Popular Post

Home » » Proses Sakratul Maut Sampai Lepasnya Ruh Dari Tubuh

Proses Sakratul Maut Sampai Lepasnya Ruh Dari Tubuh

Written By Bodhonk on Selasa, 16 Oktober 2012 | 14.45



    1.     di datangi 70 malaikat Rahmad, yang Wajahnya Putih bagaikan Matahari Mereka membawa Kain Kafan dari Surga, Perhiasan ,Hanuth (Minyak Pengawet Mayat) dari Surga, Mereka datang dari arah Kanan orang yang mengalami Sakratul Maut dari ahli surga dan duduk di dekatnya
di datangi 70 Malaikat Azab, yang Wajahnya Hitam pekat, Matanya Merah dan Memakai Pakaian berwarna Hitam, Mereka membawa berbagai Siksa ,Pakaian dari api Neraka ,Pakaian dari Tembaga ,Belenggu dan Rantai dari Neraka, Mereka datang dari arah Kiri orang yang mengalami Sakratul Maut dari ahli neraka  dan duduk di dekatnya

     2.      Di datangi Malaikat Mikail as, dan berkata ; “Wahai fulan bin fulan semoga keselamatan tercurah padamu, aku adalah malaikat pengurus Rezekimu sudah aku cari dari belahan bumi barat sampai belahan bumi timur sudah tidak ada lagi limpahan rezeki bagimu, tidak ada sesuap makanan dan seteguk air lagi bagimu”.

     3.      Di datangi Malaikat Roqib dari arah kanan si ahli mayit dan menunjukkan catatan amalannya di dunia dari amalan baiknya, dan ruh tersenyum dan gembira dapat melihat amal kebaikannya,
       Di datangi malaikat Atid dari arah kiri si ahli mayit dan menunjukkan catatan amalannya di dunia dari amalan bruknya dari yang terkecil sampai yang terbesar, dari yang di ucapkan sampai yang di laksanakan, dan ruh sedih dan gemetar hebat melihat amal keburukan dan dosa yang telah di perbuatnya di dunia, 

     4.      Di datangi para malaikat yang mencabut Ruh ahli mayit mulai ujung kaki sampai sebatas leher dan tenggorokan. Kemuadian akan di lanjutkan pencabutan nyawa oleh Malaikat Izroil as, dari leher dan kepala sampai lepas dari tubuh si ahli mayit.  

     5.      Rasa sakit dari sakratul maut.
-          Sabda Rasulullah SAW : “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR Tirmidzi)
-          Aisyah Ra berkata, “Aku tak percaya bahwa rasa sakit saat ajal seseorang yang lain lebih ringan daripada rasa sakit saat kematian Rasulullah scperti yang ku-saksikan.” Rasulullah Saw berdoa, “Ya Allah Tuhanku, sesungguhnya Engkau mengambil nyawa dari ruas, sendi, tulang-belulang bahkan dari ujung jari. Ya Allah Tuhanku, mudahkanlah kematian itu untukku.”Beliau bersabda sesaat menjelang ajalnya, “Rasa sakit saat kematian datang ibarat ditusuk dengan 300 mata pedang.”
-          Rasulullah SAW  Bersabda, “Seringan-ringan rasa sakit saat kematian sama dengan 700 kali rasa sakit yang disebabkan oleh trisula besi yang dicabut setelah ditusukkan pada kedua bola mata.”
-          Suatu ketika, Nabi Saw menjenguk seorang yang sakit lalu bersabda, Aku tahu rasa sakit yang kauderita. Tidak ada urat yang tak merasakan rasa sakit saat kematian datang.”
-          Musa As berkata, “Kematian itu seperti seekor Merpati yang hidup kemudian. ia dibakar (digoreng) di atas pembakar├ín (penggorengan), ia tak mampu terbang dan juga tak selamat dari rasa sakit saat mati.”
-          Sabda Rasulullah SAW : “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang Besi panas berduri yang dimasukkan kedalam mulut sampai ke perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga besi itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa”. (HR Bukhari)
-          Sabda Rasulullah SAW :”setiap oang yang sedang sakaratul maut pasti merasakan rasa haus teramat sangat sampai hati terasa terbakar” (HR Bukhari dan Muslim)
-          Sabda Nabi Idris AS : "Sakit Sakratul Maut itu Seribu kali lebih sakit dari binatang hidup dikuliti"
-          Imam Ghozali berkata : “Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki”.
-          Ali Bin Abi Thalib ra berkata : “Seandainya semua air laut di dunia ini di minum oleh seorang yang mengalami sakratul maut sampai kering air laut itu, sungguh tidak bisa memuaskan dahaga orang yang mengalami sakratul maut”
-          Rasulullah bersabda : “Jika  rasa  sakit  yang  seujung  rambut  dari rasa sakit yang dialami oleh mayit, diletakkan  diatas langit dan bumi, tentu penduduknya akan mati dengan idzin Allah Ta’ala”.Hal ini disebabkan oleh tekanan beratnya, karena setiap helai rambut adalah tunduk pada kematian. Dan seandainya mati menimpa terhadap sesuatu maka sesuatu itu pun akan mati.
-          Di-riwayatkan bahwa apabila setitik kepedihan mati ditetes-kan pada bukit-bukit di dunia, niscaya akan hancur bukit-bukit itu.
-          “Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri . (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan).
-          Syaddad bin Aus berkata, “Mati adalah bencana yang paling mengerikan di antara semua petaka di dunia ini dan di akhirat nanti bagi seorang muk-min. Ia lebih menyakitkan daripada badan dicincang dengan pedang atau gunting atau direbus di dalam kuali. Jika seorang yang mati bisa bangkit dan memberi tahu kepada penduduk dunia tentang kematian, maka mereka tidak akan mengambil suatu manfaat pun dari kehidupan dunia dan tidak akan pernah dapat tidur barang sejenak pun.”

     6.      Datangnya para Setan untuk menggoda si ahli mayit untuk menhancurkan akidahnya. 

     7.      Cara setan menggoda ahli mayit yang semasa hidupnya dunia yang mengumpulkannya.
-          1. Godaan Harta
Akan datang Syaitan dengan banyaknya dengan membawa emas, perak, mutiara, zamrud dan uang yang melimpah takterhitung jumblahnya. serta sebagai makanan dan minuman yang lazat-lazat.
disebabkan orang yang di dalam sakaratul maut itu di masa hidupnya sangat tamak dan rakus kepada barang-barang tersebut, maka diraba dan disentuhnya barangan Syaitan itu, di waktu itu nyawanya putus dari tubuh. Inilah yang dikatakan mati yang lalai dan lupa kepada Allah s.w.t. inilah jenis mati fasik dan munafik, ke nerakalah tempatnya.
-          2. Godaan bagi yang mengabaikan Allah dan Rasulnya
Akan datang Syaitan kepada orang yang didalam sakaratul maut itu merupakan diri sebagai rupa binatang yang di takuti seperti, Harimau, Singa, Ular dan Kalajengking yang berbisa yang tak terhitung jumblahnya. Sehingga si ahli mayit tidak bisa mengucapkan shadat dengan mengingat ALLAH dan Rasulnya..
Maka seketika itu juga akan putuslah nyawa itu dari badannya, maka matinya itu disebut sebagai mati lalai dan mati dalam keadaan lupa kepada Allah s.w.t., matinya itu sebagai Fasik dan Munafik dan ke nerakalah tempatnya.
-          3. Godaan kesenangan duniawi
Akan datang Syaitan mengacau dan memperdayakan orang yang di dalam sakaratul maut itu dengan merupakan dirinya kepada binatang yang menjadi minat kepada orang yang hendak mati itu,
kalau orang yang hendak mati itu berminat kepada burung, maka dirupai dengan burung, dan jika dia minat dengan Kuda pacuan untuk berjudi, maka dirupakan dengan Kuda lumba (judi). Jika dia minat dengan dengan ayam sabung, maka dirupakan dengan ayam sabung yang gagah. kalau orang yang hendak mati itu berminat kepada permainan-permainan duniawi maka datanglah setan dalam wujut teman-teman sepermainannya yang mengajaknya untuk bermain (judi,catur,minum khamer,game=segala jenis kesenangan rutinitas yang menyebabkan lupa akan kewajiban beribadah)
Apabila tangan orang yang hendak mati itu meraba-raba kepada binatang kesayangan itu dan waktu tengah meraba-raba itu dia pun mati, maka matinya itu di dalam golongan yang lalai dan lupa kepada Allah s.w.t.. Matinya itu mati Fasik dan Munafik, maka nerakalah tempatnya.
-          4. Godaan keburukan sesama manusia
Akan datang Syaitan merupakan dirinya sebagai rupa yang paling dibenci oleh orang yang akan mati, seperti musuhnya ketika hidupnya dahulu maka orang yang di dalam sakaratul maut itu akan menggerakkan dirinya untuk melakukan sesuatu kepada musuh yang dibencinya itu. Maka sewaktu itulah maut pun datang dan matilah ia sebagai mati Fasik dan Munafik, dan nerakalah tempatnya
-          5. Godaan Sahwat.
Akan datang Syaitan merupakan dirinya sebagai rupa Wanita-wanita yang sangat cantik yang berpakaian sangat indah yang kelihatan bagian-bagian dari aurotnya dan berminyak wangi harum yang sangat memikat, seperti perbuatan si ahli mayit ketika di dunia suka mengumbar hawa nafsunya denganbermain wanita-wanita yang tidak halal. maka orang yang di dalam sakaratul maut itu akan menggerakkan dirinya untuk menuju wanita-wanita itu. Maka sewaktu itulah maut pun datang dan matilah ia sebagai mati Fasik dan Munafik, dan nerakalah tempatnya
-          6. Godaan Munafik.
Akan datang Syaitan merupakan dirinya dengan rupa orang tuanya, sanak-saudara dan sahabatnya yang telah meniggal lebih dulu, seperi ayah ibunya dengan membawa minuman, sedangkan orang yang di dalam sakaratul maut itu sangat mengharapkan minuman untuk melepaskan dahaganya dari rasa sakit sakratul maut. lalu dia pun menghulurkan tangannya untuk mengambil minuman yang dibawa oleh si ayah dan si ibu yang dirupai oleh Syaitan, sambil memberikan ajakan berpindah agama dan mendustakan Muhammad dan ALLAH sebagai thuan
Setan berkata dengan berbagai rayuan yang antara lain :
 “Wahai anakku inilah minuman yang menyegarkan yang kami bawakan untukmu dan berjanjilah bahawa engkau akan menurut kami dan menyembah Tuhan yang kami sembah, supaya kita tidak lagi bercerai dan marilah bersama kami masuk ke dalam syurga.”?
" Tinggalkan agama Islam dan katakan bahwa tuhan itu mempunyai anak"?
" Katakan bahwa tidak ada yang menciptakan alam semesta dan pasti aku berikan air ini kepada mu".?
"Katakan aku mendustakan Nabi Muhammad SAW serta sunnah-sunnahnya maka aku berikan air yang segar ini kepadamu"?
“katakanlah bahwa Rasulullah itu seorang pendusta”?
"katakan bahwa Isa as adalah anak Allah"?
“Katakanlah bahwa Muhammad sebagai nabi terakhir adalah dusta kecuali nabi-nabi dari yahudi”?
“katakanlah bahwa tidak ada ajaran yang benar selain Yahudi ”? 
Maka jika si mayit sudi mengikut ajakan rayuan setan dengan tanpa berfikir lagi, ketika itu waktu matinya pun sampai maka matilah dia di dalam keadaan kafir, kekal ia di dalam neraka dan terhapuslah semua amal kebajikan semasa hidupnya.
-          7. Godaan kemunafikan dan kesirikan.
Akan datanglah Syaitan merupakan dirinya sebagai ulamak-ulamak yang membawa banyak kitab-kitab, lalu berkata ia:
“Wahai muridku, lamalah sudah kami menunggu mu, rupanya kamu sedang sakit di sini, oleh karena itu kami bawakan kepada kamu Air untukmu.”
Lalu diminumnya Air, itu maka hilanglah rasa penyakit itu, kemudian sakit itu datang kembali.
Lalu datanglah pula Syaitan yang menyerupai ulamak dengan berkata:
“Kali ini kami datang lagi kepadamu untuk memberi nasihat agar kamu mati didalam keadaan baik, tahukah kamu bagaimana hakikat Allah?”
Berkata orang yang sedang dalam sakaratul maut: “Aku tidak tahu.”
Berkata ulamak Syaitan: “Ketahuilah, aku ini adalah seorang ulamak yang tinggi dan hebat, baru saja kembali dari alam Barzah dan telah mendapat syurga yang tinggi. Cubalah kamu lihat syurga yang telah disediakan untukmu, kalau kamu hendak mengetahui Zat Allah s.w.t. hendaklah kamu patuh kepada kami.”
Ketika itu orang yang dalam sakaratul maut itu pun memandang ke kanan dan ke kiri, dan dilihatnya sanak-saudaranya semuanya berada di dalam kesenangan syurga, (syurga palsu yang dibentangkan oleh Syaitan bagi tujuan mengacau orang yang sedang dalam sakaratul maut). Kemudian orang yang sedang dalam sakaratul maut itu bertanya kepada ulamak palsu: “Bagaimanakah Zat Allah?”
Lalu berkata ulamak palsu: “Tunggu, sebentar lagi dinding dan tirai akan dibuka kepadamu. “
Apabila tirai dibuka selapis demi selapis tirai yang berwarna warni itu, maka orang yang dalam sakaratul maut itu pun dapat melihat satu wujud (serupa mahluk dan berhala yang disembah manusia) Berkata Syaitan: “Itulah dia Zat Allah yang patut kita sembah.”
Sedangkan Zat Allah tidak menyerupai makhluk, sempurna Maha Suci Dia dari segala sifat kekurangan. apabila ia tertipu bujuk rayu setan maka Malaikat Maut pun datang mencabut nyawanya, maka matilah orang itu di dalam keadaan dikatakan kafir dan kekal di dalam neraka dan terhapuslah segala amalan baik selama hidupnya di dunia
-          8. Godaan penyimpangan Akidah
Rombongan Syaitan terdiri dari 72 barisan dan merayunya untuk memilih salah satu dari 72 golongan.
sesuai sabda Muhammad s.a.w. bahawa umat Muhammad akan terbahagi pada 73 golongan (barisan). Satu golongan saja yang benar (ahli sunnah waljamaah) 72 lagi masuk ke neraka kerana sesat.
Ketahuilah bahawa Syaitan itu akan mengacau dan mengganggu anak Adam dengan 72 macam waktu manusia sakaratul maut. Oleh itu hendaklah kita mengajarkan kepada orang yang hampir meninggal dunia akan talkin Laa Ilaaha Illallah untuk menyelamatkan dirinya dari gangguan Syaitan dan Iblis yang akan berusaha bersungguh-sungguh mengacau orang yang sedang dalam sakaratul maut.
Bersesuaian dengan sebuah hadith yang bermaksud: “Ajarkan oleh kamu (orang yang masih hidup) kepada orang yang hampir mati itu: Laa Ilaaha Illallah.” 
 
      8.      datangnya pertolongan Malaikat Jibril yang mengusir setan dan  menuntun ahli mayit calon surga untuk mengucapkan dua kalimat syahadat.

      9.   Tertutupnya pintu taubat, malaikat Izrail datang dan mencabut Ruh dari leher dan kepala sampai lepas dari jasandnya.

    10.   Panggilan Allah terhadap jasad dan Salam perpisahan antar angota badan,
apabila seorang hamba sudah sampai pada Naza’, maka  terdengarlah penyeru dari sisi  Allah Ta’ala. Tinggalkan Ia supaya beristirahat. Demikian pula jika ruh itu sampai kedua lutut dan pusar. Dan jika sudah sampai pada kerongkongan, maka datanglah panggilan :  Tinggalkanlah Ia sampai anggota-anggota badan itu minta idzin berpisah dengan anggota badan lainnya. Maka, mata yang kanan minta idzin dengan mata yangkirinya, Tangan kanan dangan tangan kiri, kaki kanan dengan kaki kirinya,
sambil mengucapkan salam : “Assalamu ‘alaykum  ilaa yawmil Qiyaamahti”
“Keselamatan  semoga tetap bagimu sampai hari kiamat”

    11.   Salam perpisahan antara jasad dan ruh

    12.   di bentangkannya sayap kanan malaikat jibril yang seluas angakasa di atas ahli mayit calon surga sehingga ia bisa melihat tempatnya di surga
      di bentangkannya sayap kiri malaikat jibril yang seluas angakasa di atas ahli mayit calon neraka sehingga ia bisa melihat tempatnya di Neraka 
 
    13.  “Ruh  seorang  mukmin  akan  keluar  dari  jasadnya,  seperti  keluarnya  rambut dari adonan  tepung”.
      malaikat-malaikat mencabut nyawa orang-orang yang ahli neraka seraya memukul muka dan belakang mereka serta berkata, "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar." (QS. Al-Anfal {8} : 50).

     14.  Panggilan dari langit ketika ruh keluar dari tubuh.
Ruh sudah terpisah dengan tubuh, maka Ia dipanggil dari langit dengan tiga kali jeritan :
Wahai  anak  Adam ! Apakah engkau  meninggalkan  dunia,  ataukah dunia  meninggalkan engkau ?
Apakah engkau mengumpulkan dunia, ataukah dunia mengumpulkan engkau ?
Apakah  engkau  mematikan  dunia,  ataukah  dunia  mematikan  engkau ?

        15.  Ruh ahli surga di bawa oleh 70 malaikat rahmad untuk dilaporka   sampai langit ke 7, keluar bau yang harum dari Ruhnya, semua Mahluk ciptaan ALLAH yang melihatnya (kecuali Jin dan manusia) memujinya dan mendoakan untuk kesalamatannya.
         Ruh ahli Neraka di bawa oleh 70 malaikat Azab untuk dilaporka sampai langit ke 7,  tapi para malaikat di langit ke satu sampai ke 7 melarangnya masuk dan mengusirnya. Turun perintah ALLAH untuk mencatatnya di Neraka Sijien atau mulutnya neraka jahanam. Ruhnya di siksa sepanjang perjalanan. keluar bau yang sangat busuk dari Ruhnya, semua Mahluk ciptaan ALLAH yang melihatnya (kecuali Jin dan manusia) melaknatnya dan mendoakan keburukan untuknya.

          16.  Di kembalikannya Ruh ke dunia untuk melihat jasadnya, Keluarganya dan kerabatnya yang bertakziyah

17.  Panggilan dari langit ketika mayat diletakkan ditempat untuk dimandikan,
-  Wahai  anak  Adam ! Manakah  tubuhmu  yang  kuat  itu ? Mengapa sekarang  engkau  menjadi  lemah / tidak  berdaya ?
-  Manakah  lisanmu  yang  lantang  dulu ? Apakah  yang  menyebabkan engkau  diam ?
-  Manakah semua  kekasihmu  itu ? Mengapa sekarang  Ia mengasingkan engkau ?

18.  Pesan Ruh terhadap orang yang memandikan jasadnya
-          Wahai fulan bin fulan jangan kau mandikan aku dengan air yang terlalu dingin atau air yang terlalu panas sesungguhnya kulit ku telah hangngus terbakar akibat panasnya sakratul maut

19.  Panggilan dari langit Jika mayat sudah didalam kafan,
-   Wahai  anak  Adam !  Engkau  akan pergi  ketempat  yang  jauh, dengan  tanpa  bekal.
-   Engkau  akan  keluar  dari  rumah  engkau, dan  tidak  akan  kembali lagi.
-   Engkau  akan  naik  kuda  dan  tidak  akan  naik  seperti  itu  lagi selama-lamanya.  Engkau  akna  menjadi  penghuni  rumah  yang  penuh kepedihan.

20.  Pesan Ruh terhadap orang yang mengkafani Jasadnya.
-          Wahai fulan bin Fulan jangan engkau ikat tubuhku dalam kain kafan hingga terlalu kencang, sesungguhnya tulang-tulangku telah hancur akibat kerasnya sakratul Maut. 

21.  Panggilan dari langit Ketika mayat itu dipikul diatas usungan,
-     Wahai  anak  Adam !  Sungguh  bahagia  jika  engkau  orang  yang bertaubat.
-     Sungguh  beruntug  engkau,  jika  amal  engkau  baik.
-     Sungguh  beruntung  engkau,  jika  teman  engkau  itu  kerelaan  Allah Ta’ala. Dan amat celaka engkau, jika teman engkau kutukan Allah Ta’ala.

22.  Perkataan Ruh ketika di pikul saudara kerabatnya
“Apabila pengurusan jenazah telah selesai dan bila ia sedang dipikul orang banyak (ke kubur), maka bilamana ia adalah jenazah orang yang saleh, ia akan berkata: ‘Segerakanlah aku, segerakanlah aku ke kubur’. Tetapi bilamana ia bukan seorang yang saleh, ia akan berkata: ‘Celaka aku! Ke mana kalian akan membawaku pergi’?” (HR. Bukhari dan Nasa’i).

23. Panggilan dari langit Ketika mayat diletakkan untuk disembahyangkan,
-     Wahai  anak  Adam !  Semua  perbuatan  yang  telah engkau kerjakan akan engkau ketahui.  Jika  amal  engkau  baik,  maka  engkau melihat baik.  Jika  buruk engkau akan melihat  buruk.

24.  Panggilan dari langit ketika mayat sudah diletakkan ditepi kubur,
-     Wahai anak Adam ! Apakah persiapan engkau didunia untuk rumah yang sempit ini ?
-     Kekayaan  apa  yang engkau persiapan untuk kefakiran ini ?
-     Cahaya  apakah yang engkau persiapankan  untuk  menghadapi tempat  yang  gelap ini ?

25.  Panggilan dari langit ketika mayat sudah diletakan diliang lahat,
-     Wahai anak Adam ! Ketika engkau berada dipunggungku dulu engkau bersenda gurau, sekarang engkau berada diperutku menangis.
-     Dulu  engkau berada dipunggungku bersuka ria, sekarang berada diperutku menjadi susah dan duka cita.
-     Dulu engkau diatas punggungku bisa berbicara, sekarang engkau berada diperutku menjadi diam.

26.  Panggilan dari langit Ketika  manusia / penta’ziah  pergi  / meninggalkan mayat yang sudah dikuburkan itu, maka Allah Ta’ala, berfirman :  “Wahai hambaku, sekarang  engkau  dalam  keadaan  terpencil  sendirian, mereka  telah pergi  dan  meninggalkan engkau dalam kegelapan kubur. Padahal kamu  telah  berbuat  ma’siaht  dalam  kehidupanmu,  karena kepentingan {isteri dan anak}. Namun  Aku  amat  kasian kepada engkau.  Pada hari ini akan Aku rahmati engkau dengan sesuatu  yang mengagumkan  seluruh  makhluq  dan  Aku lebih kasihan kepadamu, melebihi kasih sayang  ibu  kepada anaknya.



Like This..?? Share This Article......... 

0 komentar:

Poskan Komentar

Followers

 
Copyright © 2011. Forzant Blog . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website. Inspired from Maskolis