Popular Post

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jangan konsumsii 6 makanan ini secara mentah

Written By Bodhonk on Senin, 08 Desember 2014 | 13.50

Senin, 08 Desember 2014

Jangan pernah mengonsumsi 6 makanan ini secara mentah

 Demam raw food atau mengonsumsi makanan mentah saat ini sedang tren. Diyakini pola makan sehat ini baik untuk tubuh Anda sebab Anda mengonsumsi makanan dengan vitamin dan mineral yang masih utuh. 

Buah dan sayur menjadi jenis makanan yang paling umum untuk dikonsumsi secara mentah. Hal ini disebabkan karena makanan tersebut dianggap tidak akan berdampak apapun pada tubuh Anda saat dikonsumsi mentah. Namun dilansir dari boldsky.com, berikut adalah jenis makanan yang sebaiknya jangan Anda konsumsi secara mentah.

Ayam
Tidak seperti daging ikan yang bisa Anda konsumsi secara mentah, daging ayam haruslah dikonsumsi secara matang. Setidaknya Anda harus mengolah ayam dengan suhu 165 derajat untuk mematikan bakteri di dalamnya. Mengonsumsi ayam mentah hanya akan membahayakan kesehatan tubuh Anda.

Terong
Terong mengandung senyawa yang disebut dengan solanin. Jika Anda mengonsumsi terong mentah, maka Anda bisa mengalami keracunan yang disertai dengan muntah, kram perut, pusing, dan diare.

Kentang
Kentang sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan matang. Terutama jika kentang tersebut terdapat warna hijau di dalamnya. Hal ini menandakan bahwa kentang tersebut mengandung solanin yang bisa membuat Anda keracunan.

Buncis
Buncis merupakan sayuran yang berbahaya jika dikonsumsi secara mentah. Sebab buncis mengandung glikosida sianogen yang merupakan zat asam amino beracun. Sehingga Anda harus memasaknya sebelum dikonsumsi.

Kacang merah
Kacang merah harus dikonsumsi dalam keadaan mentah. Sebab kacang jenis ini mengandung racun alami yang disebut dengan lektin yang mampu membuat Anda merasa mual.

Bagian buah tertentu
Jika Anda sedang memotong buah seperti apel atau pir dan kemudian Anda menemukan bagian dalamnya yang bertekstur lembut dan tampaknya bisa dimakan, maka sebaiknya jangan memakannya. Sebab bagian ini mengandung amygladin yang tidak baik untuk kesehatan.

Mengonsumsi makanan secara mentah memang baik untuk kesehatan. Namun Anda juga harus memperhatikan jenis makanan tersebut. Jangan sampai Anda membahayakan kesehatan Anda karena tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang makanan sehat. Merdeka.com

 Like This..?? Share This Article.......


Read More | komentar

Berapa Lama Idealnya Gunakan Bra Agar Tak Beresiko Kanker?

Written By Bodhonk on Jumat, 11 April 2014 | 14.27

Jumat, 11 April 2014

Berapa Lama Idealnya Gunakan Bra Agar Tak Beresiko Kanker?

Bra atau penyangga payudara adalah suatu hal yang wajib digunakan oleh para wanita, terutama para remaja yang masih dalam masa pertumbuhan. Menggunakan bra dipercaya bisa membuat bentuk payudara tetap indah dan kencang.

Namun tahukah Dreamers, jika menggunakan bra terlalu lama juga tak baik untuk kesehatan?

Dikutip dari DuniaFitnes.com, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mengenakan bra terlalu lama dapat menimbulkan suhu disekitar payudara meningkat dan memacu timbulnya kanker payudara. Seorang ilmuwan bernama Soma Grismaijer asal Sydney, Australia melakukan sebuah penelitian mengenai berapa lama waktu yang tepat dan sehat mengenakan bra bagi wanita.

Grismaijer pun mengungkapkan bahwa waktu yang ideal bagi wanita untuk mengenakan bra adalah kurang dari 12 jam. Maka ia menyarankan para wanita untuk mengenakan bra minimal 12 jam sehari untuk mencegah resiko kanker payudara. Hal ini ia kemukanan atas dasar penelitian yang telah ia lakukan terhadap 4.500 wanita di lima kota besar di Amerika Serikat.

Wanita yang mengenakan bra selama 24 jam sehari lebih beresiko terserang kanker payudara ketimbang wanita yang jarang mengenakan bra. Hasil studi tersebut pun Graismaijer tuangkan dalam buku yang berjudul ‘Dresses To Kill: The Link Between Breast Cancer and Bras’.

Ia juga menyarankan para wanita untuk mengistirahatkan payudara saat tidur, yang artinya jangan mengenakan bra saat tertidur. Secara global, lebih dari 70% wanita yang terkena kanker payudara pada dasarnya tak memiliki resiko kanker payudara.

Namun dari hasil penelitian, diduga bahwa kebiasaan mengenakan bra dalam waktu yang lama serta kebiasaan mengenakan bra dengan ukuran yang tak sesuai juga memicu resiko kanker.

Like This..?? Share This Article......
Read More | komentar

Kenali 9 Mitos Seputar Sembelit

Written By Bodhonk on Jumat, 11 Oktober 2013 | 15.12

Jumat, 11 Oktober 2013



KOMPAS.com - Konstipasi atau lebih dikenal dengan istilah sembelit adalah kelainan pada sistem pencernaan di mana seorang mengalami pengerasan tinja yang berlebihan, sehingga sulit untuk dibuang atau dikeluarkan dan dapat menyebabkan kesakitan yang hebat pada penderitanya. 

Seperti penyakit lain pada umumnya, banyak kesalahpahaman atau mitos di masyarakat tentang sembelit. Berikut adalah berbagai mitos seputar sembelit yang perlu Anda ketahui:

Mitos 1: Sembelit hanya diderita orangtua

Faktanya, orang tua menghadapi masalah sembelit biasanya karena faktor-faktor seperti kondisi medis, penggunaan obat, rendahnya tingkat aktivitas fisik dan gizi buruk. Tapi masalah pencernaan adalah kondisi umum yang bisa terjadi di semua kelompok usia. Sembelit bahkan bisa terjadi selama kehamilan, setelah melahirkan atau pada periode pascaoperasi.

Mitos 2: Sembelit menandakan tubuh butuh asupan serat lebih banyak

Faktanya, memang benar bahwa serat makanan adalah obat untuk sembelit. Tetapi itu tidak berarti tubuh Anda membutuhkan lebih banyak serat. Sembelit terkadang bisa disebabkan oleh masalah kesehatan seperti tiroid, stroke, penyakit parkinson, dan diabetes. Perlu perhatian dan intervensi dokter jika sembelit berlangsung lebih dari dua minggu atau jika Anda mengalami buang air besar dengan tinja berdarah menyakitkan.

Mitos 3: Semua jenis serat bisa mengurangi sembelit

Faktanya, ada dua jenis kandungan serat dalam makanan yakni serat larut dan serat tidak larut. Pilihlah makanan yang mengandung serat tidak larut untuk meringankan sembelit. Serat tidak larut hadir dalam jumlah berlimpah dalam makanan seperti roti gandum, sereal dan pasta. Sedangkan serat larut yang banyak terdapat di buah-buahan dan sayuran segar mungkinkurang efektif terhadap sembelit, tetapi dapat membantu dalam menurunkan kolesterol.

Mitos 4: Kopi dapat mengatasi sembelit

Faktanya, kafein di kopi dapat menyebabkan kontraksi otot-otot saluran pencernaan dan karenanya dapat merangsang buang air besar. Lantas mengapa kopi tidak termasuk dalam daftar solusi untuk mengatasi sembelit? Alasannya karena kopi memiliki sifat diuretik, yang menarik keluar cairan dari kotoran sehingga membuat tinja Anda menjadi lebih keras. Dengan demikian, memperburuk kondisi sembelit. Teh berkafein, cola, dan alkohol menghasilkan efek yang sama.

Mitos 5: Sembelit menghasilkan pembentukan racun dalam tubuh

Faktanya, banyak orang berpikir bahwa sembelit dapat mengarah ke penyerapan zat beracun di tubuh yang diakibatkan oleh tinja. Bahkan sebagian percaya bahwa kondisi seperti ini dapat memicu perkembangan penyakit seperti arthritis, asma dan kanker usus besar. Tapi tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa tinja menghasilkan racun atau kanker usus besar. Masalah sembelit bisa dicegah dengan penggunaan obat pencahar atau pembersih usus.

Mitos 6: Menelan permen karet dapat menyebabkan sembelit

Faktanya, permen karet tidak dapat menempel pada saluran pencernaan, seperti yang selama ini dibayangkan banyak orang. Tertelannya permen karet tidak akan menyebabkan sembelit. 

Mitos 7: Usus harus bergerak setiap hari

Faktanya, sembelit adalah istilah relatif. Frekuensi buang air besar pada setiap orang sangat bervariasi. Ada yang tiga kali sehari atau bahkan sampai tiga kali seminggu. Gerakan usus dikatakan jarang apabila seseorang tidak buang air besar setelah lebih dari 3 hari. Sementara seseorang dianggap sembelit jika memiliki gerakan kurang dari seminggu.

Mitos 8: Sembelit karena sering menahan BAB

Faktanya, beberapa orang tidak menemukan cukup waktu untuk buang air besar. Beberapa bahkan mengabaikan 'panggilan alam' di tempat kerja atau di tempat lain dan menunggu sampai mereka mencapai rumah. Dalam kenyataannya, mengabaikan untuk BAB tidak hanya akan membuat Anda merasa tidak nyaman, tetapi juga dapat menyebabkan atau memperburuk sembelit.

Mitos 9: Kotoran berdarah adalah normal

Faktanya, Jika darah muncul dalam tinja Anda, Anda perlu memeriksa dengan dokter Anda. Warna merah darah menunjukkan bahwa Anda mungkin menderita wasir atau robekan di lapisan dubur yang menyebabkan terjadinya perdarahan. Namun, bila tinja berwarna marun atau bekuan dalam darah tinja berwarna hitam, Anda harus waspada. Darah ini mungkin berasal dari bagian lebih dalam dari saluran pencernaan.

Cara aman untuk mencegah sembelit adalah dengan minum banyak air, mengonsumsi makanan kaya serat dan melibatkan diri dalam beberapa bentuk latihan atau kegiatan fisik. Jangan lupa membatasi konsumsi alkohol pada tingkat yang moderat. Stres dapat memicu sembelit dengan memengaruhi keteraturan waktu BAB Anda. Penggunaan obat tertentu juga dapat memperburuk sembelit. Jadi, lebih baik segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami masalah ini.

Like This..?? Share This Article......
Read More | komentar

6 Makanan Ini Memicu Sembelit



KOMPAS.com - Konstipasi atau sering disebut sembelit adalah kelainan pada sistem pencernaan di mana seorang mengalami pengerasan feses atau tinja yang berlebihan sehingga sulit untuk dibuang atau dikeluarkan dan dapat menyebabkan kesakitan yang hebat pada penderitanya. 

Banyak hal yang memicu munculnya sembelit antara lain, kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi, stres atau depresi dan aktivitas yang cukup padat, pengaruh hormon dalam tubuh (misalnya karena menstruasi), kelainan anatomis pada sistem pencernaan, dan gaya hidup dan pola makan yang kurang teratur (seperti diet yang buruk).

Makanan memang menjadi salah satu aktor pencetus terbesar dari sembelit. Ada beberapa makanan populer yang harus Anda hindari jika Anda ingin jauh dari sembelit, seperti dikutip Healthmeup berikut ini:

1. Makanan olahan : Apakah itu adalah makanan beku atau burger dan pizza, makanan ini akan membuat pagi hari Anda terasa sulit terutama saat harus buang air besar. Pada beberapa makanan yang diawetkan dan siap saji, nutrisi penting yang terkandung pada makanan tersebut akan hilang. Makanan olahan memiliki sedikit serat, dan apabila makanan ini dikonsumsi terus menerus dan dalam jangka waktu lama maka akan membuat sistem pencernaan tidak nyaman.

2. Biskuit : Biskuit adalah makanan yang tinggi gula dan lemak. Makanan ini mungkin akan lebih nikmat jika disajikan bersamaan dengan teh atau kopi, tapi kandungan seratnya sangat kurang. Gula dapat memicu timbunan lemak di paha Anda, tetapi juga dapat menjadi penyebab sembelit. Untuk mengatasinya, sebaiknya imbangi dengan asupan serat, bisa dari buah atau sayuran.

3. Daging merah : Jika Anda mengkonsumsi daging kambing atau sapi secara teratur, tanpa disertai sayuran, Anda mungkin berada pada risiko mengalami sembelit. Biasakan untuk menyertakan salad atau sayuran ketika Anda berencana untuk mengonsumsi daging. Ingat, tubuh manusia membutuhkan waktu sekitar 90 jam untuk mencerna sebagian daging.

4. Kafein : Minum kopi memang dibutuhkan untuk memacu semangat dan memulai aktivitas di pagi hari. Tetapi perlu Anda ketahui bahwa kandungan kafein pada kopi dapat memicu dehidrasi pada tubuh manusia, sementara dehidrasi sendiri adalah salah satu penyebab utama sembelit. Jika Anda pecandu kafein, lebih baik untuk mengurangi dan menambahnya dengan makanan kaya serat.

5. Makanan berminyak : Keripik dan makanan cepat saji memang sangat menggoda bahkan untuk mereka yang bertekad mengadopsi pola makan sehat. Tetapi makanan tinggi akan minyak dan asin dapat membawa Anda pada risiko lebih tinggi terkena beberapa masalah kesehatan pencernaan, terutama bila Anda memasuki peralihan dari usia 20-an ke 30-an. Makanan yang digoreng dan direndam dalam minyak seperti kentang goreng dapat memperlambat proses pencernaan. Namun tidak perlu khawatir, Anda dapat memerangi kecanduan anda dengan memastikan cukup minum air dan makan sayuran sebelum atau sesudahnya.

6. Produk susu : Kandungan lemak jenuh dan komponen serat yang hampir tidak ada menjadi alasan kenapa produk susu masuk ke dalam makanan yang patut Anda waspadai. Jika Anda mengalami sembelit, sebaiknya hindari untuk mengonsumsi keju dan susu dari sarapan Anda dan menggantinya dengan oatmeal atau yogurt.


Like This..?? Share This Article......
Read More | komentar

Kenapa Wanita Gampang Kembung dan Sembelit?



KOMPAS.com- Perbedaan antara pria dan wanita dalam hal kesehatan meliputi banyak hal, salah satunya adalah saluran pencernaan. Perbedaan ini menyebabkan para wanita punya kecenderungan mudah mengalami keluhan perut kembung dan sembelit dibanding kaum pria.

Pakar gastroenterologi dan pendiri Digestive Centre for Women di Washington D.C, Dr. Robynne Chutkan menjelaskan, penyebab utama dari keluhan ini adalah usus wanita yang lebih panjang ketimbang pria.

Usus besar (colon) wanita memiliki ukuran lebih panjang 10 sentimeter. Chutkan mengibaratkan saluran pencernaan ini sebagai tali temali yang rumit bagi  wanita dan sepatu kuda yang simple bagi kaum pria.

Usus dengan ukuran lebih panjang memang bertujuan agar wanita dapat menyerap lebih banyak cairan saat melahirkan. "Wanita harus memastikan cairan amniotik (plasenta) selalu dalam keadaan penuh. Kondisi ini didukung sirkulasi dan volume darah yang meningkat selama kehamilan," kata Chutkan.

Selain panjang usus, mudahnya wanita kembung juga karena bentuk panggul yang berbeda. Chutkan menjelaskan, bentuk panggul wanita lebih bulat dibanding pria. Akibatnya, usus besar wanita lebih banyak mengisi panggul dibanding pria. Sementara rahim, tuba falopi, dan indung telur berada di atasnya. Sedangkan pada pria, posisi ini hanya ditempati prostat.

Selain dari sisi fisik, Chutkan juga menyebutkan hormon sebagai faktor penting penyebab kembung. Kadar testosteron yang lebih tinggi pada pria menyebabkan dinding perut mereka lebih kuat. Sehingga usus yang ada lebih kokoh berada di posisinya.

Sedangkan wanita memiliki dinding perut yang lebih lemah, akibat komposisi hormon yang dihasilkan. Hal ini mempengaruhi posisi usus, sehingga menyebabkan wanita lebih sering kembung. Kehamilan yang terjadi, membuat kondisi ini makin parah.

Dengan kondisi ini, menurut Chutkan, masalah kembung bukanlah isu remeh bagi wanita. Fluktuasi hormon esterogen dan progesteron pada wanita mempengaruhi saluran pencernaan, yang kemudian menyebabkan kembung.

"Pemberian suplemen serat tidak menyelesaikan masalah kembung yang diderita wanita. Hal ini dikarenakan masalahnya ada pada dasar panggul. Pemberian suplemen akan membuat masalah semakin parah," kata Chutkan.

Sedangkan terkait sembelit, Chutkan menjelaskan, hal ini bisa dikarenakan lemahnya dasar panggul. Keadaan ini disebabkan kelahiran anak dan proses penuaan yang terjadi pada wanita.

Kembung sebetulnya merupakan sindrom masalah pada usus. Kembung dapat dipicu oleh stres, antibiotik, atau kebiasaan mengunyah permen karet 

Saat kembung biasanya perut hanya akan membengkak beberapa inchi. Namun pada beberapa orang pembengkakan bisa beberapa kali lipat. Kondisi mereda setelah semalam sebelum tiba serangan berikutnya.

Bagaimana hormon mempengaruhi kembung ?

Fluktuasi hormon dalam siklus bulanan menjadi pemicu utama kembung. Menurut konsultan konsultan kebidanan dan kandungan di BMI The Sloane Hospital, London, Leila Hanna, fluktuasi hormon menyebabkan otot perut menjadi rileks dan mengakibatkan kembung.

"Beberapa wanita mengalami perut kembung sebelum periode bulanan. Hal ini dikarenakan meningkatnya level progesteron," kata Leila.

Selama ovulasi, jelas Leila, indung telur memproduksi lebih banyak progesteron yang menyebabkan otot perut rileks. Kondisi otot yang tak sekencang biasanya inilah yang menyebabkan perut kembung. Kondisi makin parah saat menjelang menopause.

Fluktuasi hormon juga menyebabkan otot usus menjadi rileks. Akibatnya usus menyalurkan lebih sedikit makanan dibanding biasanya ke dalam saluran pencernaan. Hal ini bisa menyebabkan konstipasi yang memicu kembung.

Walaupun terdengar menyebalkan, kembung ini bisa diatasi. Hanna menyerankan wanita rutin mengkonsumsi serat untuk mengatasi kembung akibat efek fluktuasi hormon.


Like This..?? Share This Article......
Read More | komentar

Followers

Arsip Blog

 
Copyright © 2011. Forzant Blog . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website. Inspired from Maskolis