Popular Post

Home » » Plaza Tertua di Dunia Berusia 5.500 Tahun Ditemukan di Peru

Plaza Tertua di Dunia Berusia 5.500 Tahun Ditemukan di Peru

Written By Bodhonk on Jumat, 14 September 2012 | 16.11


Sebuah plaza bundar dibangun 5.500 tahun lalu telah ditemukan di Peru, dan para arkeolog yang terlibat dalam penggalian mengatakan Senin penentuan tanggal karbon menunjukkan plaza itu merupakan salah satu bangunan tertua yang pernah ditemukan di Amerika. Satu tim ahli kekunoan Peru dan Jerman menemukan plaza itu, yang tersembunyi di bawah potongan lain arsitektur di reruntuhan yang dikenal sebagai Sechin Bajo, di Casma, 370 Km di utara Lima, ibukota Peru.
Dilihat dari kejauhan saat pertama kali diadakan eksplorasi

"Itu merupakan penemuan yang mengesankan, masyarakat ilmuwan dan arkeologi sangat senang," kata Cesar Perez, ilmuwan di Institut Kebudayaan Nasional Peru yang mengawasi proyek tersebut. "Ini dapat mendesain kembali sejarah negara ini." Sebelum penemuan di Sechin Bajo, pakar arkeologi menganggap benteng kuno Caral Peru adalah salah satu dari yang tertua di belahan bumi Barat, sekitar 5.000 tahun.
Setelah dilakukan eksplorasi dan eskavasi

Para ilmuwan mengatakan Caral, yang terletak beberapa jam naik mobil dari Sechin Bajo, merupakan satu dari enam tempat di dunia — bersama dengan Mesopotamia, Mesir, Cina, India dan Mesoamerika — tempat manusia memulai kehidupan di kota lima ribu tahun lalu. "Penentuan tanggal yang dilakukan oleh pakar arkeologi Jerman menyebutkan sekitar 5.500 tahun, tapi sebagian lainnya dapat lebih tua bergantung pada hal lainnya yang ditemukan," kata Perez. Sebelumnya penemuan dekat Sechin Bajo berusia 3.600 tahun.

Dan beginilah model gambar ilustrasi plaza ini saat 5.500 tahun lalu:
Ilustrasi model ini menunjukkan peradaban mereka sudah sangat maju

Beberapa bagian dari dinding plaza yang menakjubkan ini

"Mereka telah sangat maju mengerti arsitektur dan bangunan. Ini dapat secara jelas terlihat dalam kenyataan bahwa material yang mereka gunakan bertahan sangat lama," Peter Fuchs, salah seorang arkeolog, mengatakan pada suratkabar El Comercio. Tempat pertemuan sosial yang Fuchs dan rekannya temukan dibangun dengan batu dan batako.



Like This..?? Share This Article........... 

0 komentar:

Posting Komentar

Followers

 
Copyright © 2011. Forzant Blog . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website. Inspired from Maskolis