Popular Post

Tampilkan postingan dengan label Dental Clinic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dental Clinic. Tampilkan semua postingan

Bau Mulut Kronis : Penyebab dan Pengobatannya

Written By Bodhonk on Jumat, 22 Februari 2013 | 15.05

Jumat, 22 Februari 2013



Tak hanya sebagai sarana konsumsi, mulut juga merupakan median untuk bersosialisasi melalui bunyian yang lazim kita sebut dengan aktifitas berbicara. Lantas bagaimana jika mulut Anda mengeluarkan aroma yang kurang enak. Tentu hal ini akan mengganggu pola sosial dan membuat Anda minder dan menarik diri dari lingkungan. Atau kalau Anda tetap percaya diri, boleh jadi teman atau kolega Andalah yang menjauh. Bau mulut biasanya disebabkan oleh berbagai hal, misalnya sisa makanan dalam mulut, gigi yang berlubang, banyaknya plak atau karang gigi sehingga kuman bersarang di dalamnya. Penyebab ini bisa diatasi dengan mudah, namun bagaimana jika kondisi mulut Anda sehat tetapi aroma mulut masih saja kurang sedap? Waspadalah. Boleh jadi Anda terkena penyakit bau mulut kronis

Penyebab Bau Mulut Kronis

Aroma kurang sedap memang bisa membuat penderitanya malu. Apalagi jika ternyata kondisi mulut dan gigi Anda sehat-sehat saja tetapi hidung tetap membaui aroma mulut yang mengganggu. Sesungguhnya, tak hanya gigi dan yang menjadi sumber bau mulut. Pada kasus bau mulut kronis, penyebabnya lebih kompleks, antara lain sebagai berikut:

  • Bau mulut kronis bisa disebabkan oleh kondisi genetika. Guna mengobati masalah ini dibutuhkan cara pembersihan khusus dan program perawatan gigi yang tepat melalui dokter gigi Anda. Perlu diingat pula, kebiasaan merokok, penyakit tertentu seperti diabetes dan gagal liver atau pun pengobatan medis dapat menyebabkan bau mulut.
  • Penyebab bau mulut kronis lainnya adalah berkembang biaknya bakteri di bagian bawah lidah Anda. Bagian ini memang sangat rawan sebab seringkali dilupakan ketika kita menggosok gigi.
  • Gangguan lever kronis juga tak jarang menjadi biang halitosis (bau mulut). Hal ini sebagai akibat metabolisme protein dan lemak yang tidak berjalan sebagaimana semestinya. Metabolisme terganggu merupakan indikasi terganggunya fungsi hati.
  • Gangguan fungsi ginjal juga menyebabkan ternyata bisa menyebabkan bau mulut kronis atau halitosis. Pada penderita terdapat kadar ureum yang tinggi, yang kemudian beredar di dalam darah. Melalui proses kimia, dihasilkanlah zat amoniak yang memiliki bau menyengat. Komponen ini kemudian masuk ke dalam sistem pernapasan dan menyebabkan nafas berubah tidak sedap.
  • Pada penderita diabetes pun, bila gula darahnya tak terkontrol dan mungkin juga tinggi, bisa timbul halitosis. Baunya pun khas.
  • Bau mulut kronis juga bisa disebabkan oleh gangguan paru-paru. Pasien bronkhitis kronis, dengan penyakit paru-paru obstruksi dimana biasanya telah terjadi infeksi-infeksi sekunder, tak jarang juga menderita halitosis.
  • Gangguan THT juga bisa menjadi biang bau mulut kronis, misalnya pasien yang mengalami sinusitis berat atau tonsillitis.
  • Penderita penyakit maag pun dapat mengalami bau mulut. Yakni bila penyakit itu disebabkan kuman bernama Helicobacter pylory. Kuman ini mengakibatkan terjadinya metabolisme amoniak. Hidup dalam lingkungan basa, ia sendiri mengandung enzim uriase yang dapat mengubah amoniak.
Langkah Pengobatan Bau Mulut Kronis

Setelah memahami berbagai penyebab bau mulut kronis yang dikutip dari berbagai sumber, penting juga untuk mengurai langkah pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengusir penyakit pengganggu ini. Langkah pengobatan tersebut antara lain:
  • Rajin merawat kebersihan gigi.
  • Menjauhi kebiasaan merokok.
  • Sering mengunyah permen karet yang dilengkapi mint agar mulut selalu segar.
  • Berkumur setelah makan atau minum produk susu, ikan atau daging.Menjauhi bebrapa makanan tertentu juga bisa menjauhkan bau mulut.
  • Perbanyak menyantap lalapan atau sayuran dan juga buah-buahan segar agar pencernaan lebih lancar. Perbanyak pula olahraga untuk merangsang metabolism tubuh, ingat, metabolism yang terganggu akan membuat makanan menumpuk dalam perut dan menyebabkan bau pada nafas!
  • Untuk penyakit tertentu seperti diabetes, lever, THT dan semacamnya, perlu konsultasi lebih lanjut dengan dokter terkait sebab bau mulut akibat penyakit ini hanya akibat. Oleh karenanya, membasmi “penyebab” juga akan mengusir “akibat”. Berkonsultasilah Segera!


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Tips Cara Memutihkan Gigi Secara Alami



Tips Memutihkan Gigi - Gigi merupakan bagian keras yang tak terpisahkan dari manusia. Gigi yang sehat akan berpengaruh secara signifikan terhadap tampilan seseorang. Gigi yang teridiri dari lapisan email, tulang gigi, rongga gigi, leher gigi, akar gigi, dan semen gigi ini harus dirawat dengan baik untuk menghindari gigi rusak danberlubang. Kondisi gigi yang rusak tentu akan mengganggu pola konsusmsi seseorang dan juga penampilan. Karena itu, gigi sehat adalah mutlak. Tetapi dewasa ini, gigi sehat diarasa tak lagi cukup. Trend gigi putih bersih memang sedang melanda. Ada banyak cara untuk mendapatkan gigi bak mutiara. Bisa melalui cara klinis maupun alami. Sayangnya, cara klinis termasuk mahal. Karenanya banyak yang memilih cara alami. Berikut ini tips cara memutihkan gigi secara alami yang dikutip dari berbagai sumber.

  • Buah dan Sayuran yang Renyah
Cara alami pertama yang bisa Anda terapkan adalah dengan mengkonsumsi sayuran juga buah. Buah dan sayuran yang renyah seperti apel, pir dan wortel bekerja layaknya sikat gigi alami juga berfungsi sebagai pemutih gigi. Deretan buah dan sayuran renyah tadi dapat mengusir noda dan membersihkan gigi secara maksimal tanpa merusak email gigi. Konsumsilah buah dan sayuran setelah Anda makan besar. 
  • Gunakan Siwak
Tips memutihkan gigi secara alami yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW adalah siwak. Alasan umum penggunaan siwak oleh umat Islam dikaitkan dengan agama. Dimana budaya dan tradisi penggunaan siwak atau miswak telah lama terjadi di negara-negara muslim. Namun sesungguhnya, di balik tradisi umat muslim tersebut, ternyata secara klinis, siwak memang terbukti memiliki 70 keunggulan dalam memutihkan dan juga menyehatkan gigi. Cara menggunakan siwak ini cukup mudah, hanya dengan menggosok-gosokkannya langsung pada gigi.
  • Ramuan Pasta Lemon dan garam
Buatlah pasta yang terbuat dari beberapa tetes jus lemon yang di campur dengan sedikit garam dapur. gunakan ketika anda mengosok gigi secara teratur. Pasta lemon ini dapat menghilangkan karat pada permukaan gigi. resep yang praktis untuk gigi putih.
  • Gunakan Kulit Jeruk
Kulit jeruk mengandung unsur pemutih yang sangat lembut, yang akan membantu menghilangkan noda karat pada gigi tanpa membahayakan lapisan email gigi. Caranya, gosokan kulit jeruk bagian dalam ke gigi anda, tapi gunakan kulit jeruk yang masih segar.
  • Dengan Biji Pinang
Ternyata bijih pinang juga sangat bagus digunakan untuk memutihkan gigi, tapi dalam penggunaanya ada caranya tersendiri. Jika anda ingin mencoba silahkan lakukan seperti di bawah ini:
1.    Ambi sebiji pinang, kemudian bakar hingga berubah menjadi arang.
2.    Setelah itu haluskan arang tersebut hingga lembut.
3.    Gosokkan arang bubuk ke gigi dengan sabut pinang atau kain katun.
4.    Lakukan dengan rutin minimal dua minggu sekali, agar gigi senantiasa putih dan bersih.
  • Gunakan Daun Salam
Memutihkan gigi dengan daun salam cukup mudah. Caranya ambil enam lembar daun salam dan jemur di terik matahari. Setelah mengering, ambil dan remas hingga menjadi bubuk. Selanjutnya tambahkan kulit jeruk bubuk. Gosokkan campuran daun salam dengan kulit jeruk tersebut setiap hari agar hasil optimal.
  • Buah Strawberry Utuh
Buah Strawberry ternyata bisa membantu menghilangkan noda karat atau flak pada gigi dan membuatnya menjadi putih cemerlang. Perbanyaklah mengkonsumsi buah ini secara utuh, tidak hanya dalam bentuk tablet vitamin. Sebab buah segar strawberry berguna bagi gigi jika dikonsumsi secara langsung.
  • Baking Soda Ajaib!
Cara memutihkan gigi secara alami yang paling populer adalah dengan menggunakan baking soda. Baking soda memiliki sifat yang dapat menghilangkan noda pada permukaan gigi. Namun, baking soda juga dapat merusak gigi. Sama halnya dengan buah strawberry, baking soda tidak boleh sering diaplikasikan. Minimal satu atau dua bulan sekali. Caranya dengan menyebarkan baking soda ke seluruh permukaan gigi. Diamkan selama lima hingga 10 menit. Kemudian sikat gigi sampai bersih dengan pasta gigi. Cara lain adalah dengan menaburkan baking soda ke pasta gigi yang siap dipakai. 
  • Gunakan Arang Kayu
Arang kayu juga ternyata sangat ampuh untuk membersihkan noda berwarna kuning pada gigi, namun bahan ini berbahaya karena dapat merusak email secara permanen dan menimbulkan rasa sakit pada gigi. Karena itu,  sebaiknya arang kayu tidak masuk dalam list to do Anda.
  • Konsumsi Keju
Cara memutihkan gigi secara alami lainnya adalah dengan mengkonsusmi keju setelah makan besar sebab ternyata sangat baik untuk mencerahkan warna gigi. Keju juga produk susu lainnya seperti yoghurt dan susu murni mengandung kalsium yang dapat memutihkan dan menguatkan gigi. Selamat mencoba ya!


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Memilih Obat Kumur Tanpa Alkohol


Dewasa ini, menyikat gigi dua kali sehari tak lagi dirasa cukup untuk menjaga kesehatan kulit. Terlebih para dokter menganjurkan pasian untuk membarengi pasta gigi dengan obat kumur agar kesehatan mulut dan gusi lebih optimal. Saat ini, ada banyak produk obat kumur yang bertebaran di pasaran. Kejelian konsumen mutlak diperlukan sebab ada sebagian obat kumur ini yang mengandung bahan seperti alkohol. Untuk masyarakat beragama islam, tentu hal ini merupakan problem tersendiri. Tetapi jangan kuatir sebab di pasaran juga banyak obat kumur tanpa alkohol yang dijual secara bebas.

Bahaya Obat Kumur Dengan Alkohol

Selain tidak halal untuk umat islam, obat kumur yang mengandung alkohol juga ternyata memiliki efek merugikan bagi kesehatan mulut. Oleh sebab itu akan lebih bijak jika Anda memilih obat kumur tanpa alkohol. Menurut salah seorang dokter, kandungan alkohol dalam obat kumur akan menghentikan sementara produksi air liur. Padahal fungsi air liur sangat penting karena merupakan self protector di dalam rongga mulut sehingga serangan bakteri bisa direduksi. Jika air liur berkurang maka potensi serangan bakteri akan lebih besar.


Selain mengurangi air liur, obat kumur yang mengandung alkohol juga bisa menyebabkan peradangan pada gusi di dalam mulut, menimbulkan bercak merah dan bertanggungjawab atas meningkatnya pelepasan sel dinding mulut bahkan dalam kondisi tertentu bisa memicu kangker mulut! Karena itu jelilah memilih produk obat kumur yang hendak Anda dan keluarga gunakan. Sebab di pasaran, ada beberapa merek tertentu yang bahkan mengandung 26%  alkohol!

Memilih Obat Kumur Berbahan Herbal

Fungsi utama alkohol dalam obat kumur sesungguhnya hanya untuk mengikat zat aktif. Jadi, sebuah pilihan yang bijak untuk menggunakan obat kumur tanpa alkohol. Di pasaran, sudah ada banyak produk obat kumur yang menggunakan bahan alami yang dikenal ampuh seperti cengkeh dan juga daun sirih. Dan yang pasti produk-produk ini tidak memiliki kandungan alkohol.  Jika Anda menyukai unsur yang alami. Jauh lebih baik lagi jika Anda menggunakan air rebusan cengkeh dan daun sirih hasil buatan Anda sendiri. Selain murah, aman dan tentunya berkhasiat.

Setelah mendapatkan obat kumur tanpa alkohol, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa rambu-rambu dalam memakai obat kumur. Pertama, jangan menggunakan obat kumur setiap hari sebab akan mengganggu warna alami gigi Anda. Ada baiknya Anda dan keluarga menggunakannya jika diperlukan, misalnya saat Anda merasa nafas Anda tidak segar, saat terkena infeksi rongga mulut tau sariawan, dan setelah proses pencabutan gigi. Aturan kedua, jangan menggunakan produk obat kumur yang sama seterusnya sebab bakteri justru akan kebal. Rutinlah mengganti obat kumur tanpa alkohol Anda agar bakteri bisa ditangani lebih optimal.


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Delapan Cara Mengobati Sakit Gigi



Sakit gigi adalah salah satu penyakit yang selain sangat menyakitkan tapi juga menganggu. Saat sakit gigi, tidak hanya untuk makan, berbicara juga kadang sulit karena harus menahan rasa sakit. Sakit gigi sendiri dapat disebabkan oleh banyak hal antara lain seperti karies gigi, gigi berlubang dan penyakit rahang lainnya.

Anda harus segera mengatasi sakit gigi, karena walaupun letaknya jauh dari jatung tapi sakit gigi bisa menjadi salah satu penyebab penyakit jantung dan serta stroke. Berikut ini beberapa cara untuk mengobati sakit gigi :

  1. Menggunakan antiseptik secara teratur dan menyikat gigi sehari dua kali. Cara ini bisa menghalangi kuman yang menyebabkan gigi sakit mati. Selain itu dengan rajin menggunakan antiseptik dan sikat gigi, gigi akan lebih sehat dan bebas dari kuman. Beberapa ahli bahkan menyarankan sikat gigi sebelum tidur.
  2. Mengoleskan bawang putih dan garam. Hancurkan satu siung bawang putih dan sedikit garam batu. Taruh di tempat gigi yang sakit. Bawang putih mengandung Allicin, senyawa antibakteri yang sangat kuat. Dengan bawang putih bakteri jahat penyebab sakit gigi akan mati dan gigi anda bisa lebih cepat sembuh.
  3. Mengunyah satu siung bawang putih setiap pagi. Seperti yang telah dijelaskan di cara no 2, bawang putih memiliki kandungan anti bakteri yang sangat kuat, tapi tentunya cara itu tidak akan berhasil jika dilakukan sekali. Karena itu mengunyah satu siung bawang putih setiap hari sebelum sikat gigi adalah salah satu cara mengobati sakit gigi yang baik, saat anda tidak sempat ke dokter.
  4. Mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit. Obat-obatan ini selain bisa mengobati sakit gigi anda, juga bisa meredam nyeri yang disebabkan sakit gigi yang anda alami.
  5. Menggosokan minyak cengkeh. Tidak hanya sebagai bahan masakan dan campuran rokok, cengkeh ternyata bisa berguna untuk mengobati sakit gigi. Walaupun hasilnya tidak terlalu kentara dibandingkan dengan bawang, minyak cengkeh bisa sangat berguna mengurangi rasa sakit pada gigi yang sakit.
  6. Mengikat gigi dengan kain kasa. Seperti pada luka kain kasa bisa menyaring udara atau kotoran yang masuk ke mulut. Dengan mencegah kotoran masuk ke gigi yang sakit, sakit gigi anda akan lebih cepat sembuh.
  7. Menggunakan campuran Asaofoetida dengan jus lemon. Asafoetida merupakan salah satu bahan obat-obatan yang sudah digunakan sejak jaman dahulu di dunia kedokteran. Mencampur bubuk Asafoetida dengan jus lemon dan kemudian mengoleskannya ke gigi yang sakit adalah salah satu cara mengobati sakit gigi yang bisa anda coba saat sakit gigi menyerang. 
  8. Pergi ke dokter gigi. Saat sakit gigi sudah sangat memburuk, segeralah pergi ke dokter gigi. Di dokter gigi, selain mendapatkan obat-obatan yang sesuai, dokter pasti akan memberitahu anda apa penyebab sakit gigi anda dan apa yang harus dilakukan untuk menghindari sakit gigi seperti yang anda alami. Resiko terburuk yang ada saat anda pergi ke dokter gigi, adalah dokter harus mencabut gigi anda yang sakit. Walaupun sudah menggunakan obat bius, prosesnya pastinya tetap akan terasa sangat sakit. Meskipun demikian, cara ini biasanya merupakan cara mengobati sakit gigi yang paling ampuh.


Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Cara Mengatasi Mulut Kering




Cara Mengatasi Mulut Kering - Salah satu masalah pada rongga mulut yang cukup sering dialami adalah mulut kering. Ketika mengalami mulut kering, rasanya di dalam ronggal mulut kita dipenuhi dengan pasir yang membuat perasaan tidak nyaman. Sebenarnya mulut kering bukanlah penyakit berbahaya dan bisa dialami oleh siapa saja. Meskipun tidak berbahaya, mulut kering merupakan salah satu penyebab utama munculnya bau mulut tidak sedap.

Gejala Mulut Kering

Jika Anda masih bingung tentang apa itu mulut kering dan gejalanya, berikut ini beberapa hal yang sering dialami ketika mulut sedang kering :
  1. Perasaan kering dan lengket pada rongga mulut terutama lidah
  2. Sering merasa haus dan tenggorokan seperti selalu kering
  3. Lidah berwarna merah tua dan seperti ada sedikit kesemutan atau seperti mulut penuh pasir
  4. Suara serak dan bau mulut kurang sedap
  5. Kesulitan ketika mengunyah atau tenggorokan terasa sakit ketika akan menelan makanan

Nah, jika Anda sering mengalami mulut kering, berikut ini beberapa tips untuk mengatasinya :

  1. Gosok gigi Anda secara teratur setidaknya 2 kali sehari. Gigi dan gusi yang sehat mampu menjaga keseimbangan produksi air liur sehingga menghindarkan dari keringnya rongga mulut. Jika Anda memiliki pasta gigi yang mampu mencegah mulut kering, Anda juga dapat menggunakannya untuk hasil yang lebih maksimal.
  2. Perbanyak minum air putih dalam sehari. Orang dewasa membutuhkan setidaknya 6-8 gelas air putih dalam sehari untuk menjaga kesehatan agar tetap prima. Ketika mulut kering, air putih berfungsi sebagai pelembab dan juga mengurangi kemungkinan terjadinya iritasi di rongga mulut.
  3. Kunjungi dokter gigi setidaknya dua kali dalam setahun. Mulut kering dapat menyebabkan penyakit gusi dan penyakit lainnya yang mungkin harus ditanggapi secara serius. Seorang dokter gigi dapat merekomendasikan perawatan rutin yang ideal atau pengobatan yang diperlukan untuk menjaga mulut Anda agar tetap lembab dan sehat.
  4. Coba kunyah permen karet. Meskipun harganya murah meriah, permen karet terbukti cukup efektif untuk mengatasi mulut kering. Mengunyah permen karet dapat merangsang produksi air liur sehingga mampu melembabkan mulut yang terasa kering.
Nah, tidak terlalu sulit bukan untuk mengatasi mulut kering? Hal yang paling utama untuk mencegah dan mengatasi mulut kering adalah dengan membersihkan rongga mulut secara teratur.



Like This..?? Share This Article..........
Read More | komentar

Followers

Arsip Blog

 
Copyright © 2011. Forzant Blog . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website. Inspired from Maskolis