergolong gemar mengkonsumsi produk impor? Biasanya pada produk-produk makanan impor tersebut tercantum label-label yang sering membingungkan dan tidak familiar, seperti 'Grass Feed', 'Animal Shortning', 'Kosher', dan masih banyak lainnya. Agar tidak terkecoh saat membeli yuk kita kenali lebih jauh!

Produk-produk impor terutama makanan akhir-akhir ini banyak membanjiri baik di pasar-pasar maupun supermarket. Biasanya produk-produk impor tersebut memiliki banyak komposisi bahan yang beragam. Bagi kaum muslim tentu hal ini menjadi masalah jika produk yang dimakan ternyata mengandung unsur non halal.

Oleh karena itu mengenal arti label yang sering dicantumkan di belakang produk sangat penting. Terutama agar kita mengetahui komposisi produk tersebut apakah aman atau layak untuk dikonsumsi ataukah justru harus dihindari. Nah, apa saja label-label yang sering dijumpai dalam sejumlah produk impor yang kerap dijumpai?

Grass Fed: Bagi Anda yang sering mengkonsumsi daging impor pastilah sering melihat label 'Grass Fed' ini. Pada tahun 2007, USDA - departemen yang memiliki wewenang dalam bidangan pangan, pertanian, dan produk di Amerika menyetujui pemasangan label 'Grass Fed' pada produk daging (non dairy) mereka. Label ini diperuntukkan untuk daging hewan yang dibesarkan dengan memakan rumput-rumputan. Meskipun label ini juga tetap tidak menjamin apakah hewan tersebut disuntik antibiotik seperti hormon atau tidak.
Animal Shortening: Bagi kaum muslim harus berhati-hati untuk produk yang tertera label ini. Pasalnya label ini memiliki arti bahwa produk tersebut mengandung unsur minyak atau lemak hewani. Dimana lemak atau minyak tersebut bisa saja berasal dari babi. Contoh yang biasanya terdapat unsur animal shortening adalah produk mentega atau butter.

Alkohol: Jika pada label makanan maupun minuman tercantum label alkohol. Berapa persenpun komposisinya sudah bisa dipastikan bahwa makanan ini adalah haram alias tidak dapat dikonsumsi kaum muslim.

Pig Collagen: Collagen memang sering kali dijumpai terkandung dalam unsur pembuatan produk terutama kosmetika. Collagen ada yang dibuat dari unsur hewan, nah kalau tertera tulisan pig collagen bisa dipastikan kalau produk tersebut menggunakan bahan dasar babi (non halal).
Kosher: Label ini menandakan bahwa produk tersebut telah dikeluarkan oleh organisasi sertifikasi kosher dan dipoduksi berdasarkan dengan hukum kaum Yahudi. Sertifikasi kosher ini mencakup inspeksi mengenai cara penyembelihan, fasilitas produksi, dan bahan-bahan makanan yang mengunakan standar kosher (hukum Yahudi) itu sendiri.

Logo halal: Logo tersebut biasanya dikeluarkan oleh sebuah lembaga Islami atau organisasi halal (yang terdiri dari para ulama dan badan pengawasan khusus). Produk yang dicantumkan logo halal diproduksi dan ditangani menurut hukum Islam. Produk ini dipersiapkan, diproduksi, dan mengunakan bahan-bahan yang telah ditetapkan seusai dengan standar Islam sehingga aman dikonsumsi oleh kaum muslim. Logo halal di sejumlah negara memiliki bentuk dan tampilan yang berbeda-beda.

Raised Without Antibiotics: Label tersebut mengindikasikan bahwa produk tersebut (biasanya hewan) tidak disuntik antibiotik yang biasa digunakan untuk menggemukkan hewan. Meskipun beberapa peternakan besar masih memberi suntikan antibiotik dalam jumlah kecil, dengan alasan untuk merangsang pertumbuhan dan mencegah hewan dari terkena penyakit. Sedangkan beberapa peternakan lainnya hanya memberikan antibiotik pada hewan-hewan yang sakit. Bagaimanapun hewan yang disuntik antibiotik dengan alasan apapun tidak dapat dicantumkan label 'organik' maupun 'Raised Without Antibiotics' ini.


Like This..?? Share This Article...........
Read More | komentar

Rahasia Di Balik Nomor KTP




Nomor KTP, nomor yang begitu penting bagi warga Indonesia. Mungkin nomor KTP lebih penting bila dibandingkan nomor rekening bank. Tiap ada formulir yang mesti diisi oleh masyasarat, biasanya ada kotak tempat pengisian nomor KTP, entah itu formulir untuk penggantian kartu ATM, membuka rekening bank, membuat SIM (saya ndak pernah bikin SIM, jadi saya kurang tahu. Harusnya sih butuh…), ataupun formulir yang lain. Singkatnya, nomor KTP sangat penting untuk mengisi formulir .

Lantas apakah nomor KTP memiliki arti? Ya iyalah, masa’ pihak pemerintah ngasih nomor asal-asalan, bisa-bisa nanti ada 2 orang yang punya nomor KTP yang sama dong. Nomor KTP yang kita miliki mempunyai 16 digit bilangan yang tersusun sebagai berikut:

XXXXXX AA BB CC ZZZZ

6 digit pertama dengan tanda X merupakan nomor kode kecamatan tempat diterbitkannya KTP. Misalnya, bila saudara membuat KTP di kecamatan Jati maka 6 digit pertama pada nomor KTP saudara adalah 111903.

2 digit selanjutnya yang bertanda AA adalah tanggal lahir si pemegang KTP. Untuk bagian ini ada sedikit perlakuan khusus. Bila si pemegang KTP adalah wanita maka tanggal lahirnya mesti ditambah 40.

2 digit bertanda BB adalah bulan lahir si pemegang KTP. Tidak ada yang aneh dibagian ini. Terus 2 digit bertanda CC adalah tahun kelahiran si pemegang KTP. Angka yang diambil untuk bagian CC adalah 2 digit terakhir tahun kelahiran. Jadi bila si pemegang KTP lahir tahun 1975 maka bagian CC akan tertulis 75.

4 Digit Terakhir bertanda Z adalah nomor register. Ini adalah nomor yang tertera saat pengajuan pembuatan KTP. Nomor inilah yang menjaga agar tidak ada 2 orang yang yang tinggal di daerah yang sama serta memiliki jenis kelamin dan tanggal lahir sama mempunyai nomor KTP yang kembar.

Nah, kita akan memberikan sedikit ilustrasi: Ada seorang wanita bernama Aisyah, ia tinggal di daerah Jati. Tanggal lahirnya adalah 08 Agustus 1988. Apabila dia membuat KTP di daerahnya sendiri (dalam hal ini Jati) maka kita bisa mengira-ngira nomor KTP-nya adalah 111903 48 08 88 ZZZZ.

111903 : nomor kode kecamatan Jati
48 : Tanggal lahir Aisyah ditambah 40 ( 08 + 40 = 48)
08 : Tukiyem lahir di bulan Agustus sehingga tertera 08
88 : 2 Digit terakhir dari tahun lahir si Aisyah
ZZZZ : 4 Digit nomor register yang kita tidak tahu he..he.he






Like This..?? Share This Article...........
Read More | komentar

Bahaya Teh Celup

Apakah benar teh celup membahayakan kesehatan? Mengapa demikian? Ternyata penyebabnya lebih pada kemasannya, kantong kertas kecil berserat renggang yang ternyata mengandung chlorine, yang antara lain bisa menyebabkan kemandulan, keterbelakangan mental dan kanker! Untuk dapat lebih memahaminya, kita akan membahas perihal teh celup ini secara garis besar saja.
Di pasaran, ada 3 jenis teh yang biasa dijual; teh celup, teh daun atau teh serbuk seduh, dan teh bubuk instan. Masing-masing jenis teh bisa dipilih sesuai kebutuhan. Sebelum mengkonsumsinya, pastikan Tanggal Kedaluarsanya ! Teh Celup Bubuk teh yang dibungkus sejenis kertas berpori-pori halus yang tahan panas. Bagi Anda penggemar teh, pasti tahu teh celup.

Sangat modern dan praktis. Pastinya Anda sering minum teh karena paham akan manfaat teh bagi tubuh. Misalnya saja, teh merah untuk relaksasi, teh hitam untuk pencernaan, atau teh hijau untuk melangsingkan tubuh. Saat hendak minum teh, apakah Anda terbiasa mencelupkan kantong teh celup berlama-lama? Jika ya, hati-hati. Mungkin Anda senang mencelupkan teh lama-lama karena berpikir semakin lama kantong teh dicelupkan dalam air panas, makin banyak khasiat teh tertinggal dalam minuman teh karena teh semakin pekat.

Asal mula teh celup

Anda minum teh? Teh celup atau teh tubruk? Sudah barang tentu dengan alasan kepraktisan, banyak orang yang lebih memilih teh celup.

Secara tidak sengaja teh celup ditemukan oleh Thomas Sullivan, seorang pedagang teh dan kopi dari New York, dia mengirim sample teh dalam kantong sutra kecil kepada para pelanggannya. Dia menggunakan kantong sutra karena alasan ekonomis, kalau menggunakan kaleng, selain biaya pembuatannya lebih mahal, teh yang dikemas juga harus lebih banyak.

Pada awalnya para pelanggan Thomas bingung dengan kemasan baru ini. Mereka menganggap kemasan ini sama saja dengan teh yang dimasukkan dalam saringan metal, mereka langsung melemparkan begitu saja kemasan tersebut ke dalam air panas. Baru kemudian mereka menyadari bahwa ternyata kemasan tersebut cukup praktis untuk menyeduh teh secara langsung. Mereka menganggap ini lebih praktis karena tidak perlu membersihkan saringan teh atau teko. Selesai diseduh, kemasan berikut tehnya bisa langsung dibuang. Lama-kelamaan permintaan sample teh dalam kemasan makin banyak, dan pada akhirnya Thomas Sullivan menyadari bahwa ini bisa menjadi dagangan yang menguntungkan. Teh celupnya mulai dipasarkan secara komersial pada tahun 1904, dan dengan cepat popularitasnya menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Akan tetapi, disadari pula, kemasan tersebut membawa problem sendiri: Kualitas aroma dan rasa. Daun teh, membutuhkan ruangan untuk mengembang, sehingga bisa mengeluarkan aroma dan rasa yang optimal. Solusinya adalah membuat kemasan lebih besar, dan daun teh yang digunakan ukurannya yang paling kecil. Ukuran ini dikenal dengan nama Fanning dan Dust yang merupakan tingkat terendah dari kualifikasi kualitas teh. Ukuran yang kecil menyebabkan zat tannin lebih cepat keluar, sehingga menimbulkan rasa pahit.

Bagaimanapun, aroma dan rasa terbaik akan keluar dari hasil seduhan loose tea atau teh tubruk. Jadi kalau anda memang ingin meningkatkan apresiasi anda terhadap teh, mulailah beralih ke loose tea. Dari segi kepraktisan, memang lebih repot. Tetapi ritual penyeduhan teh merupakan bagian dari seni teh itu sendiri. Dan jangan lupa untuk tidak membiarkan ampas teh tetap di dalam teko atau cangkir Anda.

Namun seiring perkembangan zaman, kantong teh kemudian berganti, dari sutera ke kertas, inilah yang kemudian menimbulkan masalah.

Teh celup masa sekarang

Teh celup terdiri dari ramuan teh, yang kemudian untuk menambah keharumannya, di Indonesia biasanya dicampur melati, yang kesemuanya dikemas dalam kantong kecil.

Tehnya sendiri tidak berbahaya, yang berbahaya adalah kantong kertas kemasannya. Kantong teh terbuat dari kertas kecil berserat renggang, –seperti sudah disebutkan di depan, pada masa awalnya kantongnya terbuat dari sutera atau nylon– yang diisi dengan daun teh, agar dapat menyeduh teh dengan hemat dan praktis. Daun tehnya tetap berada dalam kantong ketika teh diseduh dengan air panas, membuatnya sangat mudah mengeluarkan dan membuang daun teh yang sudah diseduh itu, menyeduh teh menjadi semakin mudah karena kantung itu diikatkan pada selembar benang dengan label kertas di ujung yang lain. Jadi benang ini juga berfungsi sebagai alat untuk mencelupkan daun teh dan mengangkatnya.

Bahaya Chlorine

Pada umumnya kertas dibuat dari pulp (bubur kertas), yang terbuat dari bahan kayu, bubur ini berwarna coklat tua, untuk membuat serat pulp itu berwarna putih, digunakan sejenis bahan kimia pemutih yang terbuat dari senyawa chlorine yang sangat pekat. Sayang dalam prosesnya, chlorine ini tetap tertinggal dalam produk kertas karena tidak dilakukan penetralan karena biayanya sangat tinggi. Kertas semacam inilah yang kemudian digunakan sebagai kantong teh celup.

Hindari mencelupkan kantong teh terlalu lama, karena Anda tentu berpikir bahwa semakin lama Anda merendam teh celup itu dalam air panas, semakin banyak sari teh yang tertinggal dalam cangkir Anda. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Akan semakin banyak kandungan chlorine di kantong teh celup yang larut dalam teh Anda, apa lagi kalau Anda merendamnya lebih dari 3 menit.

Dalam industri kertas, chlorine memang biasa digunakan sebagai bahan insektisida, disinfektan, pengawet, pembersih dan pemutih kertas, yang kemudian digunakan untuk membuat tissue, popok, kain dan sebagainya; juga sumpit kayu sekali pakai, oleh sebab itu di China, sumpit jenis ini dilarang digunakan. Kenapa? Berdasarkan penelitian, diduga ada kaitan antara konsumsi chlorine dalam tubuh dengan kemandulan pria, lahir cacat, keterbelakangan mental serta kanker.

I. Kandungan zat klorin di kantong kertas teh celup

Kandungan zat klorin di kantong kertas teh celup akan larut. Apalagi jika Anda mencelupkan kantong teh lebih dari 3 - 5 menit. Klorin atau chlorine, zat kimia yang lazim digunakan dalam industri kertas. Fungsinya, disinfektan kertas, sehingga kertas bebas dari bakteri pembusuk dan tahan lama. Selain itu, kertas dengan klorin memang tampak lebih bersih. Karena bersifat disinfektan, klorin dalam jumlah besar tentu berbahaya. Tak jauh beda dari racun serangga. Banyak penelitian mencurigai kaitan antara asupan klorin dalam tubuh manusia dengan kemandulan pada pria, bayi lahir cacat, mental terbelakang, dan kanker.

Nah, mulai sekarang, jangan biarkan teh celup Anda tercelup lebih dari 5 menit. Atau, kembali ke cara yang sedikit repot: Gunakan teh bubuk. Minumlah teh, bukan klorin…

II. (Penelitian)

Kebanyakan orang Indonesia (terutama Jawa) kalo minum teh malah sebenarnya minum gula, karena banyakan gulanya daripada tehnya. Lebih tepatnya, minum gula campur teh, campur susu, atau kopi .. sekarang ketambahan minum gula campur teh & chlorine lagi. Tapi saya percaya, yg terakhir ini masih lebih banyak sari teh-nya daripada chlorine-nya.

Berarti ada chlorine-nya ya di kertas teh celup …

Untuk memuaskan keingintahuan, saya coba lakukan test hari ini, di lab saya. Hasilnya : Untuk sample 100 ml (seukuran segelas cangkir teh), dengan air aqua diambil dari dispenser dengan panas (70 - 80oC), kemudian teh celup merk “X” diambil tehnya, kertas pembungkus dicelupkan ke sample selama 10 menit, untuk beberapa sample didapat hasil berkisar 0.04 - 1.10 mg/L. Air Aqua asalnya sendiri chlorine content-nya tidak terdeteksi.

Chlorine tergolong powerful oxidizing agent, bersifat toxic dan corrosive.

Biasa digunakan dalam proses bleaching (contoh di pabrik kertas), manufacturing syntetic rubber & plastic, serta desinfektan untuk pemurnian air.

Di Permenkes (no …), utk persyaratan kualitas air minum, setahu saya, tidak disebutkan nilai batas keberadaan chlorine (apa berarti tidak diperbolehkan?). Tapi untuk Kualitas Air Kolam Renang, Permenkes masih diperbolehkan dengan batasan antara 0.2 - 0.5 mg/L (tolong dikoreksi kalo saya keliru). Demikian juga WHO, setahu saya batasannya max. 0.5 mg/L.

Kadar klorin di dalam kemasan teh yang cuma 200 ml, bisa jadi lebih tinggi dibandingkan dengan klorin dipengolahan PDAM yang sekian ribu kubik karena konsentras nya merupakan fungsi dari volume mG/Liter. Jadi jangan dilihat volume total, tapi dalam tiap liternya.”

III. Tanggapan LSM

Makanya industri ini mendapat serangan hebat dari LSM lingkungan karena hal di atas, di samping juga masalah kehutanan. Kertas terbuat dari bubur pulp yang berwarna coklat tua kehitaman. Agar serat berwarna putih, diperlukan sejenis bahan pengelantang (sejenis rinso/baycline) senyawa chlorine yang kekuatan sangat keras sekali!

Kertas sama dengan kain, karena memiliki serat. Kalau Anda mau uji benar apa tidaknya, silahkan coba nanti malam bawa tissue ke Studio East, lihatlah tissue akan mengeluarkan cahaya saat kena sinar ultraviolet dari lampu disco!

Berarti masih mengandung chlorine tinggi. Kalau di negara maju, produk ini harus melakukan proses neutralization dgn biaya cukup mahal agar terbebas dari chlorine dan dapet label kesehatan. Tissue atau kertas makanan dari negera maju yang dapat label Depkes-nya tidak bakalan mengeluarkan cahaya tersebut saat kena UV. Kertas rokok sama saja, bahkan ada calsium carbonat agar daya bakarnya sama dengan tembakau dan akan terurai jadi CO saat dibakar. Di Indonesia tidak ada yang kontrol, jadi harap berhati-hati.

Jadi apa jalan keluarnya?

Yang pertama, jangan terlalu lama merendam teh celup dalam air panas, jangan lebih dari 3 menit.

Yang kedua, hindari penggunaan teh celup, sebagai gantinya, kembali seperti dulu, dengan menggunakan teh tubruk, atau teh teko, kalau mau lebih nikmat lagi, lakukan ritual minum teh seperti di China, Korea atau Jepang, ini bisa menenangkan dan meningkatkan rasa hormat kepada orang lain, karena pada intinya, ritual minum teh adalah penghormatan kepada orang yang dilayani, sekaligus memberikan kehormatan kepada orang yang diberi kesempatan melayani, dengan menuangkan teh ke mangkuk rekan di hadapannya.

Lindungi keluarga Anda dari gangguan kesehatan di masa depan. Hindari teh celup atau produk lain yang mengandung chlorine.
Read More | komentar

Followers

Arsip Blog

 
Copyright © 2011. Forzant Blog . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website. Inspired from Maskolis