Popular Post

Home » » Air Putih Bukan Yang Terbaik

Air Putih Bukan Yang Terbaik

Written By Bodhonk on Selasa, 26 April 2011 | 23.58



Kulit dapat merefleksikan apa yang sebenarnya terjadi dalam tubuh seseorang.  
Sebagai ahli penyakit kulit, apoteker, sekaligus peneliti, DR Howard Murad selalu percaya bahwa kulit merupakan cerminan dari sehat-tidaknya seluruh tubuh. Agar tubuh sehat, maka sel tubuh harus sehat juga. Dan, salah satu ciri sel sehat adalah mampu menyimpan air dan nutrisi yang diserap, guna memberi kemampuan sel untuk melawan penuaan dan penyakit.

Anda sebenarnya bisa membantu tubuh untuk menyembuhkan dan mempertahankan kemudaannya. Tak hanya bakal kelihatan fantastik, namun Anda juga bisa merasa lebih sehat dan segar. "Kebanyakan orang menganggap tanda penuaan hanyalah berkisar pada kenaikan berat badan, pusing, serta faktor sakit turunan yang tak dapat dielakkan. Padahal kenyataannya, lebih dari 80% umur panjang itu didasarkan pada gaya hidup, bukan gen," ungkap DR Howard.

Mengapa hanya 50% saja?

Berlawanan dengan apa yang dipercaya banyak orang, tubuh manusia sebenarnya tak mengandung air sebanyak itu (75-80%). "Itu dulu, ketika masih baru keluar dari rahim ibu." Namun saat beranjak dewasa, tubuh kita hanya terdiri dari sekitar 50% bagian air saja. Hal ini dikarenakan ada banyak faktor internal dan eksternal yang merusak sel dan kemampuannya dalam menyimpan air. Inilah sebabnya mengapa penuaan dini pada usia 30an mungkin terjadi. Kulit bertambah kering, pola tidur berubah, pencernaan melambat, dan energi juga merosot.

Dua jenis air

Ada 2 jenis air dalam tubuh, yang tersimpan dalam sel, lainnya terdapat pada sela-sela sel (jenis ini yang membuat Anda cepat tua dan gemuk). Mata sembab, pergelangan kaki bengkak, dan perut kembung merupakan tanda bahwa tubuh tak menangani air dengan baik. Kerusakan ini bisa terjadi di mana saja; pembuluh darah, jantung, kulit, hingga liver.

Tak semua jenis air sama

"Air dari buah berry lebih baik dari air putih biasa," tegas DR Howard. Mengapa begitu? Karena air dalam buah dan sayur dikelilingi dengan molekul yang dapat membantu air lebih mudah terserap ke dalam sel. Melihat kenyataan tersebut, DR Howard selalu mendorong pasiennya untuk banyak makan buah dan sayur ketimbang minum air. "Buah dan sayur kaya akan antioksidan yang bisa menyembuhkan, mineral, dan vitamin B yang biasa digunakan tubuh untuk mencerna karbohidrat, lemak, dan protein."

Hampir semua makanan mengandung air, namun makanan alami adalah yang paling baik. Berikut daftar beberapa buah dan sayur yang kaya air:

  • Semangka dan mentimun (97%)
  • Tomat (95%)
  • Peach (87%)
  • Wortel (88%)
  • Roti gandum (33%)
  • Kacang merah masak (77%)
  • Dada ayam panggang (65%)
  • Salmon (62%)
  • Keju cheddar (40%)


Yang mentah lebih baik

Merebus sayur bisa menghancurkan membran selnya dan menyebabkan air merembes keluar dari sel. Itulah sebabnya berat sayur biasanya berkurang setelah direbus. Untuk mendapatkan jumlah air maksimal, DR Howard menyarankan sayur (sedapat mungkin) dikonsumsi dalam keadaan mentah.

0 komentar:

Posting Komentar

Followers

 
Copyright © 2011. Forzant Blog . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website. Inspired from Maskolis